kalo di runtun begini :
Mas Agus hanya sekedar memberikan pembekalan, thx sebelumnya, saya pribadi
membaca nya dan sangat berguna untuk saya.
Mbak Euis melihat ada teman yang cocok banget dalam bercerita dan berbagi
artikel khusus nya yang bersifat religi, maka ada lah kontak milist.
Mbak Azizah lagi sensi...nggak tau kenapa, mungkin lagi banyak kerjaan, jadi
yang sebetulnya nggak nyenggol tapi merasa kesenggol, padahal kan nggak ada
yang bermaksud apa-apa, mbak azizah tenang dulu yaaa...ingat nggak ada yang
bermaksud apa-apa ke mbak azizah
Welly,fabian,andi ya...sehubungan sobat ma m azizah masuklah komentar2 yang
sebetulnya siiihhh...support, tapi agak emosi kali ya...
Jadi nggak ada yang salah.....Justru yang paling benar mas Agus, yang sudah
meluangkan waktu untuk mengingatkan kita, mungkin ada yang tidak sepaham, mohon
maaf, kan ini milist umum, bukan nya kalian sendiri yang bilang begituuuu....
Jadiiiiiii be a positive person lah...satu sama lain.
kalo di ambil positif nya dari sahut-sahutan ini jadi ada acara pertemuan
yaaa....jadi asyik kan....kata AA Gym nasi udah jadi bubur, tapi gimana Bubur
yang ada bisa jadi bubur spesial, bubur ayam,bubur seafood dlll, pokoknya yang
kalo di santap reme2 jadi nikmat, perbedaan bukan untuk di jauhi tapi untuk
disikapi.
Semua pada pinter2 jadi jangan sia2kan milist ini untuk nambah pengetahuan,
ada yang bilang untuk tau dunia...bener...ada yang bilang boleh apa aja asal
jangan sara..benerrr....tapi ada yang mau mengingatkan sesama saudara se iman
juga bener buanget...
oke ya...selamat arrange pertemuan nya....semoga lancar, inget juga lagi
musim ujan jadi jangan jauh2 perginya....he...he..
salam
Endang
Perhatian: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan.
best regards,
Endang
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!--- Begin Message ---
to Euis, elo ngga perlu minta maaf... ngga ada unsur pelecehan suatu agama atau
kepercayaan dalam kalimat dalam email2 sebelumnya
to Andy : ada baiknya elo hati2 dalam penggunaan kalimat, dan bisa lebih dewasa
dalam pemikiran maupun pengucapan, apalagi ini forum umum, harap tunjukkan
kedewasaan sikap.
----- Original Message -----
From: Euis
To: [email protected]
Sent: Tuesday, December 04, 2007 2:35 PM
Subject: Re: ~Milis NB~ Sholat Tahajjud Sebagai Terapi Kejiwaan
Maaf saudara Andi, secara Anda menulis komentar di atas emailan sy. Jika
penyebar SARA yg Anda maksud itu adalah sy, SAYA AKAN COBA LURUSKAN DAN
TEGASKAN !
Dalam agama sy, Islam (mohon maaf jika Anda tdk sepaham), semua orang muslim
itu bersaudara. Dan sesama saudara diharuskan/diwajibkan untuk saling
mengingatkan. Sy sendiri akan sangat terbuka dan berterima kasih jika ada orang
yg mau mengingatkan sy ttg kebaikan. Sy di sini bicara bukan sbg seorang ulama
atau ustadzah yg lebih mengerti dlm hal ilmu agama, tp sbg orang biasa yg ingin
belajar dan berbagi ttg kebaikan dgn harapan bisa membentuk pribadi kita
menjadi lebih baik.
Komentar sy ttg shalat tahajjud itu adalah sbg wujud rasa terima kasih sy kpd
pak ustadz karena sudah diingatkan kembali. Sy tdk pernah menentang siapa sj yg
ingin menyebar/berbagi cinta dgn sesama anggota milist (tentunya dlm hal yg
positif), karena sy menganggap itu sbg salah satu bentuk kasih sayang dan jalan
dakwah. Dan sy merasa, sy tdk merendahkan/menyudutkan salah satu agama di
dalamnya, karena sy tau semua agama pasti mengajarkan ttg kebaikan.
Jadi kalau sy dianggap sbg penyebar SARA, TOLONG JELASKAN DI MANA LETAK SARA
DLM KOMENTAR SAYA TADI ! Dan jika ternyata sy terbukti menyebar SARA, maka sy
tdk akan sungkan2 untuk MINTA MAAF kpd rekan2 yg tdk berkenan dgn komentar sy.
