Salam, Doa bagaimanapun dikemas sesuai keyakinan dan agama masing2, tidak lain berguna untuk memperkuat mental diri sendiri yang mengucapkan doa itu.
Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Ming, 23/5/10, muskitawati <[email protected]> menulis: Dari: muskitawati <[email protected]> Judul: -:: Milist NB::- Mantera Lebih Kuat Daripada Doa !!! Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 23 Mei, 2010, 11:37 PM Mantera Lebih Kuat Daripada Doa !!! Doa = memohon kekuatan spiritual mengabulkan harapan2 tanpa usaha Mantera = Doa + Usaha Para pelaku teror jihad sewaktu in-action selalu menyebut mantera "bismillah", karena mereka memohon kekuatan spiritual untuk bisa menang sambil juga berusaha. Tetapi para muslimin yang bershalat di mesjid, meskipun menyebut mantera "bismillah" tetapi karena tanpa usaha pada saat itu, maka bisa termasuk yang dinamakan "berdoa". Naaah... para ulama dalam Islam selalu berkhotbah bahwa berdoa saja tidak cukup tanpa berusaha demikian juga yang diajarkan nabi Muhammad. Demikianlah dalam prakteknya, memenggal kepala musuh selalu dengan baca mantera "bismillah" terlebih dulu yang merupakan doa + action. Lain lagi dengan umat Kristen yang sedang merenungi gerejanya dibakar muslimin didepan matanya, cuma bisa berdoa tanpa bisa berusaha mencegahnya.... naaah ini cuma doa tanpa usaha kita namakan "Doa" yang artinya cuma harapan. Agama Kristen sampai sekarang belum ada mantera yang bisa digunakan bersama doa2nya meskipun mereka juga menganggap sia2 kalo cuma doa saja tanpa usaha, sehingga tanpa manterapun mereka cuma bisa mengharap dengan berbagai kata2 sebagai excuse yang biasanya digunakan hanya dalam cari kerja bukan dalam berperang membela agamanya. Pendeta Buddha sering menggunakan "amitaba" juga sebagai doa harapan tanpa usaha. Belum pernah ada pendeta Buddha yang memotong ayam sambil membaca "amitaba". Justru semua muslimin sewaktu memotong ayam selalu membaca manteranya "bismillah". Berbeda dizaman dulu, para tukang sihir sambil menebarkan racun mereka membaca mantera meminta kekuatan membunuh mereka yang mau dibunuhnya. Jadi paling terkenal kata2 "mantera" ini digunakan mereka dalam dunia sihir menyihir, dan hal inilah yang digunakan dalam Islam, namun mereka tidak menamakannya sebagai "sihir" tetapi dinamakannya sbagai ke "mujizat" an. Silahkan siapapun boleh berusaha mendefinisikannya secara lain kalo memang ada yang lebih tepat dari ulasan yang saya jelaskan secara terperinci diatas. Ny. Muslim binti Muskitawati.
