*Kelompok Pencuri Dipimpin Bocah 9 Tahun*
  MOTOR 
PLUS/ISTIMEWA<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/06/17/08483995/kelompok.pencuri.dipimpin.bocah.9.tahun#>
NHK double visor
 
/<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/06/17/08483995/kelompok.pencuri.dipimpin.bocah.9.tahun>
    <http://www.surya.co.id/>
  Rabu, 17 Juni 2009 | 08:48 WIB

*SURABAYA, KOMPAS.com —* Sama-sama suka main Playstation (PS), tetapi juga
sama-sama berkantong kempes, enam siswa SD berkomplot mencari uang dengan
mencuri helm di beberapa kampus.

Anak-anak dari kawasan Gubeng Airlangga ini telah beberapa kali mencuri helm
selama dua bulan terakhir. Saat beraksi di tempat parkir kampus B (Fakultas
Ekonomi) Unair, Selasa (16/6), mereka diringkus satpam dan diserahkan ke
Mapolsek Gubeng.

Pemimpin geng adalah MAA (9) siswa kelas IV. Dua di antara anak buahnya
adalah RKM (12) dan YS (12). Mereka diringkus saat mencuri helm di sepeda
motor milik Ilma Sulistyo (20), mahasiswa FE Unair. ”Begitu tepergok, RKM
secepat kilat melemparkan helm ke MAA. Mereka langsung naik ke sepeda motor
yang dikendarai YS. Satpam bergegas mengejar dan berhasil menangkap mereka,”
ungkap Kapolsek AKP Dwi Eko Budi.

Tiga siswa SD ini diserahkan ke Mapolsekta Gubeng. Kepada petugas, mereka
mengaku berenam. Tiga teman mereka kabur begitu mengetahui MAA, RKM, dan YS
ditangkap. Selain helm milik Ilma, sebelumnya mereka lebih dulu mengembat
helm di tempat parkir motor Fakultas Sastra. Namun, jauh sebelum itu, dalam
dua bulan terakhir, mereka sudah beberapa kali mencuri helm di sejumlah
tempat.

Mereka mengaku menjual helm hasil curian seharga antara Rp 10.000 dan Rp
25.000. ”Uangnya untuk main PS sama-sama,” ujar RKM dengan mimik serius.


   1. Saat beraksi, ada yang bertugas mengambil helm dan ada yang
   bersiap-siap di atas sepeda motor yang mesinnya dalam keadaan hidup.
   Pengambil helm berpura-pura berjalan di areal parkir. Begitu situasi sepi,
   mereka ambil helm dan secepat kilat tancap gas.


Kapolsek Dwi Eko mengatakan akan mengembalikan para tersangka ke orangtua.
Namun, sebelumnya, dua orangtua lebih dulu dipanggil ke polsek untuk diberi
pengarahan. ”Kami tak mungkin menahan mereka karena mereka di bawah umur.
Harus dikembalikan ke orangtua untuk dibina,” ujarnya. *(rie)*


-- 

Q

Samuel Goldwyn  - "I'm willing to admit that I may not always be right, but
I am never wrong." -
http://www.brainyquote.com/quotes/authors/s/samuel_goldwyn.html

Reply via email to