Thanks Miss EL for your attention... Hope you have a meaningful and 
significant life..

SIP : HENDRIK
mau nimbrung nih, mumpung ga pernah nimbrung masalah mba EL.
Saya melihat milis ini agak anti deh kepada orang2 yang membawa kabar 
ga baik. Awalnya pada dicaci maki (jelas, karena pasti pada pegang 
stok dan ga pengen uangnya berkurang) KEmudian yang pada akhirnya, 
index bener2 turun barulah smua pada sadar.

Yah, hal ini wajar kok, bukankah para Nabi dalam kitab suci pun akan 
(dan sering) dirajam batu / dibunuh jika memberitakan kabar yang 
tidak sesuai dengan keinginan banyak orang. 

Yah pada jaman ini emang banyak orang yang hanya pengen denger kabar 
baik saja, mereka bahkan akan mebayar lebih agar mendengar kabar yang 
akan memuaskan telinga mereka saja.

Namun, coba pikirin dengan akal sehat. Seorang anak yang diberi kabar 
baik terus menerus, apakah secara psikologis dia itu sehat?.. 
Tentu saja tidak, karena kalau terbiasa dengan kabar baik terus 
menerus, maka anak itu akan ga siap dengan kenyataan dunia ini. 

Saya setuju kita harus optimis, namun over optimis itu ga baik. 
Makanya kadang saya posting SELL on GREED, karena saya merasa kadang 
itu, kenaikan index hanya sesaat (hanya 1 hari). 

Trimalah semua pendapat postingan BEARISH maupun BULLISH. Jadikan itu 
warning, dan pertimbangan.

Saya beryukur ada mba EL yang ngasih warning bearish dan pernah 
mengatakan BEI bisa ke 700an (kala ga salah y mba EL) karena bener, 
kalau mining dan CPO kita hancur (komoditi turun), BEI emang ga lebih 
dari 700an. (yah ini agak extreme, but posible)

Jangan anggap miyak ga bisa turun (anything posible) tahun 90an 
minyak pernah level 10$ an per barel. Kalau ga salah inget. dan 
kenaikan harga minyak sekarangpun bukan karena masalah pemintaan 
penawaran atau stok produksi minyak yang kurang, namun karena 
spekulasi. Hal ini menyebabkan harga minyak dengan mudah dapat jatuh 
ke level 50$ ketika ekonomi amerika membaik dan spekulan memindahkan 
dananya ke instrumen investasi kelain komodity.

Harga EMAS dan komodity naik ketika ekonomi suatu negara kacau balau 
alias inflasi merajalela, namun ketika ekonomi membaik atau stabil, 
harga emas dan komodity cenderung stabil. Makanya harga emas dari 
tahun 80an sempat sekitar 850an dan selama sekitar 20tahun ga pernah 
tembus 850an karena ekonomi amrik cukup stabil. Ketika kacau kayk 
sekarang ini, harga emas barulah naik. Tapi kalau dipikir lgi, harga 
emas 80an seharga 850 itu mahal sekali karena biaya hidup tahun 80an 
sangat kecil (dlaam dollar) berarto nilai emas itu makin turun. 

Kalau dihitung dengan inflasi normal selama 20 tahun, harga emas 
tahun 80an = 850 = sekitar 2200an kalau sekarang inim berarti 
cenderng masih lebih murah.

Ntar kalau dah stabil amriknya.. We'll see komodity gimana kabarnya. 

Kita ga boleh terlalu takut pada musuh kita (bearish), namun jangan 
juga meremehkannya. 

Yah ini hanya pemikiran sambil ngantuk, ga perlu ditanggapi...

Kirim email ke