Kita Kutuk dan sumpahin aja oknum Pajak ini, Biar pada kualat On Nov 30, 2007 7:10 AM, Cleopatras Cat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pak HMin betul sekali, petugas pajak sekarang lebih halus. ga terang > terangan. penyerahan uang pelicin dilakukan di taxi biasanya. dengan kantong > plastik hitam. > > mekanisme nya adalah begini: setelah keluar angka restitusi yang menjadi > hak Anda terjadi lha tawar menawar angka final yang sampai di WP. so setelah > angka tersebut disepakati baru terjadi pertemuan ala Costa Nostra tadi. > > jika harga final belum ketemu nego bisa diteruskan via konsultan pajak. > hati hati! banyak konsultan pajak yang lebih pro kepada Dinas Pajak daripada > kepada kita yang notabene clients mereka yang membayar sejumlah fee tidak > murah kepada mereka. > > jika kita terlalu jujur kepada konsultan pajak seperti yang saya maksud di > atas kita pun jadi rugi. Dilemma bukan? aneh bin nyata di negri ini saya > bayar fee tapi konsultan saya bukan di pihak saya. > > kembali ke Thema 'rugi jujur di negri ini'. > > saya pakai 3 konsultan pajak. dari yang pemula. ga nembus. > kemudian yang Mittel. bisa nembus tapi minta circa 30% restitusi nya > dipotong untuk 'tukang tukang pajak' seperti yang Pak HMin sebut itu. > yang kelas berat bilang di awal. potong 50% akan diurus sampai selesai. > Garantie keluar. > > wah. hebat ya. saya minta apa yang menjadi hak saya. tapi harus pula > dipotong untuk orang orang pajak. selama ini bayar pajak jujur itu ternyata > rugi. > > merugikan diri sendiri. ironisch? > > saya bertanya tanya kapan negri saya ini bisa maju. bangkrott malah bisa > jadi. > > nah. kembali ke soal kavling, postingan kemarin. jual kavling memang di > depan notaris kok. tapi orang pajak yang menelpon Anda itu akan tau wah Anda > baru jual kavling gede yaa. logika nya Anda punya duit. nah di sini lha > mereka akan tidak membiarkan Anda tenang sampai terjadi yang namanya seperti > 'uang koordinasi' ba bi bu. > > serem ya negri ini. > > makanya saya kan wanti wanti kalo ada niatan jual apa kek yang nilainya > besar hati hati dengan penelpon yang ngaku ngaku peminat. > > pengalaman saya seumur jagung di negri sendiri mengajarkan saya jangan > jujur kepada orang orang pemerintah. kalo ga mau buntung. karena kalo jujur > rugi nya luar biasa. > > untuk Fall saya pribadi saya lebih rela uang pensiun saya ga dikembalikan > jerman waktu itu. karena saya sudah bisa sekolah gratis di sana dari SMA > sampai S 2. gretong tong tong tong dikasih ilmu. dikasih pekerjaan. toh uang > pensiun dikembalikan. > > nen' schönen Tag! .. have a nice day! > > happy cuan yang banyak semuanya! > > *Halim Mintareja <[EMAIL PROTECTED]> * schrieb: > > Soal pajak.. > > denger-denger..banyak "tukang" pajak (soalnya kelakuannya lebih mirip > tukang daripada petugas) takut KPK > > Mungkin kalau ada temen yang punya kenalan KPK bisa ikutan nimbrug. > > Tukang pajak sekarang takut kalau diperiksa KPK..apalagi kalau ada > bukti tertulis. > > At 03:56 AM 11/30/2007, you wrote: > >Selama petugas pajak berkelakuan seperti penagih utang, selama uang > >dari pajak kita itu masih tidak jelas penggunaannya, selama kebocoran > >dari APBN maupun APBD sebesar kurang lebih 30% itu tidak dianggap > >sebagai suatu korupsi, bagaimana rakyat akan nyaman membayar pajak? > > > >Masy cape2 banting tulang mencari uang, setelah dapat uangnya > >dipajakin, dipakai anggaran belanja dan bocor kurang lebih 30% itupun > >susah dijerat sebab tidak dianggap sebagai kegiatan korupsi. Belum > >lagi adanya pungutan2 tertentu tidak masuk anggaran, mana bisa? Badan > >sosial aja ada laporan pertanggung jawabannya. > > > >Thursday, November 29, 2007, 11:35:10 PM, sbudianaY wrote: > >s> Pajak ooo Pajak kapan anda2 bisa mulai jujur agar pengusaha > >s> tidak pada takut bayar pajak dengan jujur, dari dulu sampe sekarang > >s> masih aja maunya morot melulu, kapan negeri ini bisa maju kalo > >s> digrogotin melulu, kacian de lu Indonesiaku.......... > > > >s> . > > > >s> > > > >s> > > > > > > > >s> From: [email protected]<obrolan-bandar%40yahoogroups.com> > >s> [mailto:[email protected]<obrolan-bandar%40yahoogroups.com>] > On Behalf Of Cleopatras Cat > >s> Sent: 29 Nopember 2007 7:51 > >s> To: [email protected] <obrolan-bandar%40yahoogroups.com> > >s> Subject: [obrolan-bandar] [OOT] Pajak > > > > > > > >s> > > > > > > > > > >s> membagi pengalaman belum lama ini ditelpon dinas pajak. > > > >s> beberapa waktu lalu saya pasang iklan di BI & Kompas > >s> mengiklankan sebidang kavling yang dari nilainya cukup besar karena > >s> terletak di lokasi yang strategis. > > > >s> lama setelah itu ternyata ada telpon yang masih menanyakan > >s> tentang kavling itu yang sekarang dalam Prozess setengah terjual. > >s> masih nego ba bi bu karena akan dijual berikut PT nya. > > > >s> so yang menelpon menanyakan kepada saya panjang lebar. awalnya > >s> mengaku mau membeli. buntutnya ngaku dari dinas pajak. > > > >s> saya tidak mengajak orang tidak bayar pajak di bumi pertiwi > >s> ini. tapi tau lha masing masing gimana harus menjawab kalo > >s> ditanyain begitu. > > > >s> susah ya hidup di tanah air sendiri. jujur malah dikemplang. > >s> saya bayar pajak belasan tahun di jerman secara jujur. pajak > >s> pensiunan saya pun dari kantor saya yang dulu dikembalikan secara > >s> utuh dari jamsostek nya jerman. di indo tanah air sendiri mau minta > >s> restitusi balik aja dipersulit. dicari cari kesalahan nya. > > > >s> rugi jujur di negri sendiri. > > > >s> kalo ada orang pajak di milis ini bisa kasih tau ke saya > >s> alasan saya harus jujur pajak di RI? > > > >s> kembali ke soal tanah. yang ditelponin yang nilainya lumayan > >s> besar. yang kecil kecil diabaikan. > > > >s> postingan ini ga mengajar Anda supaya tidak jujur. hanya membagi Info. > > > >s> tenkiu. > > > > > >Jul > > > > > > > >+ + > >+ + + + + > >Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus > >kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas. > >+ + + + + > >+ + > >Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > ------------------------------ > Heute schon einen Blick in die Zukunft von E-Mails wagen? Versuchen Sie´s > mit dem neuen Yahoo! > Mail<http://de.rd.yahoo.com/evt=40593/*http://de.docs.yahoo.com/ymail/landing.html>. > > >