Dan Demi Allah, sy tdk pernah ada niat untuk balas dendam apalagi sengaja2
mencari musuh. Dan sy tdk butuh pujian dr orang2 atas emailan sy, karena sy
takut sekali dgn yg namanya RIYA'. Sy di sini semata2 hanya mencari keridhoan
dan pahala dari Allah SWT. Itu saja. Tp jika niat baik sy ditolakpun, sy tdk
akan merasa dirugikan, karena sy yakin sudah ada Malaikat yg mencatatnya.
Paling tdk kebaikan itu untuk menjadi motivasi bagi sy sendiri.
Sekali lagi sy MINTA MAAF kepada siapa saja yg tdk berkenan dgn komentar sy.
Salam,
Euis
----- Original Message -----
From: AnD1 GunaWan
To: [email protected]
Sent: Tuesday, December 04, 2007 1:15 PM
Subject: RE: ~Milis NB~ Sholat Tahajjud Sebagai Terapi Kejiwaan
kayanya makin banyak sarah azhari neh... mao ngebalez ye....
Sincerely Yours,
A n d i G u n a w a n
Accounting Staff
PT. ESHAM DIMA
Jl. Pluit Mas I Blok A No. 1 A
E-Mail : [EMAIL PROTECTED]
Telp : 021-6693113 Ext 411
----------------------------------------------------------------------------
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Euis
Sent: 04 Desember 2007 8:37
To: [email protected]
Subject: Re: ~Milis NB~ Sholat Tahajjud Sebagai Terapi Kejiwaan
Assalamualaikum...
Met pagi semua...
Membaca email ttg pencerahan dipagi hari benar2 menyejukkan hati.
Betul sekali pak Ustadz, tahajjud atau shalat malam lainnya adalah salah
satu terapi kejiwaan. Di mana ketika hati kita terasa hampa, sedang dihimpit
masalah ataupun dlm keadaan senang, tahajjudlah salah satu solusinya. Dalam
situasi yg hening dan sunyi, kita akan lebih khusyu' berserah kepadaNya.
Mengadukan semua permasalahan hidup dan harapan kita.
Namun ketika sifat malas kembali menguasai diri, tdk sedikit pula diantara
kita (termasuk sy) lebih memilih terlena dalam bunga2 mimpi dan melewatkan
malam2 tanpa menyesalinya.
" Jika saja aku tak ketinggalan, niscaya malam-malamku tak terlewatkan.
Kubalik kedua telapak tanganku, ternyata satu tanda, penyesalan di kalbu "
Salam,
Euis
----- Original Message -----
From: agussyafii
To: [email protected]
Sent: Monday, December 03, 2007 6:59 PM
Subject: ~Milis NB~ Sholat Tahajjud Sebagai Terapi Kejiwaan
Sholat Tahajjud Sebagai Terapi Kejiwaan
Ditengah kehidupan yang kian sulit masyarakat dewasa ini akan mudah
terhinggapi oleh penyakit kejiwaan seperti anexiety (kecemasan),
phobia, insomnia, depresi yang berujung pada mental disorder berat.
Maka ada jenis pengobatan, pertama dengan melakukan pengobatan
konvensional misalnya diberi obat anti cemas dan yang kedua terapi
kejiwaan religius (misalnya sholat tahajjud, dzikir dan membaca qur'an).
Berdasarkan penelitian (Hawari, 2004) telah dilakukan studi terhadap
62 orang, orang yang mendapatkan terapi kejiwaan sholat tahajjud lebih
cepat proses penyembuhannya daripada yang menggunakan obat anti cemas.
Proses penyembuhan lebih cepat dilakukan dengan sholat tahajjud mampu
menyembuhkan kecemasan dan menimbulkan perasaan tenang, didasarkan
oleh firman Alloh SWT dalam surat al-Muzzamil 1- 6, "hai orang yang
berselimut, Bangunlah (untuk sholat) dimalam hari, kecuali sedikit
(daripadanya). (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu
sedikit, atau lebih dari seperdua itu, dan bacalah alquran itu dengan
perlahan, sesungguhnya kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang
berat. Sesungguhnya bangun diwaktu malam adalah lebih tepat (untuk
khusyu') dan bacaan diwaktu itu lebih berkesan."
Bacaan sholat tahajjud dimalam hari yang membekas didalam hati itulah
yang mampu menyembuhkan penyakit kejiwaan lebih cepat. Namun yang
paling mendasar didalam sholat tahajjud yang akan menyembuhkan segala
bentuk penyakit kejiwaan adalah sikap pasrah kita kepada Sang Khaliq.
sikap pasrah bahwa tiada penyembuh dari segala penyakit dan masalah
dalam hidup kita hanyalah Alloh SWT semata sebagai penentunya.
Wassalam,
Agussyafii
===========================================
kirimkan komentar tentang tulisan ini di
http://agussyafii.blogspot.com atau sms
di 0888 176 48 72
===========================================
------------------------------------------------------------------------------
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.12/1098 - Release Date: 10/29/2007
9:28 AM
--- End Message ---