Dear all parents.. saya mau menanggapi email dari Ibu Julia Maria dan share saja ya..maaf kalo kepanjangan dan semoga berkenan..
Saya pernah ke Dr.Widodo, dan seiring dengan artikelnya yang kemarin rame di milis kita hehe (dan banyak moms yang bingung juga), dulu saya juga sempet bingung dengan keterangan Dr.Widodo tentang alergi. Namun saya mengalami sendiri dan melaksanakan aturan makanan dari Dr.Widodo (beberapa mom udah saya kirimi food allergy guide itu). Tidak berarti bahwa anak kita harus pantang makanan ini itu, namun pemberiannya secara bertahap dan setiap pemberian makanan diobservasi. Hal ini emang ga mudah, tapi emang terbukti, dengan cara demikian, Leon, anak saya, lebih baik kondisinya. Ia tampak lebih sehat, aktif namun tidak "brutal",makan gampang, mudah tidur dan tidurnya nyenyak. (Aktif namun tidak "brutal" ini tentunya berkaitan pula dengan pola pengasuhan kita sebagai orangtua, mohon jangan dicampuradukkan karena hal ini berbeda) Demikian pula dengan pemilihan susu formula, hal ini sama sekali ga gampang, karena sekali lagi ASI adalah yang terbaik, dan usia anak kita masih sangat kecil, jadi emang ga gampang pilih sufor yang cocok untuk anak. Menurut saya, artikel Dr.Widodo tidak bermaksud menakut-nakuti, beliau hanyalah sangat detil sehingga kita, sebagai orang awam, yang bukan dokter, seorang ibu yang care dengan anak, kadang jadi cemas, dan mikir tiap ada satu gejala yang mirip, wah jangan-jangan anak saya... Betul kata Ibu Lies..kita yang paling tau anak kita,yang paling tau perkembangan dia setiap hari, jadi ya emang sebagai ibu selain pakai logika juga tidak meremehkan insting.. Menilik artikel itu, tidak semua gejala yang muncul mengindikasikan adanya alergi, namun kalau kondisi anak kita sepertinya kok mengkhawatirkan tidak ada salahnya kita jeli (seperti contohnya pada Anne, putri mba Maya Poer, kalo saya ngga salah ingat, yang telinganya mengeluarkan kotoran, dan ternyata ia benar alergi.. Sepertinya masalah THT, ternyata itu sumber utamanya adalah alergi...) Saya berani memberi tanggapan ini , karena pengalaman teman baik saya juga yang pernah ke Dr.Widodo dan ia tidak mengikuti pola makan itu dan juga pemberian susu yang kurang tepat, padahal jelas2 anaknya alergi.. Akibatnya ya memang anak itu tiap bulan pasti sakit dan perilakunya cenderung tidak terkendali, ya ada aja, BAB keras dan tidak tiap hari, pernah juga berdarah BABnya, batuk pilek, muntaber, ga mau makan, rewel, tidur ga pulas, agresif, dsb, seperti yang tertera di artikel tersebut.. Teman saya akhirnya kembali dari awal lagi, mengikuti aturan pemberian makanan dan sufor itu, dan ternyata kondisi anaknya lebih baik, walaupun masih dalam kondisi alergi makanan tertentu.. Sharing yang lebih jelas, teman saya itu memberikan minuman (bukan susu) P*****ure rasa COKLAT kepada anaknya..seperti yang kita tau coklat adalah alergen berat, dan setelah pemberian itu dihentikan, diganti dengan rasa yang lebih natural, seperti vanilla, BAB anaknya lebih baik (tidak hijau dan tidak keras), walaupun anak itu masih rajin batuk pilek karena sudah lama mengkonsumsi minuman itu dan emang alergi pada makanan lainnya.. So, moms... alergi biasa terjadi pada anak batita..Kita sebaiknya jeli pada apapun yang dikonsumsi anak kita. Salam, mamileon ____________________________________________________________________________________ Don't get soaked. Take a quick peak at the forecast with the Yahoo! Search weather shortcut. http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather

