Salam Sejahtera...

Pada Kamis, 22 November 2007, Data Saham menulis:

> coba aja pak beli POLY dikit2...habis itu lupakan aja buat 6 bulan 
> yad...saat ini dijauhi bahkan banyak yg memaki2, tp saya tetep optimis 
> kelak bakal jadi emas.....

Seperti pernah saya umpakan bahwa berada dalam kubu POLY serupa dengan 
ketika Tentara Merah Uni Soviet dihajar oleh Angkatan Perang Kerajaan 
Ke-Tiga Jerman, maka demikianlah yang terjadi: nasib POLY belum pasti, 
apakah ia akan dihanguskan sehingga yang tersisa adalah kerugian ataukah 
ia akan seperti burung Phoenix.

Ada yang mempertanyakan, mengapa harus bermain apa dengan POLY, 
sementara masih banyak saham-saham lain yang lebih jelas nasib dan arah 
peruntungannya. Jawabannya: karena orang berbedabeda.

Bagi para prajurit Tentara Merah, mungkin lebih baik melakukan desersi 
saja, daripada harus berhadapan dengan prajurit 'gila' dari 
divisi-divisi SS Jerman. Namun sebagian di antara mereka tetap bertahan 
dengan gigih, mempertahankan setiap jengkal Ibu Pertiwi Soviet. 
Sementara itu, sebagian lagi yang kabur ditembak mati setelah diadili, 
berdasarkan perintah langsung Iosif Stalin.

Keadaan POLY memang tidak serupa betul dengan Tentara Merah. Namun bagi 
para petarung (warrior), kemenangan yang hakiki bukan sekadar memenagi 
perang melainkan pada bagaimana peperangan itu dimenangi.

Prinsip demikian -bagaimananya, bukan apanya- hanya cocok dilakukan oleh 
para penanam (investor), yaitu para Tentara Kader, yang melaksanakan 
'pembiakan' keprajuritan melalui pelatihan terus menerus, seperti 
menjadi imani bangsa Viking mengenai Valhalla, ketika mereka secara 
abadi berlatih tempur bersama Odin.

Dengan landasan itulah, seperti pernah saya sampaikan, saham-saham 
seperti POLY tergolong dalam Zona Maut. Mereka tidak cocok dilakoni oleh 
para prajurit tamtama yang baru selesai dididik. Nanti nasibnya sama 
dengan ratusan tamtama remaja yang gugur di Timor Timur.

Waktulah yang akan menjadi saksi, apa yang akan terjadi dengan para 
prajurit yang telah dikirimkan ke kubu POLY. Sampai saat ini, telah 
dalam hitungan bulan mereka bertahan dalam bombardemen berat. Yang 
jelas, mereka didampingi oleh para bintaranya, yang berjuang bersama 
mereka. Itulah hakiki pertempuran: bagaimananya, bukan apanya.

Kiranya kemenangan berpihak pada yang gigih dan berani !


Sharif Dayan
Epitoma Rei Militaris

Kirim email ke