Spagheti untuk Shalat
=========================
"Ustadz, boleh saya menanyakan dua hal?
Pertama ,mengapa saya tidak bisa khusyuk dalam shalat?
Kedua. Mengapa tidak ada bekas terasa di dalam shalat saya?"
Menanggapi pertanyaan itu, guru saya malah bertanya,
"Kamu suka makan Spagheti kan?"
"Iya. Itu salah satu makanan favorite saya, Stad"
"Apa yang terjadi ketika kamu menikmati Spagheti?" tanya guru saya kembali.
"hmm, saya makan dengan perlahan demi perlahan agar bisa merasakan spagheti
yang tercampur dengan bumbu dan saus yang lezat/"
"Apakah pernah walaupun disekitarmu berisik namun kamu bisa merasakan
nikmatnya spagheti?"
Pertanyaan yang membingungkan batin saya.
"Pernah ustadz. Mungkin karena saking menikmati lezatnya spagheti saya
tidak menghiraukannya"
"Baik. Pertanyaan mu tentang shalat telah terjawab dengan spagheti itu.
Seperti halnya makan spagheti, akan sangat berbeda kenikmatannya ketika
dirimu terburu-buru memakannya dibandingkan dirimu memakannya perlahan. Seperti
halnya shalat, mungkin mulai hari ini kamu bisa menikmati shalat sebagaimana
menikmati spagheti. Dimana kamu menikmati perlahan demi perlahan setiap gerakan
shalat sehingga dirimu merasakan nikmatnya shalat.
Ketika dirimu merasakan nikmatnya setiap gerakan shalat maka disitulah
dirimu merasakan bekas dari shalat. Bagaimana mungkin dirimu merasakan bekas
nikmatnya shalat jika dirimu shalat dengan tergesa-gesa. Bahkan dirimu lupa
dengan surat yang kamu baca atau lupa sudah rakaat berapa, karena shalatmu
hanya mengandalkan fikiran bawah sadarmu yang bekerja dan dipandang sebagai
rutinitas belaka.
Ketika dirimu telah khusyuk shalat adalah sebagaimana dirimu bisa menikmati
lezatnya spagheti bahkan ditempat ramai sekalipun. Karena khusyuknya shalat
sangat tergantung bagaimana dirimu bisa menikmati setiap langkah dan tahapan
dari shalat itu sendiri."
---------------------
Iwan ketan
02140294912
Authorized Hypnosis Instructor