> Wal Suparmo <wal.supa...@...> wrote:
> Tidak percuma di Kediri, anak2
> Sekolah Dasar yang berumur dibawah
> 10 dihasut untuk berdemontrasi
> dibawah pimpinan gurunya, memaki2
> perbuatan Israel yang menahan
> kapal yang akan masuk Gaza
> secara ilegal

Sebenarnya Israel berhak menembak, menghancurkan, dan menenggelamkan kapal2 
yang tidak dikenal yang memasuki wilayah yang sudah diumumkan keseluruh dunia 
sebagai wilayah terlarang !!!

Meskipun se-olah2 banyak kecaman yang dialamatkan ke Israel oleh dunia 
Internasional, namun hubungan dan kerja sama Israel dengan semua negara2 
didunia sama sekali tidak terpengaruh.  Karena seluruh negara2 didunia ini 
sudah lama tahu bahwa kata2 dukungan dan kecaman kepada Israel bisa menurunkan 
temperamen orang2 Arab dan Islam diseluruh dunia tanpa harus secara fisik 
betul2 membantu mereka yang jelas2 dipihak yang salah.

Itulah sebabnya, PM Netanyahu menganggap dunia Internasional bersikap hipokrit, 
sehingga dia menyatakan bahwa:

"Israel selalu salah sebelum dibuktikan bersalah, dan Israel tetap salah 
meskipun setelah terbukti tidak bersalah."

"Israel guilty before proved guilty, and still guilty after proved not guilty."

Ini cukup untuk hiburan mereka yang selalu kalah agar bisa merasa se-olah2 
menang cukup dengan pengakuan pihak Israel bersalah.  Hiburan ini penting untuk 
secara bertahap memusnahkan mereka yang kalah ini tanpa harus merasa kalah 
tetapi merasa se-olah2 menang.

The Israeli have proved to be able to defend themself without the support of 
those hypocrite International.

Masalah terorisme Hamas adalah masalah dalam negeri Israel, dan mereka yang 
mencampuri urusan dalam negeri negara lain justru melanggar hukum Internasional 
meskipun dibungkus sebagai bantuan humanitarian yang ilegal tetap statusnya 
ilegal.  Flotilla adalah bentuk provokasi yang didalangi oleh Turki, kejadian 
ini akan merusak dan memperburuk hubungan Turki dan Israel dimasa depan-nya.

Keputusan Uni Eropa yang menolak keanggautaan Turki akan makin mempersulit 
Turki sendiri dimasa depannya sehingga makin kecil kemungkinannya bisa diterima 
sebagai anggauta ekonomi Uni Eropah.  Padahal ekonomi Turki sekarang ini sedang 
krisis sangat berat dimana mereka mengharapkan bantuan dan perhatian 
Internasional dalam mengatasi krisis ekonominya yang berkepanjangan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke