Sangatlah benar pepatah lama y mengatakan bahwa sebelum kita merasa kehilangan 
seseorang, kita tidak tahu seberharga apa seseorang itu untuk kita, tak peduli 
awalnya seperti apa cinta itu tumbuh. Baik itu kita sadari, atau tak kita 
sadari.
  
 
  Kadang, seseorang itu sangat dekat dengan kita…
  dia selalu ada untuk kita…
  dia y bener-bener bisa buat kita tersenyum ketika kita menitikkan air mata…
  dia y bisa menopang ketika suara tak lagi mampu berteriak…
  dia y menjadi salah satu cahaya terang ketika kita tersesat dalam kegelapan
  dia y menjadi salah satu kebahagiaan terbesar sebelum kita menyadari 
kebahagiaan lain y masih tersembunyi…
  dia y menjadi salah satu alasan mengapa kita harus melanjutkan hidup
  dia y pertama kali membuat kita melupakan seseorang d masa lalu…
  dia y bisa membuat kita merasakan kedamaian y telah lama hilang
 dia y bisa membuat diri kita menjadi diri kita y sebenarnya
  dia y menjadi ruang y cukup luas dengan berbagi banyak hal,  
  bahkan y tak bisa kita bagi dengan orang lain…  
 dia y kita harapkan ada didekat kita saat kita tersenyum dan tertawa...
  dia y kita rindukan disamping kita, karena kita ingin berbagi kebahagiaan y 
kita rasa...
  Tanpa kita sadari… sebenarna… seseorang itulah y benar-benar kita butuhkan… 
seseorang itulah y sangat berarti… itulah cinta y tumbuh tanpa kita sadari dan 
kadang… itu bisa menjadi salah satu kesalahan terbesar kita… “TERLALU PERCAYA 
DAN TERBUKA PADA ORANG Y SAMA…”
  
 
 Kadang, seseorang itu cukup lama kita kenal, namun ketika cinta itu datang, 
dimata dan hati kita, seseorang itu begitu mengagumkan dan membuat kita 
benar-benar tergila-gila. Itulah cinta y kita sadari. Bahkan mungkin, 
teman-teman kita juga bisa menyadarinya dengan menerjemahkan sikap kita atau 
mungkin dari puisi rindu y tertuju buat dia. Dan kadang, meski cinta itu kita 
sadari… kita juga harus melepasnya karena alasan tertentu… menyakitkan emang...
  
 
 Kadang pula… seseorang itu dekat dengan kehidupan kita, namun waktu y 
membuatnya jauh. Itulah cinta y masih terbit meski waktu telah berlalu…  
terpenjara dalam cinta!!!. Mengapa seperti itu??? Apakah karena dia tak membuka 
hati untuk orang lain kah??? Apakah dia ingin terus berputar-putar ditempat y 
sama??? Jangan salah… bukan itu jawabannya. Cinta itu tidak bisa kita atur 
semau kita, karena itulah cinta disebut anugerah meski kadang lebih banyak air 
mata daripada bahagia. Namun, meski begitu, kita masih punya apa y ada dalam 
kendali kita. Terserah kita... ingin membuat rasa itu semakin terang atau 
berusaha meredupkannya perlahan-lahan.
  
 
 Tiga hal diatas hanya contoh... diluar sana, banyak y merasakan cinta namun 
harus melepaskannya pula dengan berbagai alasan meski tak jarang, pada awalnya 
seseorang y harus kita lepas itu adalah seseorang y lama kita tunggu... 
seseorang y benar-benar kita cintai sepenuh hati J
  
 
 Di dunia ini kita ga sendirian merasa sakit. Diluar sana banyak juga y 
merasakan sakit. Entah itu karena calon suaminya meninggal, tunangannya menikah 
dengan orang lain,  perceraian, perselingkuhan, hubungan tanpa restu orang tua 
dsb… We aren’t alone…!!! J Y mungkin merasa lebih sakit daripada kita juga 
banyak… mereka bisa… so, kenapa kita tidak??? J Insya Allah pasti bisa meski 
itu memang sangat tidak mudah J Percaya sama Allah… sesakit apapun itu, itu y 
terbaik dimataNya buat kita. Itu berarti sebenarna kita sanggup menjalaninya 
meski kadang terasa berat dan jalan keluar pasti ada… pasti ada… pasti ada… 
Bukankah Allah berjanji ada kemudahan setelah ada kesulitan???. Janji Allah 
sangatlah benar… Allah itu adil… Allah itu penyayang… semua pasti ada hikmahnya…
  
