--- In [email protected], Elaine Sui <elainesu...@...> wrote:
>

> 
> Elaine ada roadshow for 3 months, I hope I can bring more investor to IDX.
> My targets are big institutional investor like Goldman Sachs, DBS, Barclays
> and Berkshire Hathaway. Wish me luck.


Elaine...

Good luck with your road show...
Kepergian anda adalah konfirmasi atas evaluasi kesalahan prediksi saya akhir2 
ini.

Sedikit sharing saja...

Sebenarnya saya mulai beralih dari bear menjadi bull saat anda kekeuh akan maju 
sendiri.

So we're officially enemies now.
http://finance.groups.yahoo.com/group/obrolan-bandar/message/137032

Ke-ngotot-an tsb yg membuat saya menjadi penasaran.
Saya mulai mencari clue, yaitu dr komposisi portofolio.

...long on housing/construction, autos, infrastructure, commodities, and tech 
stocks...
http://finance.groups.yahoo.com/group/obrolan-bandar/message/136138

Dari sector housing (property) tsb lah saya mulai melakukan "investigasi"
Petunjuk itu menjadi lebih terang dg melihat pergerakan CTRA yg "dibanting" 
(hingga 142) terus melaju sendirian.

Asumsinya di sini terjadi "kejanggalan"
Sektor properti secara FA tdk ada faktor pendukung.
Hanya ada sentimen positif bhw SBI cenderung menurun sepanjang th '09.
Tapi kenapa hy CTRA yg naik sendiri?
Seharusnya bicara sektoral atau grup mestinya diiringi saham2 ciputra atau 
property lainnya.
Singkat cerita saya akhirnya tahu ini adalah salah satu strategi rebalancing.
Benernya ada bbrp BD yg melakukan tapi pastinya ada yg terbesar...
Dari sini akhirnya saya tahu view dan asumsi mereka; mungkin dlm hal ini 
"Elaine and the gang"

Fyi...di "dunia perbandaran" yg paling penting adalah sharing info ataupun view.
Dg info yg valid, tinggal teknik dan strategi bagaimana yg perlu diambil untuk 
menyingkapi info tsb.
Simple case...saya merasa harus "menghilang" di milis OB sampe tujuan anda 
(short term) kesampaian...hehehe

Ada beberapa pengalaman berkesan lainnya.

Mungkin masih ada yg bertanya2 tentang "decoupling" BEI terhadap regional 
(asia) khususnya DJIA
Is it true? Hohoho...
Yaitu saat koreksi Dow dari level 82xx sampai 64xx, kenapa saat itu kita tdk 
mengikuti membuat new low?

Hal yg paling penting dipahami adalah mekanisme ttg sebuah crash dari 
perspektif BEI.
Crash bisa terjadi saat ada arus dana yg keluar jauh lebih besar daripada yg 
masuk.
Dan itulah yg terjadi bbrp saat lalu th '08.

Namun untuk kejadian di 1Q09 tempo hari, arus keluar di BEI tdk terlalu 
signifikan, jadinya bear messenger keliatan seperti "macan ompong".
Salah satunya karena tidak ada "amunisi" maupun yg "diboncengi"
Daftar short selling pun tdk kunjung direlease...

Kondisi "dunia perbandaran" di BEI, secara umum banyak Bakal  (BD local) yg 
kalah akibat crash di th. '08.
Cuman ada 1-2 pihak yg sangat berkuasa terutama thd saham2 "peliharaan" mereka.
Dg dana terbatas yg ada, mereka main "tek tok" sendiri untuk bbrp saat lamanya.
Seiring perjalanan, arus dana mulai ada yg masuk walaupun sedikit, lakunya 
global bond RI, TO ISAT, dana pemilu, dst...
Dg kombinasi itu para BD yg berkuasa ini membuat "balancing" portofolio supaya 
keliatan "menarik".
Target mereka adalah untuk menarik dana segar yg lebih besar...

Penjelasannya; dg kondisi yg (katanye) masih suram namun mereka mampu 
menunjukkan performa yg bagus.
Hal ini juga didukung regional yg mestakung bahkan pemilu yg (hingga saat ini) 
relative lancar.
Menurut saya; itulah yg sebenarnya sedang terjadi dengan kenaikan BEI saat 
ini...

Harapannya sekarang...
Semoga pemilu berikutnya juga lancar dan upaya EL (and her team)...mampu 
menarik minat asing untuk masuk dg dana yg lebih besar.

Bisa jadi suatu saat nanti Den BEI benar2 mengalami decoupling bahkan menjadi 
INSPIRATOR bursa asia lainnya untuk naik lebih tinggi meninggalkan Mr. Dow...

Ingatlah...saat tahun `08 dimana mayoritas mengatakan (saham2 dan indeks) BAGUS 
tapi pemilik dana yg memutuskan untuk keluar bisa membalikkan semua penilaian 
tsb...
Semua analis, trader maupun investor TA dan FA yg pro bull dibuat salah semua.

Sebaliknya mungkin di kemudian hari mayoritas mengatakan JELEK tapi pemilik 
dana memutuskan masuk dan beli saham; saham dan indeks akan melaju terus tanpa 
memperdulikan penilaian mereka.
Membuat mereka terus melongo hingga merubah penilaian mereka.
Betoel???


Inilah sekelumit cerita "suka duka" seorang bear messenger yg telah melakukan 
"kesilapan".

Story di atas mungkin cenderung subyektif, hy cocok untuk saya pribadi yg 
semula bearish menjadi bullish.
Segera melakukan koreksi saat semuanya ternyata "berbalik arah".

Akhir kata mohon maaf kalau ada beberapa member di OB merasa  menjadi "tumbal" 
atas kesalahan tsb...

Semoga bermanfaat...



Oentoeng

Story Teller










 


Kirim email ke