Hidup Mati Adalah Proses Searah Bukan Bolak Balik !!!
Hidup artinya bisa mati.
Mati artinya tidak bisa hidup lagi.
Kalo ada yang mati kemudian bisa hidup lagi, berarti sebenarnya dia belum mati
tapi dianggap mati padahal masih hidup.
Tapi ajaran agama mengatakan adanya "kehidupan setelah mati", jelasnya itu
menyesatkan karena setelah mati tidak mungkin bisa ada kehidupan.
Adalagi ulama yang bilang bahwa setelah mati itu adalah kehidupan roh bukan
kehidupan Jasmani.
Tetap saja pendapat ulama ini salah dan menyesatkan dengan tujuan umatnya tetap
percaya sehingga tetap patuh kepada ulamanya dan ajaran agamanya.
Kehidupan roh bukanlah kehidupan, karena yang dinamakan kehidupan adalah harus
bisa berkembang, bisa tumbuh, dari kecil bisa besar, sudah besar jadi tua
kemudian mati. Kehidupan roh tidak ada umurnya, tidak bisa dibedakan roh
dewasa dan roh bayi atau roh anak2. Roh juga tidak dibedakan roh laki2 dan
perempuan karena yang menentukan laki2 dan perempuan adalah jenis kelamin dan
jenis kelamin hanya ada pada jasad yang pernah hidup. Roh itu tidak bisa
beranak piak hingga punya cucu dan cicit.
Kehidupan roh dalam semua ajaran agama hanyalah angan2 kepercayaan masing2 yang
bertujuan agar mereka yang percaya akan setia kepada kelompok umat yang sama2
mempercayainya.
Jadi sebaiknya jangan ngomong tanpa otak, semua harus dipikirkan, khususnya
agama Islam yang melarang umat berpikir meskipun di ayatnya mereka mengatakan
bahwa Islam agama orang yang berpikir. Padahal yang dimaksudkan berpikir
disini adalah berpikir dalam arti beriman bukan mengolah otak seperti seorang
scientist yang kritis.
Ny. Muslim binti Muskitawati.