sorry juga mbak saya tidak setuju kalau ibu mus disebut spesialis Islam
saya lebih suka menyebut beliau adalah penghancur HAM. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of [email protected] Sent: Friday, June 04, 2010 8:58 AM To: [email protected] Subject: Re: {Disarmed} Re: Bls: -:: Milist NB::- Siapakah itu Yahudi Zionis Israel ? kemarin ibu memposting tentang kegagalan Obama ke indonesia tetapi kok,….. pak jhon memposting beritanya,……. bahwa pesawat yang membawa akomodasi dan perlengkapan, keamanan selama obama di Indonesia kok malah sudah mendarat di indonesia sehari sebelum ibu memposting opini ibu ya? kenapa tuch ibu?//////// ///// --- Si Mus ini spesialisasinya dlm hal agama Islam n kKristen aja Pak Sutarmin, untuk hal lain, dia masih perlu dpt training ♓é² :p.. ♓é² :p.. ♓é² :p.. ♓é² :p.. Mus, perbedaan antar agama udah ga jadi masalah yg menarik yg km bahas untuk bs memecah belah bangsa. Saya kasihan lihat kamu, tiap hari postingannya perbedaan agama terus. Bahkan kadang saya mikir, km kerja apa ga? Atau kamu milyuner yg banyak harta, namun sedikit parno ( sorry to say :( )ttg masalah perbedaan agama ? Pengen jg bs kopdar sm kamu :). Sy yakin semua agama mengajarkan kasih sayang, kenapa bukan itu saja ya postingan kamu, sehingga mendatangkan manfaat buat yg membaca dan menenteramkan hatimu yg selalu berkecamuk? Nama kamu mencerminkan agama A, tp km masuk milis agama B. Poor you Mr. Muskit ... Kadang sy pikir tampaknya km jg mengalami split of personality ... Jadi kasihan lihat si Muzkit ... :'( Sent from my BlackBerry® '' Live Your Life To The Best 'n To The Fullest! '' :) _____ From: "Sutarmin" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 4 Jun 2010 08:36:42 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Cc: <[email protected]>; <[email protected]> Subject: RE: {Disarmed} Re: Bls: -:: Milist NB::- Siapakah itu Yahudi Zionis Israel ? Kalo saya jelas berpikiran sangat lapang artinya menerima pikiran semua orang, semua ideologi, semua agama, dan semua perbedaan. Naaah.... apakah anda berpikiran seperti saya yang begitu luasnya, karena pikiran yang cuma religious oriented itu dinamakan pikiran kerdil. tulisan anda diatas tidak mencerminkan setiap postingan anda selama ini?,,,….. silahkan anda baca2 kembali seluruh pstingan anda,……… dan apabila anda benar2 membaca anda akan menemukan kontradisi antara satu postingan dengan postingan lain,…….. plus yang paling pokok adalah postingan anda seluruhnya tidak berdasar dan tidak beralasan,…… ehhhhh…… ya buk sekedar mengingatkan,…. kemarin ibu memposting tentang kegagalan Obama ke indonesia tetapi kok,….. pak jhon memposting beritanya,……. bahwa pesawat yang membawa akomodasi dan perlengkapan, keamanan selama obama di Indonesia kok malah sudah mendarat di indonesia sehari sebelum ibu memposting opini ibu ya? kenapa tuch ibu?///////////// From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati Sent: Friday, June 04, 2010 8:19 AM To: [email protected] Subject: {Disarmed} Re: Bls: -:: Milist NB::- Siapakah itu Yahudi Zionis Israel ? > "Sutarmin" <sutar...@...> wrote: > kesimpulannya adalah muskit seorang > manusia kerdil yang selalu > mempertahankan kekerdilanya. > Orang berpikiran kerdil itu artinya tidak punya pikiran yang lapang tapi pikirannya selalu sempit cuma berisi kepentingan dirinya saja, cuma kepercayaannya saja yang boleh benar sedangkan kepercayaan lain harus disalahkan meskipun tidak terbukti salah. Kalo saya jelas berpikiran sangat lapang artinya menerima pikiran semua orang, semua ideologi, semua agama, dan semua perbedaan. Naaah.... apakah anda berpikiran seperti saya yang begitu luasnya, karena pikiran yang cuma religious oriented itu dinamakan pikiran kerdil. Contohnya sederhana, meskipun saya muslimah, tapi saya menerima dan menghormati segala macam berhala !!!! Bisa enggak anda seperti saya menghormati berhala seperti menghormati agama sendiri ??? Sebagai muslimah juga saya berani mengakui agama Islam banyak salahnya sehingga merusak kedamaian umat sesama Islam sendiri. Ny. Muslim binti Muskitawati.
