Kalau masalah yg ente sampaikan (tergantung Rossi-nya) jelaslah, NO question 
about it…, tapi isunya bukan itu, isunya apakah system Alligator sama aja dgn 
indikator TA lainnya seperti MA,  MACD, etc.

 

Kalau kita lihat sepotong-sepotong, part by part, mungkin iya mungkin tidak…,  
tapi kalau dilihat secara keseluruhan (whole system) jelas BEDA banget. System 
ini memberikan bukan hanya signal buy/sell, tapi memberikan peta yang lengkap 
yg diperlukan seorang trader supaya tidak nyasar. 

 

Meskipun system ini, seperti banyak system lainnya, dibangun berdasarkan MA yg 
mana sering dianggap ‘SIMPLE’ tapi pada kenyataanya ngga sesimple itu…, coba 
aja orang yg bilang system ini simple, suruh bikin satu trading system dari 
nol, belum tentu mampu….,  Banyak system dan indikator TA dibangun base on MA, 
dan semuanya itu dibuat base on 5 simple things, yaitu OHLC+V, lalu apakah 
hasilnya akan sama? jelas ngga akan sama persis, wong beda periode aja hasilnya 
bisa beda kok…, hehe.

 

Sure this system, seperti juga system-system lainnya, bukan MAGIC atau holy 
grail. Tapi as a whole system, IMHO karya si Bill ini sangat layak diberikan 
appresiasi yang tinggi.

 

JT

 

From: obrolan-bandar@yahoogroups.com [mailto:obrolan-ban...@yahoogroups.com] On 
Behalf Of boyz®
Sent: 15 Nopember 2009 1:57
To: obrolan-bandar@yahoogroups.com
Subject: Re: [ob] Re: Chaos analysis - it depend on the man behind the wheels.

 



kayaknya mBah udah mulai fanatik nih sama Bill William and Alligator-nya, 
hehehe....

ane ga ngomong panjang lebar deh, rangkuman aja...
Trading System hanyalah "tools" alias alat...
ang menentukan keberhasilan di market bukan hanya TOOLS, faktor yang paling 
dominan adalah "DIRI SENDIRI" ... mencakup pengalaman, strategy, Money 
Management, Disiplin, dll.

analogi gampangnya, saya kutip dari email saya bbrp bulan lalu dalam menjawab 
pertanyaan salah satu rekan OB.

 

Lagipula, seperti yg saya tulis di milis OB ... Tingkat akurasi tidak 
berbanding lurus dengan persentase gain.  Dalam arti kata, belum tentu metode 
yang mempunyai tingkat akurasi tinggi memberikan persentase gain lebih besar 
daripada metode yang mempunyai tingkat akurasi lebih rendah. As we all knew, 
hal tersebut (persentase gain) juga dipengaruhi oleh banyak hal spt: Strategy, 
Money Management, dll.

Jadi, kesimpulannya... seperti yg telah ditulis Alexander Elder dalam 
bukunya... yang menentukan kesuksesan di market adalah:
-Mind (diri sendiri)
-Money Management (strategy)
-Method (tools)

Sebagai contoh  (analogikan sendiri):
Kalau saya di kasih pakai motor Valentino Rossi, lalu ikut MotoGP ... apakah 
saya pasti menang (finish no.1), at least masuk finish 10 besar lah ... 
jawabnya : Belum tentu !!! jangankan masuk finish 10 besar, nggak jatuh aja 
dalam putaran2 awal udah syukur...

Nah, motor nya Valentino Rossi ini adalah alat/tools ... begitu juga TA or FA 
...
Jangan pernah berharap kita jago mengendarai motor Rossi tsb kalau belum pernah 
/ tidak piawai dalam menggunakannya. ataupun tidak "mengenali" atau "menyelami" 
kelebihan-kekurangan / spesifikasi motor tsb. 
Kalaupun kita sudah menguasai, mengenali, menyelami karakter motor tsb, tapi 
kita kurang ilmu dalam hal strategi di tikungan, teknik manuver, pengetahuan 
tentang sirkuit yg akan dipakai, atau mengalahkan emosi disaat sedang dalam 
tekanan lawan... belum tentu kita jadi "juara".

Banyak faktor yg terlibat... tentunya, Valentino Rossi juga tidak bakalan 
berani or pede balapan motoGP cuma pakai motor bebek / motor biasa. Tetap di 
perlukan "super tools" untuk menang. Tetapi pada akhirnya, faktor yang paling 
berperan adalah : the man behind the wheels. 


Posting ane beberapa waktu lalu, yg menyarankan untuk "fine tuning" tools 
masing-2:
http://www.mail-archive.com/obrolan-bandar@yahoogroups.com/msg174703.html

Sebagai bahan bacaan, posting ane 3 tahun lalu dimilis OB:
http://www.mail-archive.com/obrolan-bandar@yahoogroups.com/msg10527.html

Mudah-mudahan bermanfaat...

Salam,




2009/11/14 jsx_consultant <jsx-consult...@centrin.net.id>

Kalo anda perhatikan, embah HAMPIR tidak pernah menggunakan indicator MA dalam 
grafik2 yg dikirim kemilis.

Tapi Embah menampilkan indicator Buaya dalam hampir SEMUA grafik
yg embah kirim saat ini..

Mungkin ini bisa menjelaskan kekuatan Buaya dibanding MA,
AT LEAST sebagai pandangan pribadi embah...

Embah jadi ingat Film Keanu Reeve tentang COLD FUSION (energi
nuklir dengan tenaga air pada Temperatur Rendah), judulnya
filmnya lupa.

Disini diceritakan: Si Keanu Reeves dikejar kejar karena dia
berhasil menemukan Frekwensi Suara yg membuat FUSI NUKLIR DINGIN
dengan bahan bakar air bisa BERFUNGSI.

Disini embah analogikan Frekwensi Suara adalah MA dan Frekwensi
Suara yg diTEMUKAN si Keanu adalah Buaya.

Spektrum Frekwensi Suara dan MA sih cuman biasa biasa aja
TAPI frekwensi suara tertentu dan parameter MA yg ditemukan
si Keanu dan Si Bill lah yg membuat MIRACLE cold fusion
dan indicator Buaya terjadi.

Frekwensi suara yg ditemukan si Keanu mengakibatkan
COLD FUSION bisa terjadi pada temperatur kamar dan Parameter MA yg ditemukan si 
Bill menciptakan keajaiban BALANCE LINE buaya pada
Teori Chaos dimana harga seharusnya berada jika tidak ada Chaos..

Itulah yg membuat embah tidak pernah pake MA selama ini
tapi pake BUAYA terus saat ini....


--- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, "EnerQi Fahmi Wanto " <wantofa...@...> 
wrote:
>
> Sama but tidak sama, tidak sama but sama. Apa yg mo didebat kalo kategori 
> indicator yg berfungsi sama, meminimalkan loss. Spt pemanah, type boleh mirip 
> ato beda, target  menembakan ke bull eye tetap sama. Lbh mantap kalo bisa 
> melihat kelemahan suatu indicator berubah menjadi kekuatan yg bisa di sharing 
> dimillis.
> Salam sejahtera n damai selalu
> ENERCHI BlackBerry®
>
> -----Original Message-----

