Salam, PKI atau KOMUNIS KUNO sudah gagal total di dunia apalagi di Indonesia, sehingga tidak ada gunanya dibangkitkan kembali.Sosialisme yang berhasil di Tiongkok dan Rusia, adalah bentuk lain.Apa yang dilakukan beberapa hari lalu, memang bukan ini maksudnya tetapi peringatan atas kekejaman orde baru karena pembunuhan ber-jita2 orang tanpa melalui peradilan oleh TNI dan kaum santri. Bahwa kaum santri dibantu oleh FPI adalah wajar dan juga mungkin oleh pemerintah karena pemberantasan PKI telah membuka pintu korupsi yang dilakukan oleh Suharto dan dilanjutkan dan dinikmati, dengan gemilang sampai sekarang.Terorsime diberantas karena dilakukan di Indonesia yang sangat merugikan tetapi bantuan senjata Pindad ke Filipina dan pengiriman sukarelawan ke Timur Tengah tidak dilarang oleh pemerintah.Bahkan mungkin nanti malah polisi yang dianggap korup yang dibubarkan oleh FPI.
Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Ming, 27/6/10, muskitawati <[email protected]> menulis: Dari: muskitawati <[email protected]> Judul: -:: Milist NB::- FPI Bubarkan Pertemuan PKI Wajar Koq !!! Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 27 Juni, 2010, 1:00 AM FPI Bubarkan Pertemuan PKI Wajar Koq !!! Komunis dan Islam juga musuh buyutan turun temurun sama seperti Yahudi, dan semua yang bukan Islam. Bedanya, PKI ini lebih terorganisir dan lebih membahayakan Islam dari agama2 lainnya, jadi wajar koq kalo terhadap musuhnya itu harus diperangi, ditumpas dan dibunuh. Karena kalo musuhnya kemudian jadi makin kuat dan makin kuat akhirnya lebih kuat daripada Islam, maka yang harus tumpas akhirnya justru Islamnya. Jadi rumusnya yang benar adalah berperanglah, adu kekuatan, dan yang menang itu harus menindas yang kalah. Ini hukum Alam dan juga hukum Allah. Bayangin dong, lebih dari 10 juta orang2 yang dituduh PKI meskipun bukan PKI telah dibunuh kelompok muslimin dengan cara menculik dan memenggal kepalanya untuk mayatnya dibuang ke sungai kali Berantas, sungai Begawan Solo, kali Ciliwung, dan hampir disemua wilayah di Indonesia bergelimangan mayat2 yang dianggap musuh2 Islam ini. Jadi kalo anda bisa menggunakan nurani anda tentunya anda bisa merasakan betapa hebat dendam kesumat ini, dan tidak bisa tidak, suatu hari entah kapan harus dibalas, harus ada pembalasan gimana pun caranya. Naaa.... saya yakin kita sebagai manusia punya perasaan yang sama, akan dendam kalo dibunuh secara tidak adil, bahkan si pembunuhnya juga sadar bahwa keturunan yang dibunuhnya pasti cari waktu dan kesempatan untuk membayarnya. Jadi sekarang FPI ini adalah organisasi bekas para penjagal PKI dulu2nya, kemudian ada wakil dari PDIP yang mengadakan pertemuan dengan para eks simpatisan PKI, tentunya sebagai bekas pembunuh anda juga sadar, kalo hal ini bisa berhasil bekas para pembunuh ini pada gilirannya akan dibunuh. Jadi kalo anda agen2 FPI, demi mencegah jadi korban balas dendam, maka sikat dulu mereka yang dicurigai atau yang mau coba2 konsolidasi mengumpulkan massa yang penuh dendam kesumat ini. Jadi kenapa tindakan FPI harus disalahkan ??? Kalo FPI bisa mengusir, harusnya khan sebagai anggauta partai PDIP juga punya massa yang lebih besar dari FPI, adu kekuatan saja untuk menentukan siapa yang menang karena masing2 pihak punya tujuan yang bertolak belakang. Salahnya, PDIP itu memang sebuah kekuatan politik yang maha dahsyat, tetapi kalo kursinya di-bagi2 kepada koalisi yang Islam akibatnya jadi begini. Itulah sebabnya, di Amerika ini enggak ada yang namanya partai koalisi. Ny. Muslim binti Muskitawati.
