> aris dianto <silay_tambalb...@...> wrote:
> NABI IDRIS AS Tidak banyak keterangan
> yang didapat tentang kisah Nabi Idris
> di dalam Al-Quran maupun dalam kitab-
> kitab Tafsir dan kitab-kitab sejarah
> nabi-nabi. Di dalam Al-Quran hanya
> terdapat dua ayat tentang Nabi Idris
> yaitu dalam surah Maryam
Nabi Idris itu khan Sidharta Gautama yang terus menerus reinkarnasi. Jadi nabi
Idris dizaman sekarang adalah "Dhalai Lhama"
Ny. Muslim binti Muskitawati.
ayat 56 dan 57:
>
>
> "Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat
> di dalam
> Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan
> seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang
> tinggi." { Maryam : 56 - 57 }
>
> Nabi Idris adalah keturunan keenam
> dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla'iel bin Qinan bin Anusy bin
> Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian
> menjadi Nabi setelah Adam dan Syith.
> Nabi Idris menurut sementara
> riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah
> mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta membeeri beberapa
> pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya agar menyelamat diri darii
> seksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup
> sampai usia 82 tahun.
>
> Diantara beberapa nasihat dan kata-kata
> mutiaranya ialah :
> 1 . Kesabaran yang disertai iman kepada Allah
> membawa kemenangan.
> 2 . Orang yang bahagia ialah orang yang
> berwaspada dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal
> solehnya.
> 3 . Bila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka
> ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan solatmu.
> 4 . Janganlah
> bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntup sumpah dari
> orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
> 5 . Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu
> serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji
> kepada Allah.
> 6 . Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik
> nasibnya, karena mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kebaikan
> nasibnya.
> 7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun
> akan memuaskannya.
> 8 . Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat
> bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang
> diperolehnya itu.
>
> Dalam hubungan dengan firman Allah bahawa Nabi
> Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya
> meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat
> dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a'alam bissawab
>