JABATAN NABI DAN RASUL SUDAH TIDAK ADA!Banyak orang Kristen mempertanyakan 
pertanyaan topik di atas dan jawaban
 yang mereka peroleh biasanya tidak tegas sehingga bukannya memberi 
kejelasan malahan menambah kebingungan. Akhirnya ketidakjelasan akan hal
 yang sangat penting ini mempengaruhi konsep kekristenan dan tentu 
tindak-tanduk kehidupan ibadah mereka. 

Kita tahu bahwa Nabi dan 
Rasul menempati posisi yang sangat penting dalam proses perkembangan 
wahyu Allah. Melalui merekalah Alkitab ditulis, sehingga kini ada di 
tangan kita serta menjadi patokan doktrin kekristenan kita. 

Tugas
 utama Nabi dan Rasul itu bukan mengadakan mujizat, melainkan sebagai 
dasar jemaat (Ef. 2:20). Mereka membangun jemaat melalui firman yang 
mereka ucapkan maupun tuliskan. Tanda dan mujizat yang mereka 
pertunjukkan itu sesungguhnya dimaksudkan untuk meneguhkan firman yang 
mereka ucapkan (Mrk.16: 20). 

Mereka adalah penyalur wahyu Allah 
kepada manusia. Di dalam proses perkembangan wahyu, Allah pernah memakai
 undian, urim dan tumim, mimpi, penglihatan (visi), malaikat, 
Kristofani, dan nabi. Khusus untuk Nabi, selain menyampaikan firman 
secara lisan (bernubuat), sebagian mereka digerakkan untuk menulis (Yer.
 36). 

Allah pernah memakai sarana-sarana tersebut di atas untuk 
menyampaikan firmanNya. Tetapi firman atau pendapat Allah yang 
disampaikan melalui undian, urim- tumim, mimpi, visi, malaikat, bahkan 
nabi, yang bersifat lisan itu tidak bisa dijadikan dasar doktrin. Semua 
itu hanya bisa dijadikan petunjuk praktis kehidupan sehari- hari. Tanpa 
adanya firman tertulis yang lengkap dan sempurna, tidak mungkin ada 
doktrin yang benar dan sempurna karena mustahil untuk mendirikan doktrin
 di atas mimpi maupun nubuatan lisan. Itulah sebabnya sementara para 
nabi bernubuat secara lisan, Allah menggerakkan sebagian mereka untuk 
menuliskan wahyu yang akan dipakaiNya sebagai standar doktrin bagi 
jemaatNya sepanjang masa. 

Sedangkan para Rasul adalah orang yang
 dipilih langsung oleh Tuhan. Syarat kerasulan mereka ialah melihat 
Tuhan (I Kor. 9:1) dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Kis.1:21-22). 

Untuk
 syarat yang satu ini, dibaptis Yohanes, bahkan Paulus tidak 
memenuhinya. Hal ini sempat menimbulkan keraguan sebagian jemaat 
terhadap kerasulan Paulus. Tetapi Paulus dengan gigih membela jabatan 
kerasulannya (I Kor.9:1, II Kor.12:12, Gal.2:8). 

Memang Paulus 
tidak ikut rombongan Yesus sejak pembaptisan Yohanes Pembaptis. Itulah 
sebabnya Rasul Paulus berkata bahwa kerasulannya itu bagaikan anak yang 
lahir sebelum waktunya (I Kor.15:8). 

Namun Tuhan Yesus sendiri 
menampakkan diri kepadanya dan memilihnya (Kis. 9:15-16, 26:16) serta 
memberinya kuasa yang sama dengan rasul lain. 

Perhatikan hal-hal
 yang tercatat di dalam Kisah Para Rasul. Sekali pun Barnabas lebih 
dahulu menjadi Kristen, bahkan dialah yang mengajak Paulus, namun  Allah
 memakai Paulus untuk mengadakan mujizat, bukan Barnabas (Kis. 13:9-10, 
14:8 dsb.). 

Hal ini menunjukkan bahwa Allah memilih Paulus untuk
 jabatan Rasul bukan Barnabas. Karena persyaratan yang jelas itu maka 
tidak ada orang yang berani menyebut dirinya Rasul selain dua belas 
orang yang Tuhan pilih langsung dan Paulus. 

Pembaca harus dapat 
membedakan kata rasul ketika dipakai untuk jabatan dan ketika itu 
dipakai sebagaimana arti kata itu secara umum. Barnabas pernah disebut 
rasul namun bukan dalam arti kata jabatan Rasul, melainkan dalam arti 
kata bahwa ia adalah seorang yang diutus (Kis. 14:1,4,6,18 dll.). 

Dengan
 tegas dapat disimpulkan bahwa Tuhan tidak menambah jabatan Rasul untuk 
bangsa Israel, karena sebagaimana mereka terdiri dari 12 suku, Tuhan 
telah menetapkan 12 Rasul bagi mereka. Dan juga tidak akan ada orang 
yang akan dibaptis Yohanes Pembaptis karena Yohanes telah lama mati. 
Sedangkan Rasul untuk bangsa non-Yahudi juga telah Tuhan pilih langsung 
dengan penampakan diri kepadanya bagaikan bayi yang lahir sebelum 
waktunya. Selain menampakkan diri kepadanya, Tuhan juga melengkapinya 
dengan kuasa yang setara dengan Rasul-rasul lain (II Kor.12:12, 
Gal.2:8). 

Akhirnya dengan tegas dapat kita katakan bahwa jabatan
 Rasul telah Tuhan hentikan hanya pada 12 orang Rasul untuk bangsa 
Israel dan satu Rasul yaitu Paulus untuk bangsa non-Yahudi. Selanjutnya 
siapapun yang menyebut dirinya Rasul, kita dapat pastikan bahwa itu 
bukan yang diangkat Tuhan. 

Selanjutnya kita melihat bahwa 
dihentikannya jabatan nabi itu bersamaan dengan dihentikannya proses 
pewahyuan atau fenomena supranatural (nubuatan, bahasa roh) sebagaimana 
dinubuatkan Rasul Paulus (I Kor. 13:8-10). 

Pada ayat-ayat 
tersebut Paulus menubuatkan bahwa nubuatan akan berakhir, bahasa roh 
akan berhenti dan pengetahuan akan lenyap dengan menyebut metode jika 
yang sempurna tiba maka yang tidak sempurna akan lenyap. 

Sebelum
 menafsirkan kapan penggenapan nubuatan tersebut, harus diselesaikan 
dulu batu sandungannya, yaitu tentang 'pengetahuan' yang dimaksudkan 
Paulus. Kata 'pengetahuan' di situ itu bukan pengetahuan 2 + 2 = 4, 
melainkan karunia pengetahuan seperti yang dimaksud dalam 12:8, yaitu 
karunia berkata-kata dengan pengetahuan atau hikmat. Sebab kalau suatu 
hari kelak kita akan kehilangan pengetahuan 2 +2 = 4, maka itu sama 
artinya bahwa suatu hari nanti kita akan jadi orang bego. Tidak saudara,
 Paulus tidak memaksudkan bahwa suatu hari kita akan kehilangan akal 
sehat. Bahkan ketika kita sampai di Surga nanti, pengetahuan kita justru
 akan disempurnakan, bukan dilenyapkan. 

Selanjutnya kita patut 
merenungkan tentang kapan nubuat, bahasa roh, dan karunia pengetahuan 
itu akan digantikan dengan sesuatu yang lebih sempurna. Mendapatkan 
kepastian melalui penafsiran yang tepat akan menolong orang Kristen 
memiliki konsep yang tepat dan tindakan yang tepat. 

Secara umum 
kita lihat ada dua kemungkinan penggenapan nubuatan Rasul Paulus, yaitu 
setelah hari pengangkatan (Rapture)  atau setelah Wahyu 22:21 ditulis. 
Selain dua kemungkinan tersebut saya tidak melihat ada kemungkinan lain 
lagi. 

Setelah hari pengangkatan. Sebagian orang  percaya bahwa 
nubuatan, bahasa roh, dan karunia pengetahuan akan berakhir pada saat 
Tuhan datang. Jadi bagi mereka karunia bernubuat dan berbahasa roh itu 
masih berlangsung sekarang sehingga mereka berusaha mengejarnya. 

Konsekuensi
 dari penafsiran ini ialah mempercayai bahwa jabatan nabi masih tetap 
ada karena bernubuat itu adalah karunia utama nabi. Selanjutnya mereka 
akan tetap mengusahakan bahasa roh sebagai sarana penguat iman (I 
Kor.14:22), bukan memakai firman tertulis (Alkitab). Dan tanpa mereka 
sadari bahwa mempercayai penafsiran demikian itu berarti mempercayai 
bahwa Alkitab bukan satu-satunya firman Allah, melainkan salah satu 
firman Allah. 

Karena masih ada nubuatan dari Allah, maka itu 
berarti Allah masih menurunkan wahyu, dan kalau wahyu berikut yang dari 
Allah itu dituliskan maka konsekuensinya tulisan itu akan setara dengan 
Alkitab. Bisakah anda lihat bahwa mempercayai karunia bernubuat 
dihentikan pada saat kedatangan Tuhan itu sama dengan mempercayai bahwa 
Alkitab adalah salah satu firman Allah? 

Setelah Wahyu 22:21 
dituliskan. Kelompok lain menafsirkan bahwa karunia bernubuat, berbahasa
 roh, dan berkata-kata dengan pengetahuan itu telah Tuhan hentikan sejak
 kitab Wahyu 22:21 dituliskan. Setelah wahyu tertulis (written word) 
sempurna, maka selanjutnya Allah tidak memberi wahyu tambahan lagi. 
Allah tidak memberikan karunia berbahasa roh karena  Allah tidak memakai
 bahasa roh untuk meneguhkan iman lagi, melainkan dengan firman yang 
tertulis, yaitu Alkitab. 

Alkitab, dari Kejadian 1:1 sampai Wahyu
 22:21, adalah satu-satunya firman Allah. Ingat, satu-satunya, artinya 
di luar Alkitab tidak ada firman Allah baik lisan maupun tertulis. 
Alkitab adalah sarana yang sempurna sebagaimana yang dimaksudkan Rasul 
Paulus dalam I Korintus 13:9-10. Seturut dengan dihentikannya proses 
pewahyuan, maka jabatan Nabi dan Rasul, yaitu jabatan yang berfungsi 
menyalurkan wahyu, pun dihentikan pula. 

Selanjutnya tinggallah 3
 jabatan yang bertanggung jawab mengajar kan firman Tuhan yang telah 
mereka tuliskan, yaitu Gembala, Penginjil dan Guru (Ef. 4:11). 

Gembala
 menggembalakan jemaat, dibantu oleh Penginjil untuk menginjili yang 
belum percaya dan guru untuk mengajar yang telah percaya.  Penatua dan 
Penilik adalah nama lain dari Gembala (Lihat Kis. 20:17,28, Fil. 1:1, 
Titus 1:5,7). 

Berarti kalau sudah ada jabatan Gembala, jangan 
lagi ada jabatan Penilik atau Penatua. Pilih saja salah satunya agar 
tidak terjadi tumpang tindih jabatan yang tidak jelas tugas dan 
fungsinya. 

                  Wah. 22:21                      Rapture 
-----------------------|-------------------------------|-------------- 

1. Alkitab adalah salah satu firman Allah 
2. Alkitab berisi firman Allah. 
3. Alkitab adalah satu-satunya firman Allah 
  
Orang
 "Kristen" yang mengakui adanya firman Allah di dalam kitab-kitab lain 
pasti memegang statemen pertama. Orang Kristen  Neo Orthodox memegang 
statemen kedua. Bagi mereka, tidak seluruh isi alkitab itu firman Allah,
 melainkan hanya yang menyentuh hati mereka ketika dibaca (yang terjadi 
encounter dengan mereka). Sedangkan orang Kristen Alkitabiah pasti 
memegang statemen ketiga. 

Ketahuilah, pemegang statemen pertama 
adalah orang yang percaya bahwa nubuatan masih tetap berlangsung. Allah 
masih tetap menurunkan wahyu sampai hari pengangkatan. Sedangkan 
pemegang statemen ketiga adalah orang yang percaya bahwa wahyu dari 
Allah telah dihentikan sejak wahyu terakhir, kitab Wahyu 22:21 
dituliskan. Banyak orang Kristen tidak menyadari bahwa pengakuan iman 
mereka itu kontradiksi jika mereka percaya pada statemen ketiga 
sementara itu mereka percaya juga pada nubuatan, mimpi, visi dan lain 
sebagainya. Sekali lagi, itu kontradiksi. 

Memang Allah pernah 
menubuatkan bahwa Ia akan mencurahkan RohNya ke atas manusia, dan 
anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat (Yoel 2:28). 

Namun
 terhadap nubuatan ini Petrus menyatakan bahwa itu telah digenapi pada 
hari Pentakosta. Sebagian, yaitu yang matahari menjadi gelap, akan 
digenapi nanti. 

Sangat disayangkan dimana sebagian orang Kristen
 tidak menyadari bahwa Allah telah berusaha membimbing manusia dari 
firman yang tidak pasti (indefinite), yaitu yang disampaikan melalui 
undian, urim-tumim, mimpi, visi, malaikat, ucapan lisan Nabi dan Rasul, 
sampai kita memiliki firman yang pasti (definite), yaitu Alkitab, firman
 tertulis, namun masih ingin kembali kepada yang tidak pasti. Pada zaman
 sekarang iblis berusaha habis-habisan mengalihkan perhatian manusia 
dari firman yang pasti (definite),  tertulis, ke firman yang tidak pasti
 (indefinite), yaitu fenomena supranatural. 

Jika pada hari ini 
kita tidak memiliki firman tertulis yang pasti, melainkan hanya 
mengandalkan mimpi, visi dan lain sebagainya, maka kekristenan tidak 
memiliki doktrin yang pasti (definite). Pengajaran (doktrin) yang 
bagaimanakah yang dapat didasarkan pada mimpi dan nubuatan lisan? Bahkan
 kita patut bersyukur atas dihentikannya karunia bernubuat, penyampaian 
wahyu melalui mimpi dan lain sebagainya karena Alkitab telah lengkap. 
Seandainya Alkitab belum lengkap, artinya masih ada manuver nubuatan dan
 lain sebagainya, maka doktrin yang diajarkan di gereja itu bukanlah 
yang final, melainkan yang masih bisa direvisi melalui nubuatan berikut.
 

Sesungguhnya jika anda mengerti kebenaran dengan baik, anda 
pasti mengerti mengapa jabatan Nabi dan Rasul sudah tidak ada, dan 
mengapa karunia bernubuat, karunia berbahasa roh dan karunia 
berkata-kata dalam pengetahuan sudah ditiadakan. Allah telah 
meniadakannya karena telah ada firman tertulis yang sempurna di tangan 
kita, yang darinya dapat didirikan doktrin serta yang menjadi patokan 
kebenaran jemaat sepanjang masa. Siapapun yang mengatakan bahwa ia 
adalah rasul atau nabi, atau mendapat karunia bernubuat, atau berbahasa 
roh, dapat dipastikan bahwa itu bukan dari Tuhan.***

( Dr. Suhento Liauw )
Rektor STT Graphe/GITS dan Gembala Gereja Baptis Independen Alkitabiah Graphe

Dede Wijaya
TOKO BUKU ROHANI DIGITAL
http://kristenfundamental.co.cc/
http://fundamentalbaptist.co.cc/
http://dedewijaya.blogspot.com
http://dedewijaya83.blogspot.com
http://dedewijaya.multiply.com
http://dedewijaya83.multiply.com
http://dedewijaya.wordpress.com
http://www.webkristiani.co.cc  3000 SITUS KRISTEN BERMUTU
http://thesecretofpersonalpower.co.cc/  SUMBER IDE BISNIS
http://www.kompasiana.com/
http://gbii.co.cc


      

Kirim email ke