ANTARA SURGA DAN MADAME SYUGA
Dear Friends, Berikut SEBAGIAN tanya-jawab tentang topik SURGA DAN MADAME SYUGA yang berasal dari milis <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. Semoga bermanfaat bagi rekan2 lainnya. (Leo) +++++++++++++ POSTINGAN MAS A: BIDADARI SURGA OR SYUURRGA Numpang posting yah Pak Leo... Bidadari Surga.. he he he.. nyam nyam nyam, gleks... upps... astagfirullah... istigfar mas... Istilah Surga penuh bidadari memang menggiurkan... cantik cantik... sexy sexy... wuihhh... siapa sih yg nggak mau... mau dong... mau dong... (begging mode: ON). Itulah mengapa di Surga disebutkan banyak bidadari... semua orang menginginkan... eit kata siapa... ha ha ha... Mbak yg di pojok itu marah2... nggak adil - nggak adil... kalo laki2 dapet bidadari kok saya nggak dapet bidadara... Pokoknya nggak adil... ha ha ha ha ha ha... surganya mbak itu adalah jadi bidadari... yg nanti melayani laki2 kata si om itu yg berambut kribo .. Emoh... aku emoh... kalo gitu aku nggak mau masuk Surga ah... emoohhh... Yah memang banyak berita2 textual yang tertulis di kitab suci, yg seolah2 janggal bagi sebagian orang... yang kalau tidak dipahami dengan jernih, alih2 menjadi petunjuk malah membuat pengikutnya menjadi absurd dan bertindak tanpa menggunakan akal sehat... seperti misalnya potongan2 ayat pada Al Qur'an mengenai bidadari yg banyak dibahas tempo hari... kalau masih otot2an mulut, eh bukan deng... otot2an jari.. masih seru dilihatnya... tapi kalo udah pake otot kawat balung besi... ha ha ha... bisa rame deh... Hal ini terus berulang... bertahun-tahun... entah ada apa yg salah..., baik antar umat beragama, maupun antar umat yg seagama... terus begitu... menghabiskan energi... sampai kita lupa hal yg paling hakiki dalam beragama... perkembangan jiwa kita menuju Tuhan. Apakah Tuhan mengajari untuk memupuk rasa dengki dan kebencian.... Hmm... baiklah... untuk sekedar menghilangkan rasa penasaran aku coba2 gali apa maksud ayat Al Qur'an mengenai bidadari tersebut -ha ha ha, sok tau mode: ON. - Nabi2 itu diutus untuk membimbing manusia kepada jalan keselamatan... untuk itu mereka pasti dibekali pengetahuan, rasa, logika, dan kekuatan hati untuk bisa menyampaikan petunjuk Tuhan tersebut agar bisa diterima, dimengerti dan dipahami oleh manusia pada masa itu sesuai jamannya... Jaman Arab sebelum Islam digambarkan sebagai jaman jahiliyah, jaman kebodohan; kenapa dibilang bodoh, padahal banyak orang pintar2 waktu itu... karena telalu memperturutkan hawa nafsunya... mengumbar syahwat semaunya.... wanita pada masa itu digambarkan tidak lebih dari pemuas sex belaka, kalo tidak dikubur hidup2 di waktu kecil. Nabi Muhammad datang membawa petunjuk Tuhan, untuk mengubah hal itu demi keselamatan mereka... tentunya petunjuk itu datang sesuai dengan alam fikiran masa itu, sehingga bisa dipahami dan mereka mau untuk melaksanakannya... gambaran Surga dipenuhi bidadari bisa diterima oleh alam fikiran mereka tentang keindahan dan kenikmatan... karena memang hakekatnya Surga itu adalah keindahan dan kenikmatan yg tiada batas. Dengan itu perlahan2 mereka bisa di"giring" untuk mengikuti petunjuk Tuhan menjadi manusia yg beradab; kemudian ditanamkan di dada mereka kecintaan kepada Tuhan, sifat ikhlas, kasih sayang tanpa pamrih, dan kecintaan terhadap sesama manusia... Kemudian ketika Cinta kepada Tuhan itu telah melekat, seluruh hidupnya akan diabdikan untuk melaksanakan tugas/suruh/perintah Tuhan di dunia... yg diinginkan adalah ridhoNya... yg diharapkan adalah perjumpaan denganNya... kekasih bertemu dengan terkasih. Disitulah Surga... rindu dendam yg terpuaskan... di sinilah baru terwujud ungkapan orang Islam "Innalilahi wa inna ilaihi rojiunn" sesungguhnya semua berasal dari Allah dan akan kembali kepadaNya. Balik lagi ke pertanyaan mbak yg di pojok tadi... di surga ada bidadara nggak... ha ha ha. ha... Ya ada mbak.... kalo yg laki2 dapat bidadari kalau yg perempuan dapat bidadara... kalo yg laki2 72 bidadari kalo yg perempuan 72 bidadara... he he he... bidadari itu akan istilah aja... bisa juga diartikan belahan hati, belahan jiwa... atau sesuatu yg sangat kita kasihi... hmmm... sekarang mungkin masalahnya adalah pengambaran kita mengenai kehidupan di Surga itu bagaimana saja yg berlainan... Teks2 tertulis di kitab suci itu kan disesuaikan dengan alam fikiran masa itu.. kita yg mempunyai akal budi kan bisa menangkap maksudnya, ruhnya... sehingga bisa selalu up to date. Air itu dari dulu kan memang begitu, nggak berubah2 bentuknya, cuma kalo orang dulu hanya menerjemahkan air sebagai makan/minum atau alat untuk bersih2 orang sekarang bisa lebih jauh lagi, sumber tenaga listrik misalnya. Kembali ke laptop... Dalam konteks agama Islam, kalo di Al Quran itu kan ada ayat2 yg muhkamat, yg artinya jelas, tidak perlu penafsiran, ada yg mutasyabihat, yg bersayap, yg proses memahaminya adalah penafsiran itu sendiri... kehidupan di surga itu sesungguhnya bagaimana kita sendiri kan tidak tahu... Nabi2 menggambarkan kan memakai bahasa yg bisa dimengerti... Bagi kita pada umumnya penggambaran seperti itu mungkin cukup bisa diterima, tapi bagi yg lain, yg mendalami hal-hal spiritual mungkin tidak cukup memuaskan. Kalau dipaksakan kok nggak klop, rasanya kok nggak sreg; di sini lah peranan ulama sebagai pewaris nabi untuk menjelaskan maksud dari ayat2 tersebut... Duh siapa yah yg bisa menjelaskan :(( Aku bukan ulama, ndak punya kapasitas untuk itu... tapi aku yakin di milis ini banyak yg paham... jadi ok aja yah, kalo salah di koreksi... Surga itu adalah puncak kenikmatan tertinggi, di mana seorang kekasih bertemu dengan yg dikasihinya, bisa dibilang bertemu, bisa juga bersatu, bisa melebur... hi hi hi... emangnya besi... Kerinduan yg bersambut... perjalanan panjang mata air yg menemukan muaranya di lautan... Ada sebuah riwayat yg menyebutkan bahwa kenikmatan tertinggi dari penghuni Surga adalah "melihat Wajah Tuhannya"... bagi orang spiritual... ketika ruh/spirit itu telah berpisah dari jasad... maka tak ada lagi yg namanya gender... tak ada itu jenis kelamin... tidak ada laki2... tidak ada perempuan... tidak ada 1/2 laki2 atau 1/2 perempuan... yg ada itu hanya spirit, kesadaran satu, yg "bergerak" seperti magnet mencari kesadaran induknya tempat dia berlabuh... Seperti anak ayam yg merasa nyaman dalam dekapan induknya... Dalam teks Al Quran ada disebutkan mengenai penciptaan Adam as(sebelumnya maaf bagi yg tidak berkenan).. "Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud" Ada juga mengenai kejadian di akhirat, ketika manusia dikumpulkan bersama para malaikat, di situ manusia disebutkan sebagai ruh.. "Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf- shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar." "Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat di siang hari, (di waktu itu) mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk " Hhhhhh... Surga dalam kacamata spiritual adalah bertemu ruh dengan Ruh... Ruh itu tidak bergender... laki2 dan perempuan mempunyai ruh yg sama... hanya ketika di dunia menempati wadag/fisik/tubuh yg berbeda2. Maaf kalo banyak yg salah. Salam, (A) +++++++++++++ KOMENTAR SAYA: YANG ADA MALAIKAT DAN _BUKAN_ BIDADARI Ya Mas A, menurut saya memang begitu pengertiannya. Tapi kata2 (bahasa) yang dipakai itu memang TIDAK politically correct, gituh. TERLALU PATRIARKHAL (terlalu berpihak kepada gender maskulin). KITAB2 SUCI Yahudi dan Kristen juga sangat GENDER BIAS. Bias gender itu terlalu mencolok sehingga perlu re-interpretasi dengan kepala dingin. Kita harus jujur mengatakan bahwa MEMANG wanita itu ditempatkan dengan derajad lebih rendah di masyarakat SEMITIK (Yahudi dan Arab). Dan menggunakan perumpamaan yang berasal dari Kitab Suci yang ditulis dalam Bahasa Ibrani dan Arab mau gak mau memaksa kita untuk MEMELINTIR apa yang jelas2 dituliskan sehinga benar2 bisa dimengerti dengan KONTEKS SAAT INI which is menghormati KESETARAAN GENDER. Bahkan Perjanjian Baru yang menggunakan Bahasa Yunani juga tidak luput dari BIAS GENDER itu. Rasul Paulus di Perjanjian Baru menuliskan bahwa wanita2 itu, kalau mau ikut beribadah bersama laki2 harus memakai PENUTUP KEPALA (rambut terurai itu katanya gimana gituh, bikin malaikat tersinggung, something like that). So, bahkan sampai saat ini wanita2 yang mengikuti tradisi Kristen Tradisional selalu memakai PENUTUP KEPALA (bisa juga topi) kalau masuk acara peribadatan di gedung gereja. Tapi Rasul Paulus itu juga SOK TAHU mengatur rambut laki2 juga. Jadi,... katanya laki2 itu memancarkan kemuliaan Allah, jadi kepalanya itu harus TERBUKA. So,... gak ada pria di Gereja Kristen yang masuk ke dalam Gedung Gereja dengan tutup kepala. Semua tutup kepala itu HARUS DIBUKA. Jadi, bahkan PECI itu termasuk gak boleh dipakai di dalam gedung gereja. Yang boleh dipakai cuma semacam KULUK yang NEMPEL di kulit kepala. Tapi itu BUKAN SYARIAT, cuma himbauan aja dari seorang rasul yang SOK TAU. Dan GALAK juga, benernya. Paulus itu terkenal galak. Non kompromistis. Kalau tentang KONSEP SURGA, benernya itu perkembangan baru. Setahu saya, tidak ada konsep Surga di Perjanjian Lama (sebelum Nabi Isa). Jadi, nabi2 Yahudi pra Nabi Isa itu mengenal kata "GEHENNA" (dunia orang mati/underworld). Orang yang kelakuannya minus itu setelah meninggal akan pergi ke Gehenna; itu tempat segala dhemit dan keturunannya... Sedangkan roh2 manusia bertakwa yang meninggal itu konon akan dikumpulkan bersama "roh2 nenek moyang mereka", sementara tubuh merka dikuburkan di bumi. HARUS DIKUBUR sebab orang2 Yahudi itu percaya akan KEBANGKITAN ORANG MATI. Jadi, mereka percaya bahwa pada AKHIR JAMAN orang2 yang telah mati itu akan DIBANGKITKAN KEMBALI untuk hidup selama-lamanya. Something like that. Karenanya, orang2 Yahudi itu selalu MENGUBUR orang2 mati, gak ada yang dibakar. Dan kuburan itu selalu dijaga dan dirawat dengan baik karena mereka percaya bahwa orang2 yang sudah mati itu akan BANGKIT KEMBALI pada akhir jaman. Jadi, tulang2 itu akan hidup kembali sehingga kuburan TIDAK BOLEH dibongkar. Harus dijaga dan dirawat terus. Orang2 di PERJANJIAN LAMA (pra Nabi Isa) TIDAK mengenal Konsep Surga. So, gimanah ? Berarti kan itu memang KONSEP DOANG. Dibikin doang. Dan BUKAN memang seperti itu dari sononya. Ini perlu dimengerti bagi orang2 yang berpikir bahwa semua nabi2 itu mengajarkan konsep Surga sejak awal mula. Jawabannya TIDAK BEGITU. Konsep Surga itu termasuk PERKEMBANGAN MUTAKHIR. Mulai kira2 sejak Jaman Nabi Isa dan lalu dilanjutkan oleh Nabi Muhammad. Tapi Nabi Isa itu TIDAK BILANG ada bidadari di surga. Dia cuma bilang kalau di dunia sana itu TIDAK ADA pria, dan TIDAK ADA wanita. Just that. Jadi, SEX itu cuma ada di dunia ini saja. Di dunia sebelah sana kita akan seperti MALAIKAT (ANGELS) yang bukan pria DAN bukan wanita. Begitu katanya jelas2. So, kita juga banyak salah kaprah bilang "Angels" itu wanita, itu SALAH KAPRAH. Angels itu malaikat, dan BUKAN bidadari. Angels atau Malaikat itu BUKAN wanita/ pria. Angels are SEXLESS. Dan, in my