Muskit Wrote, . 1. Melarang pakai Jilbab sama dengan melarang telanjang, jadi larangan itu bukan pelanggaran HAM tapi termasuk penegakkan HAM karena larangan itu hanya berlaku di tempat umum.
telanjang ditempat Umum melanggar HAM? wah si mus kemakan omongan sendiri lagi .. hahahahaha terus peristiwa yang terjadi di Australia beberapa waktu yang lalu, saat sesi pemotretan oleh fotografer, semua orang tau lah, ( program telanjang bersama) itu berarti melanggar HAM donk? kenapa tidak ada tindakan? katanya malah dianggap aseni? muskit Wrote: 2. INGAT: Syariah Islam yang memaksakan umat Islam berjilbab atau shalat 5 waktu adalah pelanggaran HAM, karena urusan berjilbab dan sembahyang TIDAK BOLEH DIPAKSAKAN, tapi keikhlasan. Jangan memaksakan dengan alasan kewajiban dalam ajaran Islam. Lhooo, si muskit kena omongan sendiri lagi?........ ini adalah tulisan si muskit pada postingan sebelumnya. muskit Wrote: Setiap tempat ada aturannya. Sebagai olaharagawan renang misalnya, tentu tidak boleh masuk ke Istana hanya dengan pakaian renang meskipun dia adalah perenang. terus apa salahnya islam mewajibkan Umatnya menjalankan peraturan yang ada? apa ada yang salah? terus kenapa juga kamu yang sewot? muskit Wrote: 3. Betul Islam mewajibkan ini dan itu, tapi untuk beragama Islam itu khan suka rela bukan dipaksa atau diwajibkan. Oleh karena itu, beragama Islam saja sifatnya sukarela, aneh dong jadinya kalo berjilbab dan bershalat jadi boleh dipaksakan. tulisan poin 3 adalah pernyataan yang dilakukan oleh orang bodoh, Untuk beragama Islam betul sekali kalau itu gak ada yang namanya paksaan, tetapi pada saat seseorang sudah berikrar menjadi muslim, .. ya harus mengikuti aturan Islam donk pa? gimana sich? contohnya gini nich kalau belum paham, Kalau muskit ikut seleksi PNS dan lolos menjadi PNS ( Departemen) maka kamu harus mengikuti aturan yang ada di PNS( departemen), meskipun sebelumnya kamu sudah pernah bekerja di perusahaan lain, .maka kamu harus meninggalkan peraturan di Perusahaan sebelumnya dan Mengikuti aturan Baru. bukan mencampuradukkan kedua peraturan sesuai keinginan kamu. bener gak mus? From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati Sent: Monday, May 03, 2010 11:11 AM To: [email protected] Subject: [GerejaBethanyIndonesia] Etika Universal Berlaku Public Domain Etika Universal Berlaku Public Domain Adalah melanggar "etika universal" apabila anda menanyakan agama seseorang yang belum atau baru anda kenal. Adalah melanggar "etika universal" apabila anda membanggakan agama anda ditempat publik. Etika universal berlaku diseluruh dunia kecuali negara Syariah Islam. Karena diseluruh masyarakat dunia sifatnya pluralistik tidak homogen dalam kepercayaan, budaya atau agamanya. Artinya mempertontonkan cara2 atau etika eksklusif tertentu yang tidak universal bisa menimbulkan konflik dalam masyarakat. Seperti contohnya cara2 pemaksaan Syariah Islam kepada umat Islam dimuka publik yang pluralistik. Memang, mula2nya cara2 Syariah Islam dulunya tidak ada larangan khusus, tetapi makin lama para umatnya ini makin memaksakan terutama setelah terjadinya teror 911. Akibatnya, masyarakat dunia jadi menolak dengan cara2 eksklusif yang congkak ini se-olah2 agama lainnya tidak perlu dihormati. Jadi wajar ya... dimasa depan nanti sikap masyarakat dunia yang menolak Syariah Islam akan makin kuat yang tentunya akan merugikan umat Islam sendiri. > "Sutarmin" <sutar...@...> wrote: > Apakah sebuah aturan yang dibuat > boleh Melanggar HAM, .. Melarang pakai Jilbab sama dengan melarang telanjang, jadi larangan itu bukan pelanggaran HAM tapi termasuk penegakkan HAM karena larangan itu hanya berlaku di tempat umum. Kalo mau pake jilbab di mesjid boleh saja, itu memang tempatnya, disini merupakan HAM karena wilayahnya memang Islam. Kalo mau telanjang dikamar mandi juga boleh saja karena memang itu tempatnya, dan ini juga termasuk HAM. Jadi ada tempat milik umum tapi ada juga milik private. Demikianlah kalo pakai jilbab ditempat umum yang pluralistik bermacam agama bercampur, wajar kalo dilarang, tapi kalo pakai tudung kepala yang sifatnya juga umum, tentu boleh. Masalahnya karena jilbab itu simbol Islamnya yang dilarang. Jadi anda itu tersesat pemahamannya se-olah2 dengan HAM boleh memaksakan jilbab. INGAT: Syariah Islam yang memaksakan umat Islam berjilbab atau shalat 5 waktu adalah pelanggaran HAM, karena urusan berjilbab dan sembahyang TIDAK BOLEH DIPAKSAKAN, tapi keikhlasan. Jangan memaksakan dengan alasan kewajiban dalam ajaran Islam. Betul Islam mewajibkan ini dan itu, tapi untuk beragama Islam itu khan suka rela bukan dipaksa atau diwajibkan. Oleh karena itu, beragama Islam saja sifatnya sukarela, aneh dong jadinya kalo berjilbab dan bershalat jadi boleh dipaksakan. Sebaiknya anda belajarlah etika universal, antara lain masuk ruangan buka topi, acara resmi pakai jas, dll. Cara2 Islam hanya boleh anda praktekan cuma dalam lingkungan Islam saja, kalo anda lakukan diluar lingkungan Islam sama dengan mempropagandakan agama anda yang merupakan pelanggaran etika universal. Ny. Muslim binti Muskitawati
