*Salam perkenalan untuk semua!!!* *Saya tidak pandai berbicara, di sini saya mengambil kesempatan mengucapkan* *terima kasih kerana sudi mengundang saya di sini. * *Sebenarnya saya suka dengan penulisan Erwin Arianto....bahasa indonesia * *cantik apa tah lagi dalam puisi-puisi.* ** *Walau apepun kita sebagai manusia biasa tiada terlepas dari cacian, cuma terima * *dengan hati terbuka. Bagaikan batu yang teguh yang tidak tergoyah, demikian * *pula orang bijaksana, tidak goyah di tengah-tengah celaan atau pun pujian.* ** *Sifat sabar adalah penting juga syukur, hati yang penuh syukur, bukan sahaja * *kebajikan yang terbesar, melainkan induk segala kebajikan yang lain.
* On 5/21/08, Erwin Arianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dalam kehidupan kita sehari-hari pasti kita pernah kesal dengan kritik > yang menjatuhkan, atau seseorang yang terus mengungkit kesalahan yang anda > lakukan walau sebenarnya anda telah meminta maaf dan telah memperbaiki > kesalahan yang anda buat. > > Bahkan sang Maha sempurna Tuhan pun sering mendapat cacian dan cercaan dari > orang bodoh dan tidak berakal. maka apalagi saya, anda, dan kita sebagai > manusia yang selalu terpeleset dan salah. Dalam hidup ini, terutama jika > anda seseorang yang selalu memberi, memperbaiku mempengaruhi dan membangu, > maka anda akan menjumpai kritikan-kritikan pedas dan pahit. mungkin pula > sesekali anda anda akan mendapat cemoohan dan hinaan dari orang lain. > > orang yang tidak menyukai anda, atau orang yang iri kepada anda tidak akan > pernah diam mengkritik anda, sebelum anda masuk dalam liang lahat, menaiki > tangga langit, dan berpisah dengan mereka. Adapun jika anda masih berada > ditengah-tengah mereka maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat > anda bersedih dan meneteskan air mata, atau membuat anda merasa gerah > ataupun gelisah > > perlu diingat orang yang duduk diatas tanah di atas tak akan pernah jatuh, > Adapun mereka marah, kesal kepada anda adalah karena mungkin anda lebih > unggul dari mereka yang menghujat dari faktor kebaikan, keilmuan, tindak > tanduk atau pun harta. Jelasnya anda dimata mereka adalah orang yang berdosa > dan tidak terampuni, sampai anda melepas semua dan karunia yang diberikan > tuhan yang maha kuasa, yang ada pada diri anda. sampai anda meninggalkan > sifat terpuji dan nilai-nilai luhur yang selama ini anda pegang teguh. dan > menjadi orang yang bodoh seperti yang mereka inginkan. > > Oleh sebab itu waspadalah terhadap apa yang mereka katakan, kuatkan jiwa > untuk mendengar kritikan, cemoohan, dan hinaan mereka! Bersikaplah seperti > batu karang yang tetap berdiri meski gelombang yang keras datang > bertubi-tubi. artinya jika anda merasa terusik dan terpengaruh terhadap > cemoohan mereka berarti anda telah meluluskan keinginan mereka untuk > mencemarkan kehidupan anda. padahal jawaban yang terbaik adalah dengan > menjawab melalui ahlak atau kelakuan yang baik. coba acuhkan saja mereka dan > jangan pernah tertekan atas upaya menjatuhkan anda. > > Sebab suatu kritik yang menyakitkan, pada hakekatnya adalah penghormatan > untuk anda, yakni semakin tinggi derajat dan posisi yang anda duduki maka > akan semakin pedas pula kritikan itu. kalau anda tidak berbuat baik, atau > anda hanya diam dan tidak berbuat saya jamin tidak akan ada kritikan yang > ditujukan kepada anda. dan orang yang mengkritik anda biasanya adalah orang > yang paling perhatian kepada anda, mereka akan selalu memperhatikan > tindak-tanduk anda, mempelajari diri anda untuk mencari kelemahan anda. > > Yang pasti anda akan kesulitan membungkam mulit mereka dan menahan gerakan > lidah mereka, yang kita mampu adalah mencoba mengambil sari/makna dari > kritikan tersebut dan membuang ampas dan mengubur dalam-dalam setiap > kritikan yang menjatuhkan. Ada satu hal yang bisa anda lakukan adalah dengan > memperbaiki diri, dan meluruskan kesalahan yang anda lakukan, serta meminta > maaf atas kesalahan atau kekeliruan anda, bila hal tersebut masih menjadi > bahan celaan atau cercaan maka labih baik kita diam, karena melayani kritik > yang menjatuhkan atau cercaan, cemoohan jika kita layani maka akan membuat > anda lemah dan rendah seperti mereka yang suka mencerca dan mencemoohkan > anda. > Satu hal yang anda harus ingat adalah Bila anda menginginkan diterima oleh > semua pihak. terhindar dari cacian, makian adalah sesuatu yang sulit untuk > dilakukan karena kita manusia adalah sumber kesalahan dan kekhilafan,pasti > anda ketahui bahkan tuhan yang maha sempurna pun akan mendapat cacian, > makian dari orang yang bodoh. Jadi tetap tegar dan sabar dalam menghadapi > cemoohan, cacian dan kritik yang menjatuhkan. > > "Tetap Berjalan ditengah Badai Cacian dan Makian, Maka anda akan Mencapai > tujuan dengan gemilang" > > *PS: Kepada seluruh Rekan-rekan Sahabat dengan ini saya memohon maaf jika > ada tulisan saya yang tidak berkenan dan membuat rekan-rekan tidak nyaman. > saya tetap menunggu kritik, saran, Sanggahan, tanggapan atas semua tulisan > yang pernah saya buat, dan tolong setiap kritikan,saran, pertanyaan harap di > kirim langsung ke [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> > > "Disarikan dari buku La Tahzan Jangan bersedih karangan DR. Aidh Al qarmi" > Depok 17 May 2008 > Erwin Arinato > > http://erwin-arianto.blogspot.com/2008/05/menghadapi-cacian-kritikan-yang.html > > > -- > Best Regard > Erwin Arianto,SE > エルイン アリアント (内部監査事務局) > ------------------------------------- > SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY > > > -- Tak guna ada mata kalau tak dapat melihat.Tak guna ada hati kalau tak tahu menilai.......
