Dear moms,
Mungkin inilah yg disebut IPD (invasive penumococal disease/infeksi bakteri
pneumokokus yg bersifat sangat cepat menginvasi & meninggalkan cacat
permanen. IPD bisa dalam bentuk pneumonia (radang paru2),bacteremia
(infeksi darah), otitis media (infeksi telinga tengah yg merusak gendang
telinga & menyebabkan gangguan pendengaran)dan yang terparah adalah
infeksi/radang otak (meningitis) yg bias menyebabkan kematian atau kerusakan
syaraf termasuk syaraf pendengaran. Doa saya supaya gangguan telinga yang
dialaminya tidak permanent & dpt disembuhkan
Mutia___________________________________________________________________
1. Fw: [sehat] Falisha Anakku Mendadak Tuna Rungu - Kenapa ? Bantu kami
Posted by: "Putu Prapti Utami" [EMAIL PROTECTED]
Date: Thu Nov 1, 2007 1:00 am ((PDT))
Apakah ada yang bisa kasi saran?, bisa e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Mudah-mudahan bisa berguna dan bermanfaat.
Salam,
Putu Prapti Utami
http://gokusukmaryuki.multiply.com
----- Original Message -----
From: Audiyanti K.S.
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: Audiyanti Kusumowardhani
Sent: Wednesday, October 31, 2007 11:38 PM
Subject: [sehat] Falisha Anakku Mendadak Tuna Rungu - Kenapa ? Bantu kami,
please!
Dear SPs dan para dokter,
Cerita saya bermula saat anak saya Falisha (3 thn) demam tinggi hingga 40
degC selama 4 hari sehabis berlibur seru bersama sepupu2-nya setelah
Lebaran. Setelah berdiskusi dengan DSA-nya akhirnya dihari ke-5 Falisha
dirawat inap karena sudah lemas dan muntah terus serta hampir selalu tidur.
Diagnosa sementara selama rawat inap adalah Pneumonia dgn didukung hasil
rontgen dan infeksi parah dengan nilai CRP hingga 535. Saat baru masuk Rumah
Sakit pun tekanan darahnya mencapai 148.
Selama dirawat inap diberikan antibiotic (Ecotroxin), penurun panas (Panadol
dan Proris bergantian) serta kortikosteroid (Oradexon), juga obat batuk anti
alergi (Toplexil) dan Rantin.
Sempat mengalami menggigil hebat di hari pertama selama 15 menit dan tanpa
sepengatahuan saya diberikan stesolid dan proris suppository.
Kondisinya membaik dan selama 5 hari dirawat akhirnya nilai CRP-nya turun ke
57 sehingga diperbolehkan pulang.
Setelah kembali ke rumah dan mulai bermain, kami baru menyadari ternyata
Falisha tidak merespon panggilan ataupun bunyi apapun. Bahkan peluit
mainannya dikatakan rusak serta menonton TV hingga suaranya keras sekali
tetap dikatakan tidak terdengar. Sewaktu dirawat inap, ketidak responsive-an
ini kami sangka akibat lemahnya kondisi Falisha saat demam dan sesudahnya.
Kami berkonsultasi dengan ahli THT yang menyatakan gendang telinga-nya utuh
dan tidak bermasalah sehingga dirujuk ke DSA ahli syaraf.
DSA ahli syaraf ini mengkonfirmasi bahwa terjadi kerusakan pendengaran pada
anak kami dengan kelas minimal sedang, selanjutnya disarankan melakukan tes
BERA (Brainstem Auditory Test) dengan hasil sebagai berikut:
ABNORMAL, Kerusakan total endochlea berat.
Tak tampak gelombang V pada stimulasi 96 dB (severe deafness)
Setelah hasil ini dikonsultasikan ke DSA ahli syaraf tersebut, beliau
mengkonfirmasi bahwa Falisha mengalami kerusakan pendengaran total 100% dan
menyarankan dilakukan MRI untuk mengetahui kerusakan syarafnya.
Beliau juga memberikan 3 obat yaitu Nootropil, Trental & Lameson tablet yg
dibuat puyer.
Saat ini kami ayah ibu Falisha amat sangat sedih menerima kenyataan ini dan
belum bisa berpikir jernih tentang langkah apa yang sebaiknya diambil.
Mengingat Falisha amat sangat aktif pendengaran dan bicaranya sebelum
kejadian ini.
Sekarang Falisha sering terlihat bingung dan merenung sendiri karena
ketiadaan suara lagi dalam dirinya.
Mohon masukan dari SPs sekalian, apa yang harus kami perbuat dan kira - kira
apa yang salah dengan Falisha sehingga tiba - tiba menjadi tuna rungu
seperti ini.
Selain itu jika ada yang memiliki info dokter anak spesialis telinga &
syaraf yang direkomendasikan, mohon infonya.
Juga jika ada info metoda penanganan balita tuna rungu di rumah, atau
lembaga yang dapat membantu membina Falisha jika memang ketuna rungu-annya
menetap.
Terimakasih dan mohon maaf jika penuturannya terlalu panjang.
Kami yang sedih dan bingung
Ayah Ibu Falisha
Lily Satryadi & Audiyanti Kusumowardhani
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com