Menggapai Ridlo-Nya
Oleh : Dede Farhan Aulawi

Sahabat...
Ketika angin bertiup pelan
...dedaunan jatuh tersungkur ke tanah
Tanpa bekas dan tanpa belas kasih
...hangus musnah dimakan rayap dan cacing tanah

Kemudian tumbuh kembali pucuk - pucuk dedaunan baru...
Lalu tumbuh...berkembang...tua...dan terjatuh lagi
Itulah siklus kehidupan alami...
Dan kini pertumbuhan itu sering kita alami...
Meski tidak selalu terukur oleh rentang yang berderet waktu....
...karena umur bukanlah satuan waktu
Tapi kita semua memiliki umur itu

Kita pernah terlahir...
Kita sedang tumbuh...
...atau mungkin ada yang mulai declining
Dan akhirnya kitapun akan tersungkur di tanah merah...
Berhiaskan mahkota papan bernama...."Nisan"

Ntah kapan...angin itu akan menjatuhkan kita
Tapi pasti ....kan kita alami
Kita mencintai kehidupan...
Tapi ada yang sering kita lupakan...
...bahwa kemanapun kita pergi selalu ada yang setia mendampingi....
Dia adalah...."Sakratul Maut..."
...yang siap menjemput kita kapan saja...dan dimana saja
Tidak mengenal ruang...jarak...dan waktu...

Begitu titah diterima dari Sang Maha Pencipta
...maka ....kitapun menghembuskan nafas yang terakhir...
Mesti kita gak tahu....
Apakah desahan nafas - nafas hari ini akan berlenjut esok hari...
Ataukah ini adalah desahan nafas terahir kita...
Karena tidak ada jaminan sedikitpun bahwa esok hari kita pasti masih
bernafas...
Lakukanlah yang terbaik....
Sungguh - sungguh....dan ikhlas....
Allah Maha Tahu setiap amalan yang kita lakukan....
Jangan pernah berharap pujian dari manusia...
...karena pujian itu akan musnah dan sirna...
Lakukanlah semuanya...semata - mata untuk "Menggapai Ridlo-Nya". Amin


http://partimes.wordpress.com
htt:p://alhaddads.ning.com


      Search, browse and book your hotels and flights through Yahoo! Travel 
http://sg.travel.yahoo.com

Kirim email ke