Wie, lo semangat banget neh ari.....Kalo lo nyaranin make agar berbahasa 
Indonesia yang baik dan mendingan, gue mo nanya; nama yang tepat buat nyebut 
cerukan antara bibir ama hidung kayak selokan itu apa namanya? Coba deh lo 
elus-elus sambil mikir...

--- On Mon, 6/9/08, Wi..loe_sableng! <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Wi..loe_sableng! <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: :: Milist NB :: OOT :Berbahasa Indonesialah yang Baik dan 
Benar....!!!!]
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, June 9, 2008, 3:07 PM







 



OOT :Berbahasa Indonesialah yang Baik dan Benar....!!! !]




Stapler adalah benda berguna yang 
sering membantu kita.Mulai dari orang 
kantoran sampe tukang manisan, semua 
merasakan manfaatnya.Kalo sampe ilang 
serasa bencana. 

Orang yang suka minjem stapler dan gak 
balikin, Terancam sanksi sosial berupa 
dicuekin di kantin atau sering 
dipandang curiga kalau dia jalan2 
dekat meja kita. 

Stapler memegang peranan penting dalam 
kehidupan. 

Tapi apa balasan kita? 

Boro-boro menghargai, ngasih nama yang 
jelas aja enggak. Benda malang ini 
telah lama hidup dengan nama yang 
sangat ambigu. 

Kadang memang kita menyebutnya 
stapler, sesuai nama aslinya. Tapi 
nggak jarang kita telah melekatkan 
nama-nama yang kurang terhormat bagi 
pembantu setia ini. 

Sebut saja misalnya CEKREKAN, 
CEPRETAN, JEGREKAN, bahkan ada yang 
menyebutnya CEPROTAN. Keterlaluan 
sekali bukan? 

Benda ini pasti punya nama resmi dalam 
bahasa Indonesia. Masalahnya, namanya 
apa? 
Jawabannya ditemukan dari majalah 
Tempo edisi 6-12, halaman 10, dalam 
kolom surat pembaca. 
Kutipannya adalah: 
"...imbauan kepada seluruh masyarakat 
untuk memperlakukan uang rupiah dengan 
baik, di antaranya dengan tidak 
melipat, mengokot (stapling).. ." 

STAPLING = MENGOKOT 

Dengan demikian aman untuk kita 
simpulkan bahwa ternyata nama resmi 
untuk stapler adalah: PENGOKOT 

Seandainya gue jadi si stapler, 
mungkin gue lebih memilih dinamain 
cekrekan daripada pengokot - entah 
kenapa tapi yang terbayang di benak 
gue saat mendengar kata itu adalah 
sebuah binatang yg suka gigit kabel, 
grogot2 lemari dsb - 
tapiiiiiiii ........ ya sudahlah. 

Mari bersama-sama kita gunakan istilah 
resmi ini, untuk mempercepat proses 
penyerapannya dalam kehidupan 
bermasyarakat. 

Misalnya : 
Di kantor: 
"Boss, ini reportnya perlu dikokot 
atau cukup dimasukkan ke map?" 

Di tukang foto kopi: 
"Bang, gimana seeeh, masa mengokot 
aja nggak becus... kan jadi rusak 
fotokopian gue!" 

Juga saat bercakap dengan teman: 
"Bawel banget sih jadi orang, lama- 
lama gua kokot juga bibir lu... !!" - 


Ahahahahahahahah. ....... 


. 
 














      

Kirim email ke