opinion, enakan memang TANPA SEX. Kalau masih ada gairah sex itu ribet. Rasanya kayak ketarik-tarik buat gimana gituh, pedahal cuma gitu2 aja, kalo udah keluar juga plong aja. Cappe dehh ~!! (Leo) +++++++++++++ KOMENTAR MAS S: SURGA NERAKA BUKAN URUSANKU Tak ada yang salah Mas A, karena seturut apa yang dituliskan demikianlah yang diyakini dan diragukannya, yang dimaui dan yang ditolak dll dualisme yang ada dalam diri manusia termasuk Mas A. Pakai sedikit logika dan perasaan, itu yang namanya teks yang menuliskan Allah sebagai Maha Kuasa & segala Maha, demikian putus asa, seperti kurang pengikut dan tak percaya diri (Maha Tidak Percaya Diri); beliau lupa diri kalau Maha Kuasa kayaknya, sampai mengajak orang-2 yang suka memperkosa dan ber libido liar dengan iming-2 pesta makin gila libido surga. Baru tahu saya kalau yang dimaksudkan untuk mengajak khusus pada waktu itu yang memang berkelakuan seperti itu. Terbayang kasihan kaum perempuan waktu itu, lupa di kasih iming-2 yang jelas ngapain di Surga, suasana bagi kaum perempuan seperti apa. Kebayang mereka ada kerjaan, melihat kaum lelaki main seks terus menerus, karena bidadarinya selalu perawan (habis ditembak utuh lagi, terus menerus) dan tak sempat melirit bekas istrinya di bumi. Bisa jadi kaum perempuan kerepotan membersihkan air mani yang muncrat kemana-mana (karena mainnya di taman Surga, jadi bisa sambil guling-2 dan jengkang-jengking seenak nafsunya), tetapi karena ada sungai yang mengalir jadi pekerjaan kaum perempuan lebih ringan, tinggal dibasuh dengan air sungai madu, tak perlu menimba atau mondar-mandir cari air. Soal imbalan lain yang tidak dijelaskan dalam buku pedoman, tentu harus ditanyakan apakah perlu ada adendum atau diralat supaya klop buat perempuan juga. Kebayang juga, kalau di Surga saja tak jelas statusnya apalagi di Neraka, setidaknya di Surga akan lebih enaklah daripada di Neraka, pastinya lebih enak daripada di neraka dunia. Baru tahu juga, bahwa untuk pria yang suka pria dan wanita yang suka wanita, apa ada surganya ya ? Kalau ada, belum jelas pedomannya. Apa mesti masuk Neraka ? Perlu protes lah. Karena sekarang banyak koruptor, kenapa ya tak diiming-imingi segala harta di Surga, supaya mereka tak menumpuk harta di dunia, misalkan pohon duit, buah emas, kerikil permata, tumpukan deposito dan surat saham dll. Wah-2 pusing saya, mending balik ke bumi saja setelah berimajinasi soal Surga bagi kaum pemerkosa yang bertobat. Yang tak main perempuan dan suka bernyanyi, apa ya tetap dipakai harus main bidadari ? Jaman sekarang ini berlimpah buku, teks-2 yang menginspirasi, tetapi kenapa masih membahas teks membingungkan abad-2 lampau ? Mungkin belum mendapat hidayah untuk membiaskan, mensayapkan, mengembangkan supaya selalu benar apa yang sudah dituliskan. Saya pilih hidup saat ini dan di tempat ini saja. Surga Neraka bukan urusanku. Salam dan terimakasih, (S) +++++++++++++ KOMENTAR PAKDHE WS: DEWI SOEKARNO ITU MADAME SYUGA Salam, Mendingan lihat albumnya DEWI RATNA SARI yang berjudul MADAME SYUGA. Yang sangat syuuur. Album itu dilarang KEJAKSAAN Indonesia tetapi saya dapat beli di Tokyo. Pada waktu itu Dewi sudah berumur 40 tahunan tetapi masih in running condition. Pokoknya bisa dibuat masturbasi sambil membayangkan Anda sebagai Bung Karno. Wasalam, (WS) +++++++++++++ [Leo seorang praktisi Psikologi Transpersonal dan bisa dihubungi di no HP: 0818-183-615. Untuk bergabung dengan Milis Spiritual-Indonesia, please click: <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia/join>. NOTE: Except mine, all names used in the YM / email conversations are PSEUDONYMS.] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
