Jumat, 11/07/2008
Acer ramaikan pasar notebook kecil murah
JAKARTA: Acer meluncurkan produk notebook kecil Aspire One untuk
pasar Indonesia. Aspire One merupakan produk UMPC (ultra mobile
personal computer) pertama dari Acer dan bersaing dengan produk yang
lebih dahulu masuk pasar seperti Asus Eee PC, HP Mininote, MSI Wind,
Zyrex Ubud, Zyrex Anoa, serta Axio Classmate.
Acer mengadopsi istilah yang diperkenalkan Intel dengan menyebut
produk barunya itu sebagai kategori netbook sebagai singkatan dari
Internet dan notebook.
Husen Halim, Senior Product Manager PT Acer Indonesia, menilai
perangkat-akses Internet yang ada belum memenuhi kebutuhan konsumen.
"Akses Internet menggunakan notebook konvensional oleh sebagian besar
konsumen dirasa tidak praktis karena alasan ukuran, sementara jika
menggunakan media ponsel pengalaman Internet seseorang kurang
maksimal sebab dibatasi ukuran layar yang kecil," ujarnya kemarin.
Menurut Husen, Aspire One dibuat untuk memenuhi kebutuhan pengguna
Internet. Acer optimistis netbook akan menjadi solusi tepat dalam
mengakses Internet yang lebih nyaman.
Mengutip data perusahaan riset IDC, Husen mengatakan jumlah pemakai
Internet yang di dunia mencapai sekitar 1,47 miliar, sedangkan yang
memiliki notebook baru sekitar 107 juta. Jadi, menurutnya,
kesenjangan antara jumlah kepemilikan notebook dan pemakai Internet
masih sangat besar.
"Ini merupakan peluang besar bagi Acer untuk mengembangkan pasar
tersebut," tambahnya.
Prosesor Atom
Jika dibandingkan dengan merek lain yang telah mengeluarkan notebook
kecil murah, Acer bisa dibilang agak terlambat. Akan tetapi, produk
yang diberi nama Netbook Acer Aspire One merupakan netbook pertama
yang menggunakan prosesor Intel Atom. Aspire One memiliki layar 8,9
inci, koneksi Wi-Fi, memori RAM 512 MB atau 1GB, dan dilengkapi
dengan sistem operasi Linux Linpus.
Daniel Rustandi, Director Marketing PT Acer Indonesia, menuturkan
Acer menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkan netbooknya karena
perusahaan memiliki pertimbangan agar produk yang dibuat memiliki
kualitas sebaik mungkin dan layak dipakai.
"Produk kami memakai prosesor Atom dari Intel yang membuat netbook
Acer memiliki keunggulan dari merek lain."
Segmen Aspire One akan difokuskan pada pengguna dari kalangan pelajar
mulai dari tingkat sekolah dasar. Dia mengungkapkan produk ini lebih
ditujukan bagi pengguna yang ingin mengonsumsi konten bukan untuk
menciptakan konten.
Daniel menargetkan produk netbook akan berkontribusi 10% terhadap
penjualan Acer dari keseluruhan jenis produk notebook.
Dia mengklaim bahwa pangsa pasar Acer pada kuartal pertama mencapai
39% dari total pasar notebook di Indonesia. Pangsa pasar ini naik 5%
poin dibandingkan dengan kuartal IV/2007.
Menurut data IDC, pasar notebook pada tahun ini akan mencapai 800.000
sampai 1 juta unit.
Acer berharap bisa mempertahankan hasil yang diperoleh pada kuartal
pertama dan kedua.
Pasar notebook di Indonesia, katanya, masih sangat besar karena
mengikuti pertumbuhan pasar. Setiap tahun pasar notebook di Indonesia
tumbuh 30%, sedangkan produk notebook Acer di Indonesia mengalami
pertumbuhan 90% setiap tahun. Kontribusi notebook terhadap
keseluruhan penjualan PC Acer mencapai 60%. (14) ([EMAIL PROTECTED])
peter
"Why do we fall down, Bruce? So we can learn to pick ourselves up
again." Dr. Thomas Wayne