 
  “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Alam Nasyrah : 5)
 
 
 “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Alam Nasyrah : 6)
 
 
 Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika turun ayat ini (S.94:2-6) 
Rasulullah SAW. bersabda: "Bergembiralah kalian karena akan datang kemudahan 
bagi kalian. Kesusahan tidak akan mengalahkan dua kemudahan."  (Diriwayatkan 
oleh Ibnu jarir yang bersumber dari al-Hasan.)
  
 
 ”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya 
Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa 
kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman 
kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”  (Q.s. al-Baqarah: 186)
  
 
  
 
 “Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia 
berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu 
(manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang 
lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).” (An Naml 62)
  
 
 ”Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan di bumi. 
Ingatlah, sesungguhnya janji Allah itu benar, tetapi kebanyakan mereka tidak 
mengetahui(nya).”  (Yunus :  5)
  
 
 ”Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan 
adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia lah yang 
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” ( Al An'aam : 115)
 
 
 Menata hati y terluka itu emang ga mudah meski kita pernah berkali-kali 
terluka sebelumnya. Luka tubuh karena tertusuk duri saja sakit dan butuh waktu 
untuk bisa kembali seperti semula, apalagi luka itu didalam hati??? Apalagi 
luka itu tak terlihat???. Namun setidakna, dari menata hati sebelumna pasti ada 
pelajaran y dapat d ambil dan bisa menjadi bekal agar luka y baru tak terlalu 
sakit.  
 
 
 ”Kita merasa kehilangan sesuatu, bukan selalu… kita pernah memiliki seutuhna 
sebelumnya… Rasa kehilangan itu ada karena kita menyadari memiliki 
“tentangnya…” entah itu perhatian, waktu, kenangan, senyum, tawa atau y 
lainnya. Jangan tebar senyum bila itu hanya untuk menyakiti orang y kita cintai 
atau orang y menjadikan kita berarti dalam hidupnya… Dan jangan tertawa terlalu 
keras karena itu tetap tak bisa sembunyikan luka, derai dan hampa… so… let it 
flow… ” (c-ya)
  
 
  Lebih baik emang diuji skrg dr pd esok, setidaknya kita punya waktu lebih 
awal untuk perbaiki diri dan Allah sangatlah tahu, kapan waktu y tepat ujian 
itu dberikan pada hambaNya. Semua telah menjadi ketetapanNya… sesakit apapun 
itu… Jadi, mau tidak mau kita harus jalani. Menitikkan air mata…  merasa hampa… 
teriris pedih… itu pasti… namun bagaimanapun juga kita harus bangkit karena 
banyak hal… salah satuna,
  
 
 “KARENA KITA TERLALU BERHARGA DAN KITA LAYAK BAHAGIA MESKI TIDAK DENGAN ORANG 
Y SAMA”  
  
 
 Its okay… dia y menjadi salah satu kebahagiaan terbesar kita… TAPI ITU DULU!!! 
Kenyataannya… sekarang udah berubah!!! Keadaan y sekarang lebih banyak 
menorehkan luka daripada bahagia entah itu alasana apa. Kenyataan kadang emang 
menyakitkan, namun alangkah lebih baik bila kita berpijak pada keadaan y 
sebenarnya daripada berpijak pada harapan y bisa melumpuhkan ketegaran kita 
untuk terus menangis hingga makin sulit menata hati.  
  
 
 Kondisi seperti itu memang sangat tidak mengenakkan. Karenanya, sangat d i 
anjurkan agar kita berusaha untuk survive dan segera keluar dari kepedihan hati 
J. Pasti ada maksud dari setiap kejadian dan ada alasannya mengapa Allah 
mengirimkan mereka menjadi guru dalam hidup kita. Enjoy with our pain emang ga 
semudah teorina, bahkan lebih sulit daripada soal logaritma, namun bila kita ga 
berusaha enjoy, rasa sakit itu akan semakin memuakkan hati dan membuat kita 
lebih terpuruk. Kita menyikapi dengan berusaha mendinginkan hati agar mudah 
melangkah atau membuaikan diri dengan hal y membuat hari-hari semakin hampa itu 
juga tergantung dari kita... itu pilihan kita!!!
  
 
 Dengan curhat padaNya, Insya Allah kita akan merasa lebih baik. Y pasti… Ia 
sudah mempunyai jawaban untuk semua pertanyaan kita dan alangkah lebih baiknnya 
bila kita juga istikharah. Istikharah dilakukan, ga hanya ketika kita bingung 
menetukan lamaran siapa y akan kita terima, sekolah mana y akan kita masuki 
atau pekerjaan ditempat mana y kita pilih, namun juga untuk meneruskan cinta 
atau melepasna???. Sungguh, tak akan menyesal bila kita bermusyawaah dengan 
Allah. Ia y menguasai hati, jiwa raga hambaNya dan dengan mudah Ia 
membolak-balikkan hati kita. Sungguh tanpa pertolonganNya, tanpa kelapangan y 
diberikanNya, tanpa kemudahan y dianugerahkanNya… kita tidak berdaya sama 
sekali.  
  
 
  
 
  “Tidak akan kecewa bagi orang yang melaksanakan istikharah dan tidak akan 
menyesal bagi orang yang suka bermusyawarah dan tidak akan kekurangan orang 
yang berhemat.” (HR Thabrani)
  
 
 “……Ingatlah hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar Ra'd 
: 28)
  
 
 ”Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang 
kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka 
ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan 
bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman 
bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya 
pertolongan Allah itu amat dekat.”  (Al Baqarah : 214)
 
 
  “Dan Kami turunkan dari al-Qur an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi 
orang-orang yang beriman dan al-Qur an itu hanyalah menambah kerugian bagi 
orang-orang yang zalim.” (Q.s. al-Isra : 82)
 
 
  
 
 Rencana Allah sangatlah sempurna. Bila dalam hidup ini kita tidak pernah 
sekalipun diberi ujian, mungkin hati kita akan keras, gersang dan miskin akan 
makna hidup. Mungkin, dari ujian itu juga kita memahami tentang Betapa 
berhargana nilai sebuah kedewasaan.
  
 
 “Kedewasaan itu relatif… ia tak bisa dibeli… ia tak bisa ditukar… ia tak bisa 
digadaikan… namun ia bisa kita temukan dalam proses perjalanan hidup.” (c-ya)
  
 
 Sebenarna, ketika kita membiarkan hati kita untuk mencintai, maka kita juga 
harus menyadari bahwa “Selama apa kita tulus tertawa... selama apa senyum kita 
bisa bertahan... Selama apa kita mencinta... kita pasti akan menitikkan air 
mata.” (c-ya)  
  
 
 Ada waktunya kita mengenggam sesuatu bersama-sama dan diwaktu lain kadang 
genggaman itu harus terlepas. Y pernah dan masih kita punya… itu semua hanya 
titipan Allah… y pernah kita rasakan itu adalah hiasan kehidupan kita… y pernah 
kita lalui itulah y kita sebut kenangan... Y pasti… semua y terjadi karena 
kehendak Allah dan dari guru-guru y telah Allah kirimkan, Insya Allah bisa 
membuat diri kita terasa lebih berharga dan pasangan hidup kita terasa sangat 
berarti.  
  
 
 Jangan biarkan hati membanding-bandingkan kekasih lama kita dengan orang y 
saat ini kita cintai karena keadaan udah berbeda. Mungkin y kita temui saat ini 
hampir sempurna dimata kita, sedangkan kekasih kita y lama masih banyak 
kekurangannya. Tentu saja karena kita mengenal kekasih kita y lama dengan dekat 
itu lebih dulu dibanding y sekarang. Mungkin ditahun dan usia y sama, bisa saja 
mereka pernah melakukan kesalahan y sama. Manusia itu bisa berubah sifatnya, 
jadi alangkah lebih baikna bila kita memandang orang lain, tidak seperti cara 
pandang kita menilainya diwaktu y lalu.  
  
