Wah kebetulan nih, ada yg punya referensi Dokter gigi anak yg OK ga? terutama 
di daerah jakarta pusat dsk atau Kebayoran baru dsk juga gpp. anakku 2 th 
giginya seperti ada plak, pedahal 1 hari 2-3 x sikat gigi tapi mungkin krn 
makannya dikemut. Aku mau coba ajarin bawa ke dokter gigi, tapi melihat setiap 
diawa ke dokter nya(Spa )nya dia sudah nangis dulu, gimana ke dokter gigi ya....
   
  Buat Mba Lala, Dokter gigi anaknya di daerah mana? dokter siapa?
   
  Sekalian donk, ada yg tau ga Spa yg ok, maksudnya sabar, pendekatan dengan 
anaknya baik, anti antibiotik, dan kalau bisa dokternya yg memang selalu up 
date dengan info perkembangan anak dan kesehatan anak saat ini. Rencananya aku 
mau pindah Spa nih kalo ada  yg lebih OK. Sebenarnya anakku Jeje jarang sekali 
sakit, paling ke Spa hanya imunisasi saja, Spa anakku sebenernya cukup OK dia 
pun seorang ahli gizi, cuma sayangnya approach ke si anak kurang, apalagi jeje 
sepertinya trauma disuntik, jd begitu masuk ke RS anak buat di timbang aja dia 
udah ga mau, apalagi pas masuk ruang dokternya dia langsung nangis minta 
keluar. Hal kaya gini yg aku mau coba rubah, supaya dia ga takut lagi ke 
dokter, kayanya perlu cari Spa yg bener bener sabar mau pendekatan ke si anak. 
Beda yg saya dengan dari sepupu saya Spa anaknya sangat sabar ke anak, mau 
menyapa si anak diajak ngobrol, ditawarin sticker , dll jd tidak menjadi momok 
yg menakutkan buat si anak, tapi sayangnya Spa nya tempat
 prakteknya jauh dari rumah saya . 
  So... Moms ada yg punya pengalaman  dengan Spa nya yg Ok ga?
   
  Salam,
  Mama Jeje

"Lala (gmail)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
              Aku pernah dengar, katanya sejak anaknya mulai punya beberapa 
gigi bagusnya dibawa ke dokter gigi. Tapi menurutku mungkin usia 2-3 tahun yang 
terbaik, karena pada umur segitu anak sudah mulai mengerti kondisi lingkungan. 
Pergi ke dokter gigi buat untuk periksa gigi, tapi lebih untuk mengakrabkan dia 
dengan suasana "dokter gigi". Apalagi dokter gigi jaman sekarang (terutama yang 
biasa menangani anak-anak/khusus anak) menyediakan aneka boneka, gambar-gambar, 
dll. Dokter gigi anak juga biasanya super ramah & sabar, jadi pada saat si anak 
benar-benar harus ke dokter gigi kelak, dia nggak akan takut. Malah dia menanti 
ketemu sang dokter yang baik itu untuk 'menyelamatkannya' dari sakit gigi. 
   
  Anak saya Yudhis (5) senang banget waktu ke dokter gigi karena harus cabut 2 
gigi seri karena sudah tumbuh2 gigi di bawahnya. Dia merasa sedang berpetualang 
& naik pesawat luar angkasa. Apalagi dokter giginya ramah sekali, memberinya 
hadiah sikat gigi & mengajarkan cara menyikat gigi yang benar. Yudhis jadi 
nggak takut ke dokter gigi dan merasa nyaman sekali pergi ke dokter gigi. 
Gara-gara itu, adiknya -Tata (2)- sekarang juga pengen ikutan ke dokter gigi... 
   
  Semoga membantu.
   
   

    ----- Original Message ----- 
  From: messa_wk 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, April 20, 2007 9:37 AM
  Subject: [parentsguide] Dokter Gigi
  

    Saya mau tanya, sebenarnya sejak umur berapa sih anak dapat kita bawa 
ke dokter gigi?? Terima Kasih...



  

         

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.
       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke