http://www.detikfinance.com/read/2010/01/04/124823/1271179/6/saham-ambruk-bakrieland-buy-back-rp-510-miliar
Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menyiapkan dana pembelian
kembali saham (buy back ) sebesar Rp 510 miliar hingga Februari 2010, menyusul
kejatuhan harga saham lantaran terkena imbas gagal bayar Dubai World.
"Harga saham sudah murah, ini saat yang tepat untuk melakukan buy back ," ujar
Presiden Direktur ELTY, Hiramsyah S Thaib di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI),
SCBD, Jakarta, Senin (4/1/2010).
Menurut Hiramsyah, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp 510 miliar untuk
keperluan buy back tersebut. "Waktunya sejak pertengahan Desember hingga
Februari 2010. Sekarang sudah mulai kok," ujarnya.
Harga saham ELTY ditutup di level Rp 295 pada 23 November 2009. Harga saham
ELTY pada hari-hari berikutnya mulai mengalami penurunan signifikan hingga ke
level Rp 270 pada 25 November 2009.
Rupanya, pada 26 November 2009, Dubai World mengumumkan penundaan pelunasan
utang obligasinya.
Nakheel, anak usaha Dubai World tercatat memiliki obligasi syariah US$ 3,5
miliar yang jatuh tempo pada 14 Desember dan utang lain senilai US$ 980 juta
yang jatuh tempo 13 Mei 2010. Nakheel yang merupakan pengembang properti
terkemuka itu sempat menjadi raja ketika terjadi booming konstruksi.
Limitless, pengembang yang juga anak usaha Dubai World lainnya tercatat
memiliki utang obligasi syariah senilai US$ 1,2 miliar yang jatuh tempo pada 31
Maret 2010.
Perusahaan yang disebut terakhir merupakan pemegang 30% saham di megaproyek
superblock Rasuna Epicentrum milik ELTY. Seiring dengan pengumuman
tersebut,harga saham ELTY mengalami penurunan tajam. Pada 21 Desember 2009,
harga saham ELTY nyemplung ke level Rp 180. Namun seiring dengan agenda buy
back yang digelontorkan ELTY, harga saham ELTY kini sudah merangkak naik ke
level Rp 197 per saham.
Menurut Hiramsyah, saham hasil buy back nantinya akan dilepas kembali ke pasar
dalam dua opsi, yaitu obligasi konversi atau blocksale kepada mitra strategis.
"Nanti saham hasil buy back bisa kita lepas melalui convertible bond (obligasi
konversi) maupun blocksale kepada mitra strategis kita. Kemarin kan kita baru
selesai roadshow ke Eropa, Amerika, dan Timur Tengah," ujarnya.
Forex Trading & Forum, Free Forex Robot , Free Forex Ebook