ih.. yg ngirim nih email merusak semua kaidah normal yg sudah biasa ada alias text book...
tapi keren juga bo... -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of jimmi Sent: Wednesday, May 21, 2008 3:53 PM To: Undisclosed-Recipient:; Subject: +Nongkrong Bareng Comunity+ entri kata-kata terbaru Kamus Bahasa Indonesia] Kuliah: Seni memindahkan informasi dari buku catatan dosen ke buku catatan mahasiswa tanpa melalui otak kedua belah pihak. Konferensi: Kebingungan seseorang dikalikan dengan jumlah peserta. Ruang Konferensi: Sebuah tempat dimana semua orang bicara, tidak seorangpun mendengar, dan sesudahnya setiap orang bilang tidak setuju. Komite: Individu-individu yang tidak bisa melakukan apa-apa secara individu dan duduk untuk memutuskan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan secara bersama-sama. Kantor: Sebuah tempat dimana kamu bisa rileks setelah menjalani hidup rumah tangga yang berat. Menguap: Satu-satunya waktu dimana sebagian dari para suami bisa membuka mulutnya. Kompromi: Seni membagi kue dengan cara tertentu sehingga tiap orang percaya bagiannyalah yang paling besar. Air mata: Tekanan hidrolis yang dengannya kekuatan tekad yang maskulin dikalahkan oleh kekuatan air yang feminin. Klasik: Sebuah buku yang dipuji orang-orang, tapi tidak dibaca. Senyum: Sebuah garis melengkung yang bisa meluruskan banyak hal. Dst. : Sebuah tanda yang membuat orang lain percaya kamu tahu lebih banyak daripada yang sebenarnya. Pengalaman: Sebutan yang diberikan para pria untuk kesalahan-kesalahan nya. Bom Atom: Penemuan yang mengakhiri semua penemuan. Diplomat: Seseorang yang mengatakan kepadamu "Go to hell!" dengan cara sedemikian memikatnya hingga kamu benar-benar merasa ingin ke sana. Oportunis: Seorang yang akan mulai mandi kalau dia tidak sengaja terjatuh kedalam sungai. Optimis: Seorang yang ketika sedang melayang jatuh dari puncak Monas masih bisa bilang, "Lihat kan. Aku masih belum terluka" Kriminal: Seseorang yang tidak beda sama sekali dengan semua orang, kecuali bahwa dia tertangkap. Boss: Seorang yang datang cepat ketika kamu terlambat, dan nongol siang ketika kamu datang lebih pagi. Politisi: Seorang yang mengguncang-guncang genggaman tanganmu sebelum pemilihan dan mengguncang- guncang keyakinanmu sesudahnya. Dokter: Seseorang yang membunuh sakitmu dengan pil, lalu membunuhmu dengan tagihan. **
