hai mba, aku tertarik daftarin nanny ku ikut kelas ini..masih bisa ngga yaaa ? salam,
chyo rya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Note: forwarded message attached.
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
From: "~*NuFRA*~" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thu, 30 Nov 2006 09:55:14 +0700
Subject: [kehamilan] (info) MINI-CLASS untuk PENGASUH ANAK (PRT/babby
sitter/Nanny)
~terimakasih untuk ikut memforward informasi ini yg mungkin dibutuhkan
oleh rekan/kerabat dekat anda~
SIAPAKAH SESUNGGUHNYA PENDIDIK BAGI ANAK USIA DINI?
Bagi ibu bekerja, hadirnya pengasuh anak adalah kebutuhan utama. Tingkat
kesibukan yang tinggi para orangtua saat ini, baik karena pekerjaan atau
kegiatan sosial, telah memaksa mereka meninggalkan anak kepada para perawat
atau pengasuh (baby sitter /PRT/nanny/mbak). Mereka ini mendampingi si kecil
tumbuh kembang. Juga membantu menciptakan suasana rumah yang bersahabat dan
nyaman bagi anak. Tak jarang orangtua menyerahkan segala perihal anak-anaknya
pada mereka. Ironisnya, meski sebagian besar waktu anak bersama nanny, namun
para orangtua jarang memberikan keterampilan yang lebih memadai lagi kepada
pengasuh mereka ini agar dapat lebih berkualitas lagi mengasuh anak-anaknya
Pembantu rumah tangga (PRT) merupakan pilihan favorit para ibu karena tenaga
mereka lebih murah. Sayangnya kemampuan seorang PRT biasanya terbatas.
Maklum, tingkat pendidikan mereka pun juga terbatas.
Sebagian besar pengasuh di Indonesia hanya menjalankan fungsi baby sitter
untuk mengakomodasi kebutuhan dasar seperti memandikan dan memberi makan.
Padahal mengingat banyaknya waktu yang dihabiskan anak bersama pengasuh,
seyogyanya mereka berfungsi dapat mengakomodasi kebutuhan lainnya, yakni pada
tingkat kognisi dan emosi. Terlebih lagi mengingat anak-anak yang diasuh berada
dalam usia krusial perkembangan otaknya.
Namun, di sisi lain orangtua juga sering memberikan tanggung jawab sepenuhnya
pada nanny. Menurut psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan UI, Leira Hevyta,
memaparkan bahwa umumnya orangtua mengharapkan tingkat pengetahuan dan
kemampuan nanny lebih daripada pembantu rumah tangga. Sayangnya, terkadang
harapan orangtua sampai melebihi kapasitas si nanny yang sebenarnya, kata
Hevyta. Sementara itu, orangtua tak memberikan peningkatan ilmu pengasuhan atau
pelatihan mengasuh anak yang sebenarnya justru akan memberikan manfaat bagi
orangtua itu sendiri.
Kekeliruan orangtua lainnya yang sering terjadi ialah mendayagunakan nanny
untuk melayani dan melakukan apa saja bagi anak. Psikolog Felicia Sinta,
pendiri Asosiasi Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (APIASIA), mengatakan
seringkali anak-anak yang diasuh oleh nanny memiliki sifat kurang mandiri
bahkan terkadang sulit berbicara.
"Padahal nanny justru bisa membantu mengajarkan kemandirian pada anak,"
ujarnya. Leira menambahkan, contoh mendidik anak yang dapat dilakukan oleh
nanny ialah melatih disiplin dan kemandirian.
Selain menjalankan fungsi kontrol, ada baiknya pula bila orangtua dapat
memfasilitasi nanny dengan berbagai hal agar lebih capable dalam mendidik anak.
Pembinaan maupun training bagi nanny merupakan hal yang penting, sehingga
orangtua sebenarnya tidak perlu merasa rugi untuk 'menyekolahkan' nanny. Kalau
kita punya nanny yang berwawasan luas, pasti kita juga yang untung kata Leira.
Selain itu, media lainnya yang juga dapat digunakan adalah dengan
mengikutsertakan nanny pada seminar atau workshop. Bekali juga nanny dengan
berbagai majalah atau buku bacaan ringan mengenai pola asuh, serta berbagai
buku permainan. Kesimpulannya, bagaimana nanny mendidik anak juga dipengaruhi
oleh bagaimana Anda mendidik nanny. (diolah dr berbagai sumber internet)
----------------------------------------------------------------------------------------
daftarkan segera Pengasuh Anak/PRT/Mbak di rumah anda dalam :
MINI-CLASS PENGASUH ANAK
modul :
1. Kerja Itu Ibadah
2. Pola Pengasuhan dengan Kasih Sayang
3. Menangani Anak Rewel
4. Melatih Anak Mandiri
5. Dampak Negatif Televisi
6. Mengolah Makanan Sehat & Bergizi
7. Main Yuuk...
trainer :
Koord. Pembimbing & Penasehat -
Lara Fridani, S,Psi M.Psych(Edu&Dev)
tempat :
QiMo's Place, ITC Kuningan 4th Fl. Blok A1 14-15 (samping kiri lift kapsul)
jl. Prof. Dr Satrio, Casablanca, Jakarta 12940
waktu : (akan diadakan regular setiap minggu, atau sesuai permintaan)
sesi I : 10.00 - 11.30 sesi II : 12.00 - 13.30 sesi III : 15.30
- 17.00
Sabtu, 9 Desember 2006
Minggu, 10 Desember 2006
Weekdays
fee/investasi :
Rp 35,000,- /modul/sesi (incl. materi, hand-out, snack)
harga khusus untuk 5 pendaftar pertama Rp 25,000,-/sesi
copy materi juga akan diberikan kepada Pemberi Kerja/Employer
note :
1 sesi, 1 modul, dalam waktu +/- 1,5 jam
kelas dibuka terbatas untuk 15 peserta/sesi
informasi & pendaftaran hub :
WorkSmartainment
jl. Patra Kuningan XV/29
Jakarta 12950
(p) 3021 0708 ; (f) 527 3172
(e) [EMAIL PROTECTED]
-------------------------------------------------------------------------
- FORM PENDAFTARAN -
Nama Pemberi Kerja =
Telp/Contact No# =
Alamat =
Email =
Nama Pekerja =
Tempat/Tgl Lahir =
bersedia mengikuti MINI-CLASS PENGASUH ANAK dengan modul :
1. Kerja Itu Ibadah (wajib diikuti untuk pertama kali)
2. Pola Pengasuhan dengan Kasih Sayang
3. Menangani Anak Rewel
4. Melatih Anak Mandiri
5. Dampak Negatif Televisi
6. Mengolah Makanan Sehat & Bergizi
7. Main Yuuk...
----------------------------------------------------
---------------------------------
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question
on Yahoo! Answers.
jpgEu1I2MiyIQ.jpg
Description: JPEG image
gifdG6Id0cz9Y.gif
Description: GIF image
gifJQ88SrCtdq.gif
Description: GIF image
gifO3jv44HLAE.gif
Description: GIF image

