Salam, Negara syahriah Islam adalah negara setengah surga.Kita semua harus memperjuangkannya dan Pakistan telah mendahului kita secara gemilang.
Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Jum, 27/8/10, muskitawati <[email protected]> menulis: Dari: muskitawati <[email protected]> Judul: -:: Milist NB::- Jangan Percaya TKW Disiksa di-Negara Syariah !!! Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 27 Agustus, 2010, 5:02 AM Jangan Percaya TKW Disiksa di-Negara Syariah !!! Berbagai cara orang2 kafir men-jelek2an Islam, men-jelek2an negara Syariah agar tujuan kita kaum muslimin untuk menegakkan negara Syariah Islam Indonesia bisa digagalkan. Dibawah ini salah satu cara orang2 kafir berkedok sebagai Islam menyebarkan kebohongan2 melalui surat maupun telepon se-olah2 berasal dari TKW yang disiksa di Arab Saudia. Padahal Saudi Arabia adalah negara Syariah Islam yang melarang menyiksa pembantu, melindungi wanita, bahkan melindungi semua umat agama dan juga berlaku adil bagi semua agama. Jadi berita2 tentang penyiksaan TKW, pemenggalan kepala TKW, dan tidak membayar gaji TKW itu semuanya cerita bohong dari orang2 kafir ini yang tidak mau melihat tegaknya Syariah Islam dimanapun. Kita sebagai muslimin janganlah terkecoh oleh issu2 bohong yang disebarkan musuh yang tidak mau melihat tegaknya Syariah Islam dinegara kita. Semoga pemerintah menindak, menangkap, dan menghukum para penyebar issu2 bohong ini untuk dipenjarakan sesuai dengan dosa2nya. Bacalah email dari seorang bapak di Jember yang menjadi ketakutan akibat issu2 bohong yang disampaikan orang2 kafir tentang anaknya yang disiksa di Saudi Arabia. > "dodo_hawe" <dodo_h...@...> wrote: > Pada tanggal 9 maret 2010 lalu anak > saya yang bernama Niken Dewi Roro > kelahiran Jember berangkat ke Riyadh > Arab Saudi untuk menjadi TKI. Satu > bulan kemudian anak saya kontak > menyatakan bahwa dia dijual oleh > majikan Abdull Azis dan juga dia > mendapat siksaan dari majikan yang > pertama maupun yang kedua tersebut. > Setelah itu tidak ada kontak lagi dari > anak saya. Pada saat itu sayapun hanya > bisa berdoa. Sebulan kemudian saya > mengontak Rini TKI asal Cianjur Jabar. > Rini menceritakan anak saya luka parah > pada sekujur tubuhnya, meminta tolong > agar Rini bisa menghungi saya sebagai > orang tua di Probolinggo Jatim. Sebagai muslimin bapak tidak seharusnya main percaya saja terhadap berita baik surat maupun telepon. Karena banyak orang kafir yang dengki kepada kita umat Islam sehingga dengan berbagai cara membuat issu2 atau gosip2 men-jelek2an negara Syariah Islam seperti Arab Saudia. Banyak koq cerita2 beginian akhirnya setelah dicheck anaknya itu baik2 saja bekerja dengan gaji besar, hidup berlebihan karena negara Syariah adalah negara yang terbaik didunia sekarang ini. Semua dunia kafir sekarang mengalami krisis ekonomi hanya negara syariah saja tetap maju ekonominya. Jangan kuatir doa bapak pasti terkabul, Niken anak bapak hidup bahagia di Arab Saudia negara junjungan nabi kita Muhammad SAW. Biarkanlah issu2 itu berlalu jangan ditanggapi. Islam paling melindungi wanita, Islam mewajibkan majikan membayar gaji secukupnya tidak boleh dihutang. Orang2 kafir memang sengaja men-jelek2an negara Syariah agar kita umat Islam takut dan tidak membantu perjuangan muslimin di Indonesia yang sedang memperjuangkan negara Syariah. Jadi tenang2 sajalah pak, apalagi telepon itu belum tentu anak bapak yang menelepon bisa jadi orang2 perusahaan pemberangkatan yang lagi cari2 komisi. Di Arab Saudia, hukum Islam dijalankan secara benar, jangankan memukul pembantu, budak sekalipun tidak boleh dipukul. Orang2 Arab Saudia itu benar2 beriman, kasih sayang, jujur, dan melindungi wanita2. Dulu saya pernah naik haji, dan dompet saya berisi uang $75ribu, ternyata dikembalikan kehotel oleh seseorang yang tidak dikenal. Jadi bisa dibayangkan betapa jujurnya orang2 Islam di Arab Saudia itu. Tapi orang2 kafir yang iri hati atas kebahagiaan umat Islam selalu mencari jalan men-jelek2an negara Syariah seperti pembantu yang disiksa, isteri yang digebukin, wanita yang dipenggal kepalanya, masih banyak lagi cerita2 bohong seperti itu yang ternyata tidak benar. Demikianlah, saya yakin anak bapak nanti pulang kaya raya dan bapak akan bahagia turun temurun, semua ini membuktikan betapa baiknya negara Syariah yang kita semua idam2kan. Jadi saya mohon agar bapak janganlah menyebarkan cerita2 yang tidak ada buktinya seperti ini. Kita sesama mulimin harus saling mengingatkan, menutupi yang jelek2, dan menyebarkan berita yang bagus2. Ny. Muslim binti Muskitawati.
