Sinok dan gendut merupakan teman kerja di suatu suatu perusahaan. Dikantor itu mereka mempunyai status yang sama yaitu lajang dan mempunyai umur hampir setara. Itulah alasan mengapa mereka mempunyai hubungan sangat dekat. Mereka bukan pula pasangan, tetapi selalu merasakan sepiring berdua, segelas berdua, uangmu adalah uangku, uangku adalah uangmu. Mereka memang dekat tapi tidak pernah sekalipun berbicara mengenai hati.
Gendut merupakan panggilan sayang sinok dan sinok merupakan panggilan sayang gendut. Dulu mereka sama-sama mempunyai pasangan yang kebetulan pula mempunyai almamater pekerjaan yang sama, itulah alasan yang lain yang menambah kedekatan mereka. Suatu hari sinok harus melanjutkan perjalanan hidup di suatu kota yang membuat keduanya berpisah. Tetapi apalah suatu jarak, mereka masih bisa berhubungan walaupun hanya melalui email ataupun SMS. Sering terucap kata-kata kangen dari mereka. Mereka masih selalu bercerita mengenai kenangan indah mereka serta naluri mereka mengenai keadaan masing-masing. Dan setelah 4 bulan tidak bersua, suatu hari mereka bertemu tanpa sengaja. Saat liburan yang panjang itu, sinok habiskan di kampung halaman. Saat pertemuan itu, mereka hanya saling berpandangan tanpa berucap kata-kata. Tanpa sentuhan dan tanpa apapun dan hanya berpandangan. Sinok sempat heran kenapa gendut masih bersama mantannya itu begitupula dengan gendut yang merasa heran kenapa sinok masih jalan dengan mantannya juga. Dan pertemuan itu hanya diakhiri dengan saling tersenyum dan merasa keheranan. Selang beberapa hari, mereka bertemu kembali disuatu acara pernikahan teman mereka. Saat itu, sinok mendekati gendut dan berkata "Katamu kamu kangen sama aku, kamu sebenarnya kangen nggak sih" bisik sinok, dan dengan berbisik pula gendut menjawab "Aku kangen sama kamu, tapi lihatlah posisi kita sekarang". Mereka saling berpandangan sejurus kemudian tertawa terbahak-bahak karena pertanyaan dan jawaban yang sangat konyol itu. Mereka sedang menggandeng pasangan masing-masing tetapi mengapa mereka membicarakan mengenai hati. Entah, apa yang dipikirkan pasangan mereka masing-masing melihat tingkah laku sinok dan gendut. Terinspirasi dari : Dilarang membicarakan hati karena dengan itulah kita berbagi -- Regards, Hapsari Wirastuti Susetianingtyas
