Zzzzzzzzzzz.........ZZZzzzzzzzzzz......... ...ini org berisik aja...!!!!.. --- On Mon, 7/19/10, muskitawati <[email protected]> wrote:
From: muskitawati <[email protected]> Subject: -:: Milist NB::- Keberanian Perancis Melarang Burqa Harus Dipuji !!! To: [email protected] Date: Monday, July 19, 2010, 9:45 PM Keberanian Perancis Melarang Burqa Harus Dipuji !!! Dunia Islam memang dunia gelap, dunia hitam, umatnya sendiri jadi korban dibohongi. Lalu di-gembar gemborkan bahwa semua orang takut sama Islam, takut sama Allah, takut sama imam mahdi dlsb. Jadi serba salah, kalo didiamkan dianggapnya takut kemudian dijadikan bulan2an propaganda dakwahnya untuk menyebarkan agama Islam. Akhirnya Perancis membuktikan keberaniannya, melarang Burqa dengan tegas bukan se-mena2, bukan se-wenang2, melainkan dengan pungut suara dimana sebelumnya semua pihak dipersilahkan mengadu argumentnya masing2. Ternyata argument pihak Islam sangat lemah, isinya cuma ancaman, akibatnya rakyat banyak di Perancis marah. Mereka menolak Burqa karena terhina oleh ancaman se-olah2 kalo Burqa dilarang maka akan meledak aksi2 teror yang dilakukan kaum muslimin seluruh dunia. Sikap congkak muslimin yang meskipun cuma numpang hidup dinegara kafir ternyata harus dibayar mahal, aturan2 terus dikeluarkan merugikan muslimin sendiri akibat kecongkakannya itu sendiri. Di-mana2 muslimin diawasi, mau kerja pun diperiksa teliti latar belakang hidupnya, mau sekolah tidak ada lagi beasiswa seperti sebelumnya. Banyak perusahaan2 diseluruh dunia memecati karyawan2 Islam yang ternyata masuk ilegal tidak punya izin bekerja. Di Inggris, semua jaminan hidup yang tadinya diterima orang2 Islam sekarang dicabut, mereka dipaksa pulang dengan deportasi secara hina dina. Memang mereka itu enggak tahu diri, bukan mengutuk terorist malah menyanjung para terorist sebagai mujahidin, wajar kalo para korban merasa sangat terhina. Pelan tapi pasti, masa depan dunia Islam gelap, negara2 Islam diambang kehancuran segala bidang termasuk ekonomi, teknologi, maupun perdagangannya. Ny. Muslim binti Muskitawati.
