Coba klo Mbah jadi MI-nya Jamsostek...mesti joss hehehe... coba apply disana Mbah disamping bs kasih komando bs sekalian TEMPUR :))
Jakarta - Untuk memanfaatkan harga saham di Bursa Efek Indonesia yang tengah rendah, PT Jamsostek menambahkan investasi di pasar saham senilai Rp 200 miliar dalam portofolionya. Langkah ini juga merupakan kompensasi potensi kerugian portofolio saham Jamsostek sebelumnya. Saham-saham yang dibeli oleh Jamsostek mencakup saham perbankan, saham infratruktur yang fundamentalnya bagus dan lain-lain. Sedangkan potential loss dari portofolio saham Jamsostek akibat turunnya harga saham beberapa waktu lalu ditaksir mencapai Rp 3 sampai Rp 4 triliun, apabila Jamsostek akan menjual portofolio sahamnya yang anjlok tersebut. "Jadi kalau belum dijual saham yang turun maka tidak akan mempengaruhi laba rugi, itu potensi kerugian saja sehingga kalau tutup buku itu akan mempengaruhi ekuitasnya saja, ekuitasnya bisa berkurang 30% sampai 40%," jelasnya di Kantor BUMN, Jakarta, Senin (3/11/2008). Ia menyadari meskipun hanya bersifat potensi, kedepannya Jamsostek berencana akan menempatkan semua portofolionya ke istrumen yang lebih aman atau risikonya rendah termasuk saham mengingat potensi pasar modal yang masih fluktuatif kedepannya. "Sekarang ini kami beli saham senilai Rp 200 miliar, dengan harapan sampai akhir tahun bisa naik, sekarang ini saja ini mulai naik. Investasi untuk kompensasi dari potential loss saham-saham kami," kilah Hotbonar. Hotbonar mengatakan dengan adanya potential loss tadi maka total equitas dana investasi Jamsostek akan melorot hingga 30% sampai 40% dari equity awal tahun 2008 jika saham-saham yang merugi itu dijual. Hingga kini Jamsostek belum menjualnya. "Untuk tahun 2009 kami belum tahu, kita akan lihat saja nanti," ucapnya.

