Cempaka merah bergelanyut manja

Menyapa anugrah yang memancari sinar

Hati yang rindu tak ingin diganggu

Menambah kepenatan jiwa yang beku



Kau katakan kau rindu

Tapi kemana arah anginmu kau tuju

Bukan kearah hati yang kutunggu

Tapi berpaling keketerpakasaan itu



Kenapa tidak kau beri bulan semuanya

Kenapa harus kau bagi denganku juga

Tak teringini tetapi selalu ada

Dan untukku,

Tak selalu ada tapi teringini

Entah bagaimana rasa ini terbaca

Karena ku tak tau apa-apa



"Terbaca dengan keanehan…"



November 25, 2007


-- 
Regards,
Hapsari Wirastuti Susetianingtyas

See my blog on :
www.napasbidadari.blogspot.com
Also see my blog on :
www.napasbidadari.multiply.com

Kirim email ke