Mourinho Ingin Peluk Ibra
   AFP/ALBERTO PIZZOLI
<http://bola.kompas.com/read/xml/2009/09/14/06185427/Mourinho.Ingin.Peluk.Ibra#>
Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho.
  *Artikel Terkait:*

   - Mourinho: Barcelona Solid, tapi Inter
Jagoannya<http://bola.kompas.com/read/xml/2009/09/14/04111649/mourinho.barcelona.solid.tapi.inter.jagoannya>
   - Ferguson Masih Dendam kepada
Barcelona<http://bola.kompas.com/read/xml/2009/09/14/00480991/ferguson.masih.dendam.kepada.barcelona>
   - Milan Makin Kecewa kepada
Dinho<http://bola.kompas.com/read/xml/2009/09/13/22224371/milan.makin.kecewa.kepada.dinho>
   - Figo: Inter Lebih Baik dari
Barcelona<http://bola.kompas.com/read/xml/2009/09/13/01530482/figo.inter.lebih.baik.dari.barcelona>
   - Ancelotti Janjikan Trofi Liga
Champions<http://bola.kompas.com/read/xml/2009/09/12/05444719/ancelotti.janjikan.trofi.liga.champions>


Senin, 14/9/2009 | 06:18 WIB

 *MILAN, KOMPAS.com* - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho mengaku tidak
merasa dikhianati oleh penyerang Barcelona, Zlatan Ibrahimovic. Ia malah
berniat memeluk mantan anak didiknya itu saat kedua tim bertemu di
penyisihan grup Liga Champions, Rabu (16/9).

Musim lalu, Ibra menjadi bagian penting Inter meraih scudetto. Ibra sendiri
mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Serie-A (capocannoniere)
dengan torehan 25 gol.

Namun, segala pencapaian itu tidak memuaskan Ibra. Pasalnya, selama di
Inter, ia gagal mengecap gelar Liga Champions. Ia kemudian hengkang ke
Barcelona setelah Inter bersedia menukarnya dengan Samuel Eto'o.

Mourinho menjadi salah satu orang yang kecewa melihat Ibra pergi. Ia
mengerti kegundahan Ibra mengenai mimpi trofi Liga Champions. Ia pun sudah
mengusahakan perbaikan skuad supaya Ibra bisa bertahan di Giuseppe Meazza
dan meraih mimpi itu bersama-sama. Toh, Ibra tetap pergi.

Kepergian Ibra tak membuat Mourinho patah semangat menuntaskan ambisi
merajai Eropa. Dengan dukungan finansial dari Presiden Inter, Massimo
Morati, ia mendatangkan bintang-bintang top untuk membuat Inter kompetitif
di level Eropa.

Kebetulan, undian Liga Champions mempertemukan Inter dan Barcelona di Grup
F. Mourinho menyatakan tidak akan mengungkit masa lalu. Sebaliknya, ia akan
memberi sambutan hangat kepada Ibra. Bagaimanapun juga, menurutnya, Ibra
turut andil memberikan gelar scudetto kepada "La Beneamata".

"Saya akan menyambutnya dengan pelukan hangat. Saya akan memeluknya sebelum
kick-off. Namun, untuk 90 menit setelahnya, saya bahkan tak ingin mengingat
namanya," ungkap Mourinho.

"Kami akan menjadi lawan. Namun, saya tak merasa dikhianati. Terima kasih
kepada Ibra karena kami menjadi juara Italia," tambahnya. *(FBI)*


-- 

Q


Mike Ditka <http://www.brainyquote.com/quotes/authors/m/mike_ditka.html>  -
"If God had wanted man to play soccer, he wouldn't have given us arms."

Reply via email to