"Hadiah Cinta Untuk Melati" oleh : Ratnadewi Idrus sumber :
http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&action=detail&id=177&cat=2
Bismillaahirrahmaanirrahiim Bergaullah dengan mereka (istri)
secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah)
karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya
kebaikan yang banyak. (QS. An Nisaa' 4:19) Diriwayatkan oleh Ibnu Maajah,
Bab Husnu Ma'aasyaratun Nisaa' Aisyah mengabarkan bahwa Rasulullah Saw pernah
berkata, "Yang terbaik di antara kamu ialah yang terbaik terhadap istrinya, dan
saya adalah orang yang terbaik terhadap istri saya". ***** Dari yang
pernah dan akan s'lalu mencintaimu. Berulangkali kubaca untaian kata di kartu
lebaran yang menutupi parcel itu. Tanpa nama!, Siapa gerangan yang
mengirimkannya? aku tak sabar membuka isinya. Seketika aku terkejut!, karena
semua yang ada di dalamnya adalah sesuatu yang kuimpikan selama ini!.
perasaanku tak menentu, Ya Allah.. bagaimana jika suamiku tahu?! betapa Engkau
Maha Menyaksikan bahwa selama ini aku senantiasa menjaga diri. Kemarin
malam kami sempat berselisih paham, bahkan sempat bertengkar hebat! itu
merupakan peristiwa pertama dalam sejarah perkawinan kami!, seharusnya hal itu
tak boleh terjadi. Aku menyesal atas kesalahanku!.. oh suamiku.. maafkan aku!.
Kemudian aku bergegas mengambil wudhu, shalat dan mengaji, selalu itu yang
kukerjakan jika tak mampu mengatasi diri. Berdo'a dan memohon bantuan Ilahi
Rabbi. "Assalaamu'alaikum warahmatullaah..". suara yang tak asing lagi
menyadarkanku, aku beranjak membukakan pintu, seraya membalas salamnya. Tak ada
rona kemarahan lagi di sana, melainkan senyum ketulusan. Tiba-tiba ia membalas
pandanganku, jadi malu!.. "Ada apa Ummi Syifa?" sapanya ramah, Syifa
adalah nama anak kami yang diberikannya sebagai do'a agar kelak tumbuh menjadi
seorang dokter wanita yang selalu ikhlas mengobati hamba Allah yang membutuhkan
pertolongan. Aku jadi salah tingkah, terbata-bata aku berkata padanya, "Abi
Syifa ja..ngan ma..rah ya..?!". Sejenak kutinggalkan ia,
bergegas mengambil sesuatu yang sedari tapi menghimpit bathinku.
Tiba-tiba air mata ini mengalir, hari ini aku sensitif sekali. Tetapi.. kenapa
Abi Shifa tersenyum?, aku bingung!. "Sengaja kukirim kejutan itu untukmu,
sayang.. sebagai tanda syukurku pada Allah atas kebersamaan yang telah kau
berikan selama ini. Aku sadar kita hanyalah sepasang insan yang punya
keterbatasan!. Kekurangan bukanlah suatu cela melainkan celah yang harus kita
perindah dengan melengkapinya supaya sempurna guna mewujudkan sorga kecil kita.
Atas dasar Cinta pada Allah! kita tak akan pernah lelah membinanya!".
Tangisku semakin deras, ungkapan kebahagiaan namanya, ternyata bingkisan indah
ini dari suamiku sendiri!, betapa sayangnya Allah telah menganugerahiku seorang
pendamping hidup yang berakhlak mulia!, dalam hati aku bertekad menyempurnakan
diri, menjadi wanita shalehah di dunia ini!. "Jazakallah suamiku!" Kuciumi
tangannya seraya mendekap lembut pemberiannya. Seperangkat
pakaian shalat dan gaun muslimah hijau yang indah, Subhanallah.. betapa
bahagia hatiku, ia memberikanku hadiah Cinta di penghujung Tahun ini, Nisa..!".
Nisa tersenyum mendengar cerita Gayatri (sahabatnya), turut merasakan
kebahagiaan Melatinya. Memang tiada ada wanita sempurna di bumi ini!, namun
perhiasan yang terindah itu adalah wanita yang shaleh, yang taat pada Allah dan
suaminya. Demikian pula sebaliknya, laki-laki yang terbaik itu adalah yang
paling baik terhadap istrinya!. Selamat menerima hadiah cinta, Melati!, Semoga
yang masih sendiri akan dianugerahi-Nya kejutan yang tak terduga-duga!. Apakah
itu?! Hmm.. Suami yang berakhlak Qur'ani!, aamiin, Ya Rabbal 'aalamiin.
Billaahi taufiq walhidayah
Wassalaamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh
Ratna Dewi (wiwi_praty, Qalbu)
Yathie
(Laa ilaaha illaa annta subhaanaka inni kunntu minazhahaalimin...Laa haula
walaa quwwata illaa billaahil'aliyyil'azhim)
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.