 
 Tiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan y memahami kita dengan prosesnya 
masing-masing dan memperlakukan kita dengan jalan dan cara terbaik dimata 
mereka pada saat itu. Mereka hanya berusaha berikan y terbaik meski kadang 
caranya kurang tepat dan terlihat aneh. Jangan buka kenangan lama bila sudah 
lama menguburnya dan jangan menebar garam pada luka y belum kering. Hidup 
adalah tentang hari ini dan esok… sedang masa lalu hanya perlu sesekali kita 
lihat dan itupun hanya sebagai garis besar agar kita tidak melakukan kesalahan 
atau sebagai acuan agar kita memperbaiki apa y seharusnya. Bila Allah 
memberikan umur y panjang pada kita, kebahagiaan kita d masa y akan kita jelang 
juga tergantung dengan apa y kita putuskan, apa y kita manage dan apa y kita 
lakukan pada hari ini!!!!!!
  
 
 ”Selama apa kita menunggu dan tulus mencinta… Sehampa apa luka hati kita… 
Setulus apa kita berkorban... Kalo tidak berjodoh juga ga akan bisa bersatu… 
Meski masih ada cinta, lebih baik jangan buang waktu untuk menunggu…!!!. Y 
harus kita lakukan adalah berusaha untuk mengakhiri kepedihan itu!!! Y perlu 
dipikir adalah bagaimana bisa bahagia dengan tulus tanpa seseorang itu!!! Dan 
bukan berpikir tentang cara seperti apa y bisa membuat seseorang itu kembali 
menjadi milik kita”  J (c-ya)
  
 
 Kalo jodoh tidak akan kemana J Meski saat ini dia lagi ada dikutub utara, 
meski dia bersama orang lain, dia menikah dengan orang lain dsb… pasti ada 
jalan untuk kembali… Bila Allah berkehendak, pasti akan terjadi.  Tapi… sekali 
lagi… jangan menunggu orang y sedang berbahagia dengan y lain!!! Kita kan juga 
berhak bahagia tanpa luka lama y bisa membunuh dengan perlahan. Apa nyaman jadi 
pilihan???  
  
 
 Seseorang itu pada akhirnya harus kita lepas, bukan berarti kita terlalu lemah 
mempertahankan, bukan berarti kita malang, bukan berarti dia buruk, bukan 
berarti kita terlalu baik buat dia… mungkin memang lebih baik bila tak lagi 
bersama. Dan biladia menikah dengan orang lain, bukanlah dia y memilih namun 
Allah y memilihkan untuknya. Dalam novel berjudul Zahrana karya Kak Abik 
adakalimat y cukup bagus dan sangatlah benar bila “Ideal di mata manusia itu 
belum tentu sama dengan ideal dimata Allah.” Allah lah y lebih tahu mengapa 
kita lebih baik dengan orang y lain. Kadang, pertanyaan kita bisa terjawab saat 
ini juga… kadang beberapa hari lagi… kadang setelah beberapa bulan… dan kadang 
beberapa tahun y akan datang… Allah lah y menetapkan kehidupan, kematian, dan 
jodoh kita… Jadi, percayakan semuanya pada Allah :-). Berdoa dan ikhtiar itu 
harus, namun semuanya kembali pada Allah karena Ia y menentukan.
  
 
 Sungguh Allah lah tempat terbaik untuk diserahi dan bergantung. Semoga kita 
semua dipilihkan pendamping hidup y terbaik untuk dunia akhirat kita… y bisa 
mengenggam kita menuju surgaNya… y kita cintai dan mencintai kita dengan apa 
adanya… Amin...  
  
 
 ”Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang 
berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang 
kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.” (Luqman : 22)
  
 
  
 
  
 
  Teriring :
 Untuk setiap kekaguman hati y pernah bersemayam…  
  Kutahu, mungkin jalan y lalu hanya sekali aku lewati...  
  Namun maaf… bila ketidaksempurnaan y ku punya…  
  kadang kurang tepat dalam memperlakukanmu...
  hingga ada luka terlantar y tak teringkari…  d hatiku… atau d jiwamu…  
 Thx 4 being my teacher…
 
 
 
 
 Dedicated 4 My Best Friend… AVDW “Karena kamu terlalu berharga…” ;-)
 
 
 
 
 Sweet Home,  20.02.08 / 22.45
 Best Regards,
 
 

  c-yakuw
 www.flacheya.com
 
 
 
 
  “Ketegaran hati seorang penulis terlihat ketika ia berani memilih untuk 
berbagi dengan dunia...  tentang sesuatu...  Y SANGAT DI HINDARINA... SESUATU Y 
MEMBUATNA BISA LEBIH TERLUKA...” (c-ya)
  
 
 
       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke