Salam,
Pada waktu ini barangkali sudah  lebih dari 75%, di dunia tetapi yang pasti DI 
ASIA, produk2 buatan Amerika sudah digeser oleh produk Jepang dan China.
Ditunggu beberapa dekade lagi, hegemoni  dunia bukan ditangan Amerika lagi 
apalagi kalau Amerika dikuasai oleh orang pendatang dari Timur Tengah yang 
beragama Islam.

Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Sab, 5/6/10, muskitawati <[email protected]> menulis:


Dari: muskitawati <[email protected]>
Judul: Re: Bls: -:: Milist NB::- Anti Komunisme di Sekolah Indonesia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 5 Juni, 2010, 10:25 PM


  





> Wal Suparmo <wal.supa...@...> wrote:
> Komunisme kuno sudah terbukti gagal
> total di dunia dan memang tidak perlu
> diajarkan di sekolah.Yang ada sekarang
> adalah  komunisme reformasi atau
> semacam sosialisme( terserah dinamakan
> apa) yang berhasil di RRT, Rusia dan
> relatif di Kuba dan Vietnam.Sedang di
> Korea Utara masih dipraktekan komunisme
> kuno yang membuat negara itu semakin
> terpuruk.

Tida dikenal istilah "komunisme kuno" maupun "komunisme modern", yang pasti ada 
hanyalah kenyataan bahwa komunisme sudah gagal sehingga tidak ada gunanya untuk 
dipelajari dan dimasukkan sebagai kurikulum semua sekolah.

Komunisme itu ideology absurd karena melarang semua usaha swasta dan melarang 
semua kompetisi bisnis. Padahal usaha swasta dan kompetisi bisnis merupakan 
jantung roda perekonomian semua negara2 didunia ini.

Bukan hanya komunis atau anti-komunis saja yang harus dilarang untuk diajarkan 
di-sekolah2, bahkan agama justru merusak bangsa ini lebih parah dari komunisme 
dulu, dalam hal ini terutama adalah agama Islam yang selain melarang usaha 
swasta dan kompetisi bisnis, mereka juga memaksakan ajaran agamanya untuk hanya 
menyembah Allah dan melecehkan kepercayaan lainnya dengan berbagai cara2 teror 
untuk mencapai tujuannya. Penjarahan, pembakaran, pembantaian, dan pemerkossan 
selalu menjadi alat mereka untuk mencapai tujuan. 

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke