ya elah bukkkkkkkk,……..anda seharusnya berpikir donk,….. ngapain presiden
Abbas mengutuk Israel,……. mereka kan sedang berperang,……..

  berperang artinya sedang bermusuhan,……. secara logika, kalau orang
bermusuhan,….. gak perlu mengutuk kali,…… orang mereka bisa saling membunuh
kok,………

 jadi sebaiknya logika anda yang harus diperbaiki,…….. bukan orang lain

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati
Sent: Wednesday, June 02, 2010 11:18 PM
To: [email protected]
Subject: [GerejaBethanyIndonesia] Ratusan Aktivis Humanitarian Dijadikan
Perisai di Flotilla

 

  

Ratusan Aktivis Humanitarian Dijadikan Perisai di Flotilla

Kapal2 Spanyol Berbendera Turki yang dinamakan Flotilla adalah kapal2 yang
berisi supply pesanan teroris Hamas yang mengajak serta sekitar 103an
aktivis humanitarian sebagai perisai untuk menembus barikade blokade pasukan
patroli laut Israel.

Itulah sebabnya, Abbas tidak mengutuknya meskipun dia mengumumkan 3 hari
berkabung atas jatuhnya korban2 yang mati.

Belum ada satupun negara didunia yang mengutuknya, dan usul menteri luar
negeri Turki agar Israel dihukum tidak mendapat tanggapan dari UN. Israel
sudah menunjukkan semua rekaman2 aseli dari kejadian ini dimuka sidang semua
anggauta2 UN. Permohonan Hamas agar Flotilla dan isinya diserahkan kepada
penguasa Gaza telah ditolak Israel, kapal tsb beserta isinya telah disita
Israel dan penumpang2 yang merupakan aktivist humanitarian dideportasi
kembali ke-masing2 negaranya. Sisanya sekitar 500an aktivist yang terbukti
merupakan pendukung Al-Qaeda, tetap dipenjara menunggu penyidikan untuk
pengadilan di Israel.

> "Nurdin" <nur...@...> wrote:
> Coba kalau ada muskitawati dikapal
> itu lalu Yahudi melakukan seperti
> ceritamu tadi kira-kira gimana ya
> melangar HAM atau tidak ya.

Kalo saya tidak akan naik kapal milik terorist, karena akan dijadikan
perisai oleh para terorist. Demikianlah, kalo saya berpartisipasi dalam
aktivist humanitarian, maka saya akan menyalurkan sumbangan2 melalui jalur
resmi, yaitu Red-cross, UN, dan negara Palestina dibawah presiden Abbas yang
diakui resmi oleh UN.

Kelompok Hamas memang mengikut sertakan aktivist2 Humanitarian sebagai
perisai dalam mengamankan menyelundupkan pengiriman supply kepada
organisasinya yang mendapatkan blokade ketat dari pasukan Israel.

Jadi, jangan dipelintir atau disalah artikan bahwa tindakan Israel menembak
kapal ini sebagai tindakan yang anti-humanitarian, melainkan justru
merupakan tindakan mengamankan aktivis humanitarian itu sendiri.
Demikianlah, meskipun diperairan Internasional, penumpasan terorist sama
sekali bukan pelanggaran hukum Internasional tetapi merupakan penegakkan
hukum Internasional yang menyangkut penumpasan terorist dalam kubu dunia
"war on terror".

> dimata yahudi itu perlu diingat
> semua kita itu tidak ada harganya
> cuma dia saja makanya bahasa
> kutukan Tuhan diganti dengan
> Israel bukan yahudi.

Sikap anda merupakan religious prejudice, Israel negara sekuler bukan negara
Syariah sehingga tidak ada anggapan seperti anda. Israel jauh lebih
manusiawi daripada Hamas yang memaksakan Syariah Islam.

Quran itulah yang paling biadab sekarang ini karena hanya memuliakan
muslimin yang taqwa dan menghina, merendahkan mereka yang bukan muslim
sebagai lebih rendah daripada binatang yang halal darahnya ditumpahkan.

Dinegara Israel, 35% rakyatnya justru orang Arab Islam, tetapi di-negara2
Syariah semua yang bukan Islam justru dipenjarakan dalam camp2 untuk
brainwash agar menerima Islam sebagai agama satu2nya dan hanya Allah yang
boleh disembah. Ingat ya, Syariah Islam itu ditolak di Indonesia, dan
ditolak juga oleh umat Islam sendiri. Tidak bisa di-tawar2, Syariah Islam
harus dimusnahkan karena melanggar HAM.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke