Note: forwarded message attached.
       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
--- Begin Message ---
Daerah
Jawa Timur

Minyak Goreng Palsu Beredar 
Senin, 21/05/2007 


MOJOKERTO (SINDO) – Minyak goreng palsu (bleaching) ditengarai beredar di 
sejumlah pasar tradisional Mojokerto. Minyak hasil olahan dari minyak 
bekas ini dijual dengan harga relatif murah. 
Peredaran minyak ini langsung meresahkan warga. Direktur Lembaga Peduli 
Konsumen (LPK) Mojokerto Abdul Qosim membenarkan beredarnya minyak 
bleachingini.Menurut dia,peredaran jenis minyak tersebut kini telah 
merambah hampir di semua pelosok desa. Qosim menjelaskan, minyak bleaching 
adalah sejenis minyak goreng bekas yang dijernihkan kembali dengan 
menggunakan zat kimia (hidrogen peroxida/ H2O2). 
Penambahan zat kimia ini dinilai berbahaya karena bukan untuk makanan. 
H202 merupakan obat antibiotik yang biasa digunakan untuk membersihkan 
luka pada manusia. ” Peredaran minyak palsu ini kini telah menyebar 
luas.Hanya, keberadaannya sulit dideteksi. Pasalnya, minyak tersebut 
kadang dicampur lagi dengan asam klorida sehingga pertambahan PH minyak 
seolah seperti aslinya,’’ ujar Qosim. 
Untuk membuat seolah-olah minyak tersebut asli,pemroduksi minyak bleaching 
biasanya menyaring kembali minyak bekas yang telah dicampur dengan H2O2. 
Setelah itu, dipanaskan kembali dengan dicampur penghilang bau dan bahan 
minyak lainnya, seperti salad dan sawit, sebelum akhirnya dilakukan 
pengemasan. Secara medis, penambahan H2O2 pada minyak bekas tersebut jelas 
tidak dibenarkan. 
Pasalnya, jenis minyak tersebut bisa menimbulkan rasa gatal dan borok. 
Lebih parah lagi, bahan tersebut juga menimbulkan kanker, meski tidak 
secara langsung. ” Minyak ini juga mengandung racun aflatoksinyang 
memiliki tingkat kekuatan 100 kali dari racun arsenik. Kandungan racun ini 
seribu kali lebih berbahaya dari benzo pyrene yang diklaim sebagai 
karsinogenik,” jelasnya. 
Dia menegaskan, hal ini harus diwaspadai seluruh konsumen. Untuk mencegah 
meluasnya sebaran minyak bleaching ini, pihaknya mendesak Disperindag 
untuk segara menyelidiki, dan menghentikan peredaran minyak tersebut. 
Bahkan bila perlu, seluruh pedagang minyak goreng di pasar harus dimintai 
keterangan, termasuk juga mengecek sampel minyak goreng yang dijualnya. 
” Bagaimanapun juga, Disperindag harus turun tangan dalam masalah ini 
sehingga masyarakat tidak resah,’’ tuturnya. Kepala Disperindag Kota 
Mojokerto Budwi Sunu mengaku terkejut dengan informasi ini. Dia memastikan 
akan menyelidiki kebenaran beredarnya minyak palsu itu.Sunu juga 
menyatakan, akan segera melakukan operasi pasar (OP). Langkah- langkah 
tersebut, kata dia, dilakukan untuk mengetahui kualitas minyak yang dijual 
pedagang, sekaligus juga untuk menetralisasi lonjakan minyak yang selama 
ini terjadi. 
”Kami akan segera tindak lanjuti informasi ini. Kalau ternyata ada yang 
terbukti menjual minyak palsu tersebut, maka akan segera kami proses,’’ 
tegasnya. Sejumlah ibu rumah tangga mengaku telah mendengar kabar 
beredarnya minyak bleaching ini. Kini,mereka mengaku takut untuk membeli 
minyak di pasar. ” Banyak yang bilang, minyak yang dijual di pasar adalah 
minyak bekas. Karena itu, kami takut untuk membeli,’’ kata Yayuk, warga 
Prajuritkolon,kemarin. Agustina, warga Sooko, mengaku informasi tentang 
minyak bleaching ini sudah didengar sepekan lalu. Karena itu, dia 
memutuskan untuk mengerem pembelian minyak goreng curah di pasar. 
Dia mengaku lebih baik membeli minyak bermerek meski mahal. ” Ini demi 
keamanan,” ujarnya. Sejak meroketnya harga minyak goreng di pasaran, 
konsumen yang rata-rata ibu rumah tangga banyak yang mengalihkan belanja 
minyak goreng curah yang dianggap lebih murah. Sialnya, justru di ” 
kategori” ini minyak bleaching beredar.
Sekedar diketahui,hingga saat ini harga minyak goreng masih belum juga 
turun ke titik normal. Harga minyak masih berkisar antara Rp8.000–8.500 
per kg.Padahal, sebelumnya hanya berkisar antara Rp6.000 per kilogram. 
Kemudian, minyak per jerigen isi 27 liter dijual Rp184.000 Harga ini lebih 
tinggi dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp160.000.(ihya’ ulumuddin)  
 

Sumber dari : 
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/jawa-timur/minyak-goreng-palsu-beredar.html

Best Regards,

Olivia Mirani S
==========================

Manulife Indonesia
Apartemen Menteng Prada Lt.3 
Jl. Pegangsaan Timur No: 15
Jakarta Pusat
Telp: 021-23559966 ext 7233
Fax : 021-3143588

www.manulife-indonesia.com

--- End Message ---

Kirim email ke