Suatu ketika di sebuah babebershop sedang berbincang tukang cukur dan dan pelanggannya membicarakan berita di TV T cukur : Wah tuhan ini bener2 nggak ada ya, dan saya makin percaya kalo tuhan itu nggak ada.
pelanggan : kok anda bilang begitu, apa yang jadi dasarnya pak T cukur : Iya, kita berdoa memohon minta berlindungan dan sebagainya dan sebagainya tapi apa yang terjadi, kenapa masih a da kerusuhan pembunuhan pebantaian. kalau tuhan itu ada bukannya yang seperti itu tidak akan pernah ada. pelanggan : wah bener juga ya T cukur : Nah betulkan berarti kata saya anda saja tidak membantah pelanggan : ( melihat keluar jendela) nah itu ada orang yang rambutnya godrong semrawut tidak terawat, berarti saya juga percaya kalo tukang cukur itu tidak pernah ada T cukur : loh kenapa anda bicara seperti itu, saya ini tukang cukur, anda ini bagaimana. pelanggan : loh kalo ada yang namanya tukang cukur nggak akan ada tuh orang yang gondrong nggak terawat kayak gitu T cukur : loh itu kan salahnya kenapa dia tidak mau datang kemari dan mencukur rambutnya pelanggan : knapa anda bilang begitu artinya kalo dia datang pada anda, pastilah dia tidak akan gondrong semrawut bukan, lalu apa bedanya dengan kita dan tuhan, kengerian yang kita lihat adalah karena pelakunya cuma tau ada tuhan tapi tidak pernah datang pada tuhan dalam ibadah yang sungguh-sungguh, sama seperti orang gondrong itu, dia tau disini ada tukang cukur tapi dia tidak mau datang dan mencukur rambutnya maka sampai kapan pun dia akan tetap gondrong dan semrawut. T cukur : ;';;';;';'''''';';';';';';';';';';';';';';';';';' Tamat ________________________________ From: muskitawati <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, August 25, 2010 8:31:04 AM Subject: -:: Milist NB::- Mau Adakan Juga Ternyata Tuhan Tetap Tidak Ada !!?? Mau Adakan Juga Ternyata Tuhan Tetap Tidak Ada !!?? Anda percaya, anda berdoa, anda yakin, ternyata Tuhan tetap tidak pernah ada, tidak terbukti ada, dan juga bayangannyapun tidak pernah ada. Puter2 logika hanya untuk membuat yang tidak ada jadi ada sama sekali tidak bermanfaat, bahkan akibatnya banyak jatuh korban2 seperti pembantaian orang2 PKI, penjarahan umat Ahmadiah, pemerkosaan masal amoy2, pembakaran toko2 cina, kesemuanya itu se-mata2 untuk memuliakan dan untuk kemuliaan Allah yang tidak pernah ada itu. Dengan merujuk banyaknya korban2 sia2 yang jatuh itu sepanjang ribuan tahun sejarah manusia ini, adakah anda pikir kepercayaan adanya Tuhan atau Allah itu menjadi sebuah keputusan yang bijaksana ??? renungkanlah !!! > arra Laras <arra_s@> wrote: > apakah Tuhan itu ada atau tidak > menurut dunia sains, terserahlah. > Yang penting dengan percaya bahwa > Dia Ada, saya sudah merasakan > nikmat nya di dunia ini, ketika > malam berdoa kepada Nya, sambil > menitikkan air mata. Biarpun anda menitikkan airmata sampai dua emberpun tidak akan menjadikan Tuhan yang tidak ada itu menjadi ada. Kalo memang ada, tentu semua orang bisa menyaksikannya tanpa perlu menangis dan tanpa perlu percaya. Coba tuh, nonton filem superman, anda mau percaya atau tidak percaya tetap aja superman dilayar filem itu terbang ke-mana2 membuktikan keberadaannya padahal tidak pernah ada !!! Lhaaa... Superman yang sudah membuktikan keberadaannya sekalipun terbukti tidak ada karena cuma bayangan angan2 dilayar putih saja, APALAGI cuma Tuhan yang bukti bayangannya juga tidak pernah ada bagaimana bisa dianggap ada ???? Udah lebih dari 2000 tahun manusia gagal membuktikan adanya Tuhan, sebaliknya sekelompok manusia yang sangat cerdas justru berhasil membuktikan bahwa Tuhan itu hanyalah kepercayaan ciptaan angan2 manusia. Oleh karena itu, demi kedamaian hidup semua pihak, sebaiknya distop untuk membicarakan tentang Tuhan, kalopun anda percaya keberadaannya, cukup untuk anda sendiri, dan jangan dipropagandakan apalagi dengan cara2 memaksa dengan teror agar orang lain ikut mempercayainya. Kenyataannya, urusan percaya Tuhan ini telah banyak melanggar HAM, alangkah indahnya hidup ini kalo kita semua memelihara tegaknya HAM katimbang memaksakan hal2 yang anda sendiri tidak pernah bisa membuktikan bahkan nenek moyang anda lebih dari 2000 tahun gagal membuktikan keberadaannya. Anda percaya atau tidak percaya, tetap para ahli ilmu pengetahuan berhasil membuktikan bahwa Tuhan, Allah, atau apa anda sebutnya itu adalah fiktif, adalah tidak ada, adalah angan2, adalah ciptaan mereka yang percaya untuk di-angan2kannya. Ny. Muslim binti Muskitawati.
