Meski Spanyol Lebih Baik, Tapi Tarohan Tetap Belanda !!!
Kalo terjadi final Belanda vs Jerman maka pasaran tarohan mutlak dominasi yang
memegang Jerman lebih banyak dan saya malah terpaksa harus pegang Belanda kalo
mau ikutan bertaruh, padahal saya juga menjagokan Jerman bukan Belanda.
Demikianlah, bertaruh itu hanyalah hiburan sama seperti juga beragama sama2
sebagai hiburan jangan terlalu dianggap serius harus begini dan harus begitu,
harus menang atau harus kalah.
Taruhan itu memang 100% termasuk judi yang dilarang agama, tetapi saya meskipun
juga beragama tetap bertaruh dan sama sekali tidak mengharamkannya. Bagi saya,
berjudi dan beragama sama2 sebagai hiburan, karena untuk menghibur diri selalu
harus berani mengorbankan uang. Berjudi, beragama, dan menikmati hobby
kesemuanya ini adalah hiburan, jangan dijadikan alasan untuk konflik, perang,
apalagi menghukum pelakunya karena dianggap dosa.
Demikianlah, saya yakin tadinya Jerman yang bakal masuk ke final, tapi
keyakinan itu khan cuma perasaan saja sama seperti halnya agama itu cuma
keyakinan cuma perasaan saja, dan realitasnya bisa selalu bertentangan. Tapi
hiburan memang adalah makanan bagi perasaan kita.
Demikianlah, secara realitanya diatas hitungan2 memang Argentina, Belanda dan
Jerman adalah pengumpul angka2 yang tertinggi selama penyisihan piala dunia
ini, tetapi sekarang realitasnya tinggal hanya Belanda.
Akibat Spanyol masuk final, maka tarohan yang sudah dibuat untuk Belanda vs
Jerman jadi batal total. Meski semua tarohan dibatalkan oleh lawan tarohan
saya dimana saya memegang belanda dengan 2:1, maka dalam memperbaharui tarohan
sekarang, ternyata lawan tarohan saya menolak untuk perbandingan 2:1 bagi
Spanyol yang menjadi pengganti Jerman. Meeka menuntut agar saya mau menerima
1:1 untuk Belanda vs Spanyol.
Secara logikanya, saya lebih suka pegang Spanyol untuk 1:1 daripada pegang
Belanda. Tapi bukan karena Belanda saya anggap kurang kuat melainkan saya
menilai Belanda mengalami banyak pemain yang cedera dalam pertandingan
terakhirnya melawan Uruguay. Jadi untuk menghadapi Spanyol tentunya Belanda
tidak bisa menghadirkan prestasinya yang terbaik seperti Spanyol.
Jadi, kalo saya mau memaksakan juga untuk pegang Spanyol, maka tidak jadi
tarohan karena semua orang sekantor maunya pegang Spanyol dan saya dipaksa
pegang Belanda.
Demikianlah, sekali lagi, ini cuma hiburan, menang kalah tetap tergantung
kondisi masing2 team yang biasanya dirahasiakan tidak dibocorkan kepada
lawannya.
Jadi meskipun saya ingin pegang Spanyol, tetapi dalam tarohan saya dipaksa
pegang Belanda, dan kalo nantinya saya kalah bertaruh pun tetap bukan harus
dianggap kerugian tetapi tetap sebagai biaya hiburan. Sebaliknya kalo
kebetulan menang, maka harus disyukuri sebagai rejeki nomplok karena memang
diluar dugaan saya.
Kalo Belanda vs Jerman, maka saya tarohan pegang Belanda yang kalo saya menang
akan dapat $200 dan kalo kalah cuma hilang $100.
Tapi karena terjadi perubahan bahwa finalnya adalah Belanda vs Spanyol, maka
tarohan saya tetap pegang Belanda yang kalo menang dapat $100 tapi kalo kalah
sama saja hilang $100.
Hal ini membuktikan bahwa lawan saya meskipun mempecayai Spanyol akan keluar
sebagai juara tapi lebih percaya Jerman lebih baik daripada Spanyol.
Serangan Spanyol memang bagus, tapi steril atau tumpul karena tidak mampu
menghasilkan gol. Spanyol bisa menang melawan Jerman bukan prestasi yang pasti
tapi karena Jerman terlalu menitik beratkan bertahan katimbang menyerang.
Jerman hanya salah taktik saja padahal serangannya sangat bagus lebih bagus
daripada Spanyol, namun dalam pertandingan terlihat Jerman selamanya cuma
dikepung diserang Spanyol ber-tubi2 dan sedikit sekali usaha2 untuk membalas
serangan Spanyol. Tetap dari taktik, strategi dan ketrampilan individu
pemainnya, tetap tampak Spanyol masih dibawah sedikit dari Jerman. Tapi dari
semangat dan keuletan menunjukkan Spanyol lebih gigih dalam pertandingan Jerman
vs Spanyol yang terakhir.
Demikianlah, kalo kita menilai final nanti Belanda vs. Spanyol, maka tetap
Belanda memiliki taktik, strategi dan ketrampilan pemainnya yang lebih baik dai
Spanyol, tapi hal ini bukan ukuran lagi kalo banyak pemainnya cedera dan
semangat juangnya jadi turun sementara dengan sedikit kekurangannya Spanyol
jadi lebih besar semangatnya untuk mengalahkan Belanda dalam final nantinya.
Jadi kalo mau tarohan 1:1 untuk pegang Belanda atau Spanyol, maka tarohan ini
cukup imbang dan saya tidak perlu kuatir kalah seperti halnya sewaktu tarohan
Belanda vs. Jerman yang meskipun saya juga pegang Belanda dengan 2:1.
Artinya, kalo final nanti terjadi Jerman vs. Belanda, maka kemungkinan Jerman
yang menang lebih besar 2:1.
Tapi karena final sebenarnya nanti adalah Belanda vs. Spanyol, maka kemungkinan
Spanyol yang menang cuma 1:1. Karena memang urutan Spanyol masih tetap dibawah
raihan angka yang dicapai Jerman.
Ny. Muslim binti Muskitawati.