Pak Erwin bagus tulisannya... nah.. begini yang kita harapkan, jadi
buatlah tulisan di milis NB ini yang beriksikan sikap memotivasi dan
bersemangat untuk bekerja (/jangan puisi-puisianlah.. bosan/) sedikit
nich ada tambahan dari saya :

Orang-orang yang sukses berkata : Saya bisa.
Orang-orang yang gagal berkata : Saya tidak bisa.

Orang-orang yang sukses berkata : Penuh percaya diri
Orang-orang yang gagal berkata: Mudah percaya pada nasib.

Orang-orang yang sukses :Berfikiran positif
Orang-orang yang gagal : Berfikiran negatif

Orang-orang yang sukses :Menciptakan kesempatan.
Orang-orang yang gagal : Bertopang dagu

Orang-orang yang sukses :Tidak terlalu cepat merasa puas.
Orang-orang yang gagal : Terlalu cepat merasa puas

Orang-orang yang sukses : Memecahkan masalah.
Orang-orang yang gagal : Terbawa masalah.

Orang-orang yang sukses : Berdisiplin diri.
Orang-orang yang gagal : Menurutkan kehendak hati.

Erwin Arianto wrote:
>
> Kita semua mau untuk sukses dalam karir, dalam bisnis, kepada siapa
> kesuksesan tersebut akan kita persembahkan, untuk kepuasan diri
> sendiri…, sahabat, rekan, dan yang pasti keluarga.
> Kadang kita melupakan peran keluarga yang membantu kita, mendorong
> kita, memotivasi kita untuk sukses, berawal dari sebuah keluarga
> kesuksesan itu berawal, berawal dari keluarga suatu Negara dibentuk.
> Keluarga yang terdiri dari orang tua, dan anak adalah suatu ikatan
> social terbentuk, bagi saya yang belum menikah, dan berperan sebagai
> anak dalam suatau keluarga, terkadang kita melupakan peran keluarga,
> dari kasih sayang sesame keluarga kita belajar kasih sayang, keluarga
> membentuk karakter kita, keluarga yang baik akan menghasilkan
> pribadi-pribadi yang unggul dan siap bersaing.
> Sering saya membaca, mendengar, bertukar pikiran dengan para sahabat,
> dimana seorang yang sukses telah memiliki harta, jabatan semua telah
> dimiliki, tetapi orang tersebut tidak terlalu peduli terhadap
> keluarga, anaknya yang terkena narkoba, istri yang terlalu sibuk
> dengan kegiatan. Apakah yang di dapat orang tersebut bisa di bilang
> sukses..?
> Menurut pendapat saya pribadi saya orang tersebut adalah orang yang
> gagal, kenapa orang sukses tersebut memiliki jabatan, harta tetapi,
> akan diakui kita lebih sering tinggal di rumah, ketika orang tersebut
> pulang, perasaan tersiksa lah yang akan diterima karena tidak adanya
> kasih sayang, dan saling percaya dalam keluarganya.
> Banyak orang sukses dengan keluarga yang kurang harmonis, justru pada
> akhirnya akan membawa kehancuran pada dirinya, dan kehidupannya,
> karena keluarga adalah factor dalam kehidupan kita sebagai manusia.
> Kita tidak dilarang untuk sukses, tetapi membina keluarga yang baik
> adalah lebih utama dan mulya. Jangan kita menghidupi keluarga kita
> dengan cara-cara yang tidak baik karena percaya atau tidak, dimulai
> menafkahi keluarga dengan cara-cara yang kurang terpuji, dari hasil
> korupsi, mencuri, menipu dan hal-hal yang lain kurang baik, akan
> menghasilkan keluarga yang tidak baik juga.
> Menafkahi keluarga dengan cara yang halal, kemungkinan terbesar akan
> menciptakan keluarga yang baik. Membina keluarga yang baik tidak hanya
> kita mencukupi seluruh kebutuhan materi, Walaupun diakui karena kurang
> materi pun dapat menghancurkan keluarga juga.
> Tetapi selain kebutuhan materi, keluaga akan terbentuk dengan baik
> jika sesame angggota keluarga dapat berkomunikasi dengan bebas,
> kebebasan mengeluarkan pendapat sehingga seseorang dapat menunjukan
> jati dirinya dengan baik dan dapat berkembang, rasa peduli sesame,
> saling mendukung. Memang pengungkapan akan lebih mudah, di banding
> dengan keadaan sesungguhnya.
> Penanaman norma-norma agama, dan masyarakat yang baik, akan sangat
> bermanfaat terhadap pembentukan pribadi yang baik. Bila dalam keluarga
> terbiasa dengan saling mengyayangi dan mendukung, saya yakin akan
> menghasilkan individu yang optimis dan sukses, jika keluarga saling
> menyayangi dan memaafkan , maka akan menghasilkan pribadi yang baik,
> dan mempunyai toleransi yang tinggi. Selain keluarga biologis yang
> kita miliki, kita juga memiliki keluarga lainya, komunitas bisnis,
> komunitas kantor, komunitas milist dan lainya.
> Hal tersebut saya ungkapkan berdasarkan hasil pengamatan saya terhadap
> beberapa teman kuliah saya, teman kantor, ketika saya main dan
> berkunjung ke rumah dan rekan saya.. Maka selain kita menginginkan
> kesuksesan karir, bisnis, mari kita mulai sukses keluarga, mari kita
> nafkahi keluarga kita dengan cara yang benar dan halal untuk membentuk
> keluarga yang baik dan sukses. Bila terdapat kata-kata dan pemikiran
> yang salah saya mengharap maaf dari para sahabat. Jika terdapat
> kritik, saran harap ditujukan langsung ke email erwinarianto@
> gmail.com <mailto:[EMAIL PROTECTED]>.
>
> " Orang yang sukses adalah orang yang sukses dalam karir, bisnis dan
> orang yang sukes membina keluarganya "
>
> " Negara yang kuat berawal dari keluarga yang kuat, Pribadi biasa
> sukses lahir dari keluarga yang harmonis"
>
> Terilhami dari keluargaku, dari kelurga kantorku, teman-temanku, dan
> dari keluarga milist semuany.
>
> Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada keluarga
> milis Inspirasi Indonesia yang telah memberi penghargaan yang besar
> "Indonesia Inspirator Award" terimakasih, walau sebenarnya belum
> pantas untuk saya menerimanya dan penyebutan saya sebagai Inspirator.
> Saya pun banyak belajar dari para senior saya bapak Wuryanano, Bapak
> Eko Jalu Santoso, Bapak Agus Syafii, dan Inspirator Lainya.
>
> Dalam Perenungan Malamku, Ingin bermanfaat bagi dunia
> Cimanggis-Depok 2 September 2007
> Erwin Arianto
> Just See my article in Http://erwinarianto .blogspot. com
> <http://erwinarianto.blogspot.com/>
>
>
>
> -- 
> Best Regard
> Erwin Arianto,SE

Kirim email ke