> From: jsx_consultant <jsx-consult...@...>
> Date: Fri, 13 Nov 2009 18:56:07
> To: <obrolan-bandar@yahoogroups.com>
> Subject: [ob] Re: Chaos analysis
>
>  
>
>
>
> Embah lagi mau istirahat tapi engga tahan untuk nanggapi:
>
>  Bill William mengembangkan metoda Profitunity berbeda dengan
>  pendekatan Technical bisa, dia menggunakan pendekatan
>  Teori Chaos sebagai dasar dari Metoda Tradingnya...
>
>  Alligator diimplemtasikan dengan menggunakan Simple Moving
>  Average, tapi kehebatan Alligator bukan karena SMAnya tapi
>  keberhasilan si Bill mengemulasikan Concept Balances Line
>  sebagai Line yg seharusnya jika tidak ada Chaos. Line ini
>  didekati dengan SMA dengan parameter khusus/tertentu yg
>  dikatakan oleh Pak Adit.
>
>  Jadi sebaiknya Metoda Profitunity JANGAN diajarkan dengan
>  pendekatan Technical Biasa, karena Maha Karya si Bill William
>  akan jadi terkontaminasi dengan pendekatan TA biasa ....
>
>  Kalo mau ngomongin MA, boleh aja tapi jangan disamakan
>  dengan Concept Alligator si Bill...
>
>  Begitu juga dengan Fractal, sepertinya mirip dengan concept
>  Darvas atau Breakout Support dan Resist, tapi CONCEPT yg
>  mendasarinya lain, yaitu Teori Chaos...
>
>  Membuat Perbandingan antara metoda profitunity dengan TA
>  yg lain tentunya bagus untuk memudahkan tapi jangan sampai
>  mengotori teori asli siBill. Si Billpun berusaha menghilangkan
>  semua indicator TA yg lain dari metoda Profitunity.
>
>  Jadi jangan harap anda akan menemukan indicator TA yg jumlahnya
>  ratusan dalam buku si Bill seperti RSI, Stochastic, SAR,
>  Bollinger band, MACD, Money Flow dll, karena si Bill berusaha hanya
>  menggunakan indicator indicator yg punya dasar Teori Chaos...
>
>  --- In obrolan-bandar@yahoogroups.com 
> <mailto:obrolan-bandar%40yahoogroups.com 
> <mailto:obrolan-bandar%2540yahoogroups.com> > , Mata Dewa Ipat Kalipatullah 
> <kalipatullah@> wrote:
>  >
>  > this post originally posted at:
>  >
>  > http://trend-traders.com/2009/11/chaos-analysis/ 
> <http://trend-traders.com/2009/11/chaos-analysis/>
>  >
>  > Berikut Presentasi dengan menggunakan Chaos Analysis
>  > Bill Williams
>  > Klik untuk mendownload
>  > Chaos Analysis
>  > Saya sarikan hasil gathering tanggal 13 November sebagai-berikut:
>  > 1. Alligator karena pada dasarnya merupakan simple moving average
>  > yang dihitung dengan menggunakan median price (HL/2) maka rule-rule
>  > penggunaan alligator sangat mirip dengan menggunakan rule-rule Moving
>  > average biasa. Seperti contohnya Golden Cross, dan Death cross, atau
>  > bisa ditambahkan bahwa 8 rules dari moving average
>  > 2. Alligator disusun dari Moving average period 13 dengan shift 8,
>  > MA 8 dengan shift 5 dan MA 5 dengan shift , angka-angka ini diambil
>  > dari deret fibonacci. (shift, adalah posisi moving average dimajukan
>  > beberapa bar kedepan)
>  > 3. Yang harus diperhatikan adalah ketika dalam uptrend terjadi

>  > pullback ke “Teeth† dari alligator/ MA 8 maka jika harga closed berada
>  > di dbawah “teeth† bisa memicu terjadinya pembalikan arah.

>  > 4. Jika antara ke tiga MA tersebut saling berdekatan, maka kondisi
>  > saat itu disebut sebagai , Sideways/rangingâ€"> dalam bahasa wave di
>  > sebut correction phase.
>  > 5.Fractal meruapakan indicator breakout, fungsinya hampir sama dengan 
> darvas box. atau support resistance.
>  > 6. AO atau awesome oscillator merupakan crossover dari MA 5 dan 34.
>  > Jika AO diatas nol maka terjadi golden cross, jika AO dibawah nol maka
>  > sebenarnya telah terjadi death cross antara MA 5 dan 34.
>  > 7. AO bisa juga digunakan untuk mengukur divergence antara harga dan 
> indikator. seperti halnya MACD
>  > 8. Wiseman signal 1 adalah, teknik bullish/bearish bar divergence.
>  > Jika disebut bullish bar divergence yang perlu dipegang adalah harga
>  > membuat lower low dari bar sebelumnya , dan closing price bar berada
>  > diatas 50% dari High-low bar saat itu. Jika disebut bearish bar
>  > divergence yang perlu dipegang adalah harga membuat higher hig dari bar
>  > sebelumnya , dan closing price barberada dibawah 50% dari High-low bar
>  > saat itu.
>  > 9. Wiseman signal 2 adalah, perubahan warna pada AO dari merah
>  > menjadi hijau ketika posisi harga dibawah alligator. atau perubahan
>  > warna dari hijau ke merah ketika harga di atas alligator.
>  > 10. Wiseman signal 3 adalah, signal breakout pada fraktal setelah 
> terbentuk W1 dan W2.
>  > 11. Jika ingin digabungkan dengan wave analysis, hendaknya memahami 
> terlebih dahulu konsep-konsep dari wave analysis.
>  > Semoga bermanfaat
>  >
>  >
>  >
>  >
>  >
>  > Kind Regards,
>  >
>  >
>  > Aditya
>  >
>  > Disclaimer:Tabik sujud di kaki Anda semua dan mohon maaf jika ada hal 
> yang belum sempurna
>  > The materialspresented on this website are solely for informational 
> purposes and arenot intended as investment or trading advice.
>  >
>




------------------------------------

+ +
+ + + + +
Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus
kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
+ + + + +
+ +Yahoo! Groups Links











No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 8.5.425 / Virus Database: 270.14.65/2502 - Release Date: 11/14/09 
07:43:00

Kirim email ke