Dear Moms, 
  Memang banyak berita tentang bahaya fluoride, mungkin artikel singkat yang 
sempat saya tulis ini bisa membantu :
   
  Sesungguhnya penggunaan Fluoride pada masa kanak-kanak sangat berguna karena 
hasil uji klinis menunjukkan penggunaan pasta gigi dengan fluoride pada anak 
mengurangi 24 % kemungkinan gigi berlubang dibandingkan dengan anak yang 
menggunakan pasta gigi non fluoride.(NEWS FROM THE COCHRANE COLLABORATION, 
Rilis 11 Januari 2003)
   
  Namun Fluoride yang berlebihan terutama pada usia kanak-kanak berpotensi 
menimbulkan Fluorisis. Usia kanak-kanak sangat rawan dengan hal ini, karena 
struktur gigi yang baru mulai terbentuk dan sebuah penelitian dari Prof.Dirk 
Vanden Berghe (Mikrobiologist Univertas Antwerpe) menyebutkan bahwa 30-40% 
pasta gigi ditelan anak–anak pada saat mereka menyikat giginya (rilis 
LKJ-PIRAC, 29 Oktober 2002)
   
  The Food and Nutrition Board of Institute of Medicine of the U.S. National 
Academy of Sciences merekomendasikan jumlah fluoride yang masuk adalah sebesar 
1 mg/hari untuk anak usia 4-8 tahun (usia kebanyakan pengguna pasta gigi 
anak-anak). 
   
  Kadar Fluoride dalam air di Indonesia rata-rata adalah 0.2mg/L, jadi kalau 
anak-anak minum 2 L/hari, berarti dari air mereka telah mendapatkan 0.4 mg 
Fluoride/hari. Bila diasumsikan anak-anak menggunakan 0.5 gram (kurang lebih 
seukuran kacang polong) pasta gigi dengan kandungan fluoride 800 ppm, dua kali 
sehari dan semuanya tertelan, maka anak tersebut mendapat tambahan lagi 0.8 mg 
Fluoride, sehingga jumlah in-take fluoride total adalah 1.2 mg/hari dari air 
minum dan pasta gigi saja, sementara banyak makanan yang juga mengandung 
fluoride, sehingga dikhawatirkan bahwa kadar fluoride dalam pasta gigi anak 
sebesar 800 ppm masih terlalu besar (Beberapa pasta gigi anak di Indonesia 
memiliki dosis 800-1000 ppm untuk kandungan fluoridenya).  Untuk itu pilih 
pasta gigi dengan kandungan fluoride 250-500 ppm (rekomendasi tim peneliti 
Lembaga Konsumen Jakarta, 2002), di kemasan biasa akan tertulis Fluoride dalam 
bentuk Sodium Monofluorophosphate (SMFP), pilih yang aktifnya tidak
 lebih dari 0.4%.
   
  Saran pribadi saya sih untuk anak yang belum bisa berkumur dengan baik, 
sebaiknya jangan menggunakan pasta gigi dulu, atau kalau mau gunakan sedikit 
sekali (sekedar melapisi sikat tipis, atau paling besar seperti butir kacang 
hijau). Hati-hati dengan supplement fluoride, setahu saya kalau anak sudah 
makan dengan gizi cukup baik, maka tidak perlu supplemen berlebih.
   
  Semoga berguna untuk Moms semua.
   
  Regards,
  Donna 
   


Indriyati Nurdin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:              Moms, baru saja saya 
membaca artikel di internet mengenai fluoride, yang intinya ternyata fluoride 
is dangerous. Serem banget deh. Padahal tadinya saya mau kasih Alfa Vinafluor 
yang katanya baik untuk mencegah gigi susu supaya tidak keropos dan tanggal 
sebelum waktunya. Soalnya kan Alfa susah banget sikat giginya. Tapi setelah 
membaca artikel itu, jadi berpikir ulang deh. 


  
---------------------------------
  Yahoo! Answers - Get better answers from someone who knows. Try it now.  

                         



       
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally,  mobile search that gives answers, not web links. 

Kirim email ke