Satu pertanyaan dalam benak saya kenapa ya saat berkendara hampir semua
orang tidak bisa sabar dan santun dijalan raya, sehingga tidak sedikit
kecelakaan terjadi dijalan raya. Melihat gambaran muka pengendara kendaraan
di jalan raya jarang saya lihat wajah ceria pada pengendara, yang ada muka
emosi dan keinginan cepat sampai tujuan.
Hari tepat ketika Azan magrib menggema, saya sedang menepikan
motor hanya untuk menyegerakan berbuka puasa, dengan sebotol air mineral di
campir sirup, dan beberapa buah gorengan pengganjal perut, dan saat
menikmati menu mukaan saya "Gubrak…" saya sempak menoleh ternya terjadi
kecelakaan tepat di depan Univ Pancasila serengseng Jakarta. Seorang
pengendara motor menabrak pejalan kaki. Sehingga anak tersebut pingsan.
Itulah buah dari ketidak hati-hatian dan ketidak disiplin dari
pengguna jalan raya, telah banyak korban berjatuhan, mungkin termaksud saya
yang menjadi korban kecelakaan jalan raya karena ketidak disiplin pengguna
jalan raya.
Kenapa sih kita selalu ingin terburu saat kita berkendara,
apakah karena kendaraan kita bagus dan dapat dipacu dengan kecepatan yang
tinggi, yang memacu adrenalin kita. Terkadang kita tersinggung bila kita
dibalap oleh kendaraan lain yang mendahuli.
Kenapa kita tidak pernah mau belajar untuk lebih tertib dalam
berlalu lintas, padahal telah banyak korban berjatuhan di jalan raya. Media
masa juga telah menyebut banyak nya jenis dan jumlah kecelakaan lalu lintas.
Kenapa kita tidak mau menahan diri saat kita berkendara.
Hanya pendapat dari saya yang kurang berilmu, kalau kita bisa
tertib dalam berkendara sangat indah, nyaman dan aman. Kalau saja
motor-mobil tidak berkendara ugal-ugalan dan kebut-kebutan. Andai saja tidak
berkecepatan tinggi dan mematuhi rambu, mungkin kita akan lebih aman di
jalan raya.
Satu hal yang saya sedikit sesalkan adalah saat terjadi
kecelakaan, banyak orang yang sering mengambil kesempatan dalam kesempitan.
Dengan meminta ganti rugi yang tidak sewajarnya. Yang saya bingung saat
terjadi kecelakaan lalu lintas banyak orang hanya menonton terjadi nya
kecelakaan, tanpa mau membantu hanya malah membuat macet saja.
Dan terdapat hukum lalu lintas yang menyebalkan dimana bila motor atau mobil
menabrak pejalan kaki walaupun pejaalan kaki yang salah tetap motor atau
mobil yang disalahkan. Saat motor yang ugal-ugalan di tabrak mobil kenapa
mobil yang disalahkan ya. Dari mana ya aturan yang salah kaprah itu terjadi.
Dimana keadilan saat terjadi kecelakaan terjadi.
Mencoba melaporkan kecelakaan kepada aparat kepolisian, tidak akan
menyelesaikan masalah, yang terjadi UUD, ujung-ujungnya duit. Bila terjadi
kecelakaan kita terkadang terkena pemerasan oleh oknum polisi. Makanya kalau
bisa jangan sampai berurusan polisi deh bisa keluar uang lebih banyak. Kapan
dong polisi bisa berubah.
Jadi dari pada kita terkena masalah dari kecelakaan lalu lintas lebih baik
kita hati-hati dan sabar dalam berkendara, mari terapkan safety riding dalam
berkendara. Agar tidak merugikan semua pihak. Dan tidak bosan-bosannya saya
mengajak para sahabat untuk dapat berkendara dengan tertib.
"Ketertiban dalam berkendara mencerminkan kepribadian pengendaranya"
"Yok kita tertib di jalan raya, dan saling menghargai antara sesame pengguna
jalan raya, kita ciptakan kenyaman berkendaraa"
Dalam perenunganku, Bermimpi berkendara dengan aman dan nyaman
Cimanggis-Depok 26 Agustus 2007 21:08
Erwin Arianto
Buka blog saya di http://blogerwinarianto.blogspot.com
--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
Internal Auditor
PT.Sanyo Indonesia
Ejip Industrial Park Plot 1a Cikarang-Bekasi
--------------------------------------------
See my Article On http://blogerwinarianto.blogspot.com/