Dear All,

mau sharing juga pengalaman dengan atala (2thn),

coba saja dibuat jadwal pipis 1 jam sekali dibawa ke kamar mandi,
walaupun kita masih suka "bablas" alias anak kita ngompol, jadwalnya
diterapkan saja terus. paling efektif memang kalau anak dibebaskan
dari diaper mulai sekarang saat dirumah.

Untuk BAB, kalau teman saya, setiap bangun pagi anaknya dibiasakan
ditaroh di WC sambil dibilang "pup..pup..pup..pup..." jadi dia
terbiasa pup dipagi hari. Enaknya, karena pupnya terjadwal, jadi ga
terlalu repot kalau mau pergi kemana-mana :-)

Tapi untuk atala sih tidak begitu. Biasanya kalau keliatan ada
tanda-tanda mau BAB, baru dibawa ke WC, Awalnya dia ga masalah BAB di
WC, tapi ada masa-masanya dia berontak, tidak mau duduk di WC, malah
akhirnya jadi mogok, dan ga jadi BAB. Jadi saya biarkan saja. Ternyata
dengan memberikan contoh, atala jadi mengerti. sekarang sih, kalau BAB
dia sudah pasti maunya di WC.

Untuk malam hari, ada yang bilang coba saja dikasih jadwal untuk
dibawa ke kamar mandi, misalnya jam 12 malam, lalu dipipisin, tapi ada
juga yang ga tega kalau masih kekecilan dan menunggu sampai anaknya
3-4 tahun.

Tapi pengalaman saya dengan Atala, karena sudah dibiasakan dipipisin
di siang hari, dia jadi tidak nyaman kalau celananya basah. walaupun
dia masih suka ngompol, biasanya dia jadi marah dan rewel minta
celananya dibuka, dan ini berpengaruh pada malam hari, atala jadi
"sensitif" kalau dia ingin pipis. Kadang-kadang ia terbangun dan minta
dipipisin, kadang-kadang dia gelisah dan rewel banget, menunjukkan
bahwa dia kebelet pipis..tapi karena kadang-kadang atala masih suka
ngompol juga, saya masih prevent dengan memakaikan diaper, walaupun
malam2 itu atala lebih sering terbangun dan minta diapernya dibuka
untuk dipipisin.

Untuk anak yang sudah bisa diajak komunikasi, aku pernah baca artikel
di www.drphil.com, caranya sih anaknya diajak main bersama gitu,
dengan menggunakan boneka, trus dibikin semacam main drama gitu kalau
pipis ke WC, (apalagi kalau boneka beneran bisa keluar air, atau pake
 WC-WCan gitu) dan katanya sih (bagi yang sudah mempraktekkan) it
works like a charm lho...

good luck ya dengan potty trainingnya!

Kirim email ke