Kemajuan teknology dan budaya instant telah merubah kebiasaan masyarakat
kita kini menyebabkan hilangnya budaya sabar dalam masyarakat saat ini.
Semua ingin cepat tidak mau menunggu lama. Ada sisi positif dari kemajuan
ini, dan terdapat hal negative dari hal ini.

Salah satunya ketika kita mengejar kesuksesan, dimana saat ini kesabaran
menurut saya adalah hal yang langka terdapat pada pribadi para sahabat. Saat
seseorang ingin mengejar sukses, terkadang mereka ingin cepat sukses, dan
sukses identik memiliki banyak harta dan berkecukupan, sehingga saat
hilangnya sifat sabar, akan dapat menimbulkan budaya korupsi, budaya suap,
dan lainnya.

Ketika pelajar ingin pintar, karena budaya instant mereka cenderung tidak
mau belajar, dan saat ini kecenderuangan para pelajar berfikir hanya tujuan
akhir, sehingga saat ujian mereka mencontek, agar nilai bagus dan mendapat
IP yang bagus, banyak oknum pelajar ketika masuk seleksi dunia kerja kurang
skill nya karena mereka terbiasa mencontek, dan hanya mengejar nilai.

Hilangnya kesabaran dapat dilihat juga meninggkatnya tingkat stress di kota
karena mereka tidak bisa menerima saat tertimpa musibah, yang terdapat dalam
pikiran mereka, bagai mana menyelesaikan permasalahan secepat mugkin, dan
tidak sabar menjalani, menerima dan mencari solusi atas apa yang terjadi.

Saat ini orang cenderung mementingkan hasil akhir yang cepat, dibanding
dengan proses terjadinya sesuatu. Karena budaya instant yang menghasilkan
pribadi-pribadi yang mementingkan hasil dari pada proses.

Dalam islam diajarkan bahwa jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu,
kenapa saat ini kesabaran sudah hilangya. Ketika kesabaran hilang pada diri
pribadi yang terjadi adalah masalah kecil akan terlihat besar.

Ketika seseorang tersinggung sedikit, dan orang itu tidak sabar maka yang
terjadi adalah perkelahian, mulai dari adu argument dan sampai bentrok
fisik. Sering kita lihat bentrok pelajar, perkelahian mahasiswa, tawuran
antar kampong, berawal dari hal kecil dan hilangnya sifat sabar dari diri
seseorang.

Dengan sifar sabar dan tenang kita bisa melihat solusi dari masalah yang
kita hadapi, dan cenderung kita bisa menyelesaian masalah tanpa masalah.
Ketika kesabaran hilang, kita tidak bisa berfikir jernih, dan solusi yang
ada tidaklah optimal dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Terkadang
solusi yang kita ambil jauh dari apa yang kita harap, terkadang malah
membuat masalah baru.

Sabar tidak berarti pasrah menerima keadaan tanpa berbuat sesuatu untuk
memperbaiki keadaan yang ada. Sabar adalah menerima keadaan dengan memikir
kan solusi yang terbaik, dan menikmati proses perbaikan, dengan mengevaluasi
solusi yang ada untuk mencapai hasil akhir yang maksimal.

Dengan mempunyai sifat sabar kita bisa menjadi pribadi yang menyenangkan dan
berkharisma. dan dengan sabar kita bisa menyelesaikan masalah dengan solusi
yang tepat. Dan kita tidak hanya memikirkan hasil akhir, kita juga menikmati
proses terjadinya. Jadi tidak ada salahnya kita bersikap sabar. Walau memang
mencoba menjadi sabar adalah hal yang luar biasa susah, tetapi bukan tidak
mungkin. Dengan ini saya mencoba mengajak sahabat berlatih memiliki sifat
sabar dan tenang. Untuk kehidupan yang lebih baik, dan bersabar untuk meraih
kesukesan.

" Kesuksesan adalah proses yang tanpa henti, kesuksesan bukanlah sebuah
hasil akhir"

" Dengan menamkan sabar, kita bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah"

" Sukses adalah tujuan, akan lebih cepat diraih dengan berkendara sabar "

Dalam Perenunganku, Bersabar mencapai mimpi-mimpi
Cimanggis-Depok 26 September 2007 21:30
Erwin Arianto
Lihat blog saya di http://blogerwinarianto.blogspot.com


-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
Internal Auditor
PT.Sanyo Indonesia
Ejip Industrial Park Plot 1a Cikarang-Bekasi
--------------------------------------------
See my Article On http://blogerwinarianto.blogspot.com/

Kirim email ke