Dear Mba indri,
   Awal feb lalu putriku mariska juga sempa batuk pilek  , kalo aku itung 
sembuhnya tgl 28 feb ( hampir 1 bln yaa..??), tiap melem rewel karena idung 
kesumbat ..dapi lendir ga keluar...
   
  waktu itu aku bawa ke hermina dan di terapi uap, kata DSA nya cuaca bogor yg 
lembab bikin batita dan balita di Bogor ( aku tinggal di Sukasari -bogor ), 
kemungkinan alergi dingin, ntar kita siap-siap bulan juni. waktu itu aku stop 
AC di kamar, kata Dokter,  Ac boleh, tapi jangan kurang dari suhu  24 ,.... 
waktu itu riska aku kasih bronkopilin, kaya balsem,di balurkan di dada,leher 
dan punggun, selain itu aku kasih juga breathy tiap 8 jam ( 2 tetes ) di idung 
kanan dan kiri....  obat kimia udah aku stop.... Puji Tuhan  awal maret lalu 
mariska udah sembuh (btw bogor udah ga ujan lagi kann???  hehe)  bulan kemaren 
ngarep banget liat matahari di bogor.....  karna riska masih asi..aku juga 
konsumsi makanan yg hangat,,, gitu deh mba....  
   
   
  Putu  Hena

Indriyati Nurdin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
              Dear all...
  Thanks ya sharingnya. Sejak anakku panas setelah minum Aerius, aku hentikan 
semua pemberian obat-obatan kimia. Trus aku ingat dulu kalau anakku batuk aku 
kasih minum perasan daun saga. Alhamdulillah, seminggu belakangan, meskipun 
hdungnya masih tersumbat, setelah aku kasih daun saga kental, tidurnya jadi 
lebih baik. Meskipun nafsu makannya masih bikin miris. Sabtu kemarin aku juga 
ke klinik Radhiestesi di Bogor. Berdasarkan rekomendasi dari saudara-saudaraku 
, katanya dokter Sinshe di sana bisa juga menyembuhkan alergi n kurang nafsu 
makan. Mudah-mudahan. 
   
  

  ----- Original Message ----
From: Ratna Nunus Danny <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, 25 March, 2008 4:05:58 PM
Subject: Re: [parentsguide] Bantuin pliiiisssss, anakku sulit bernafas

       Dear Mom,
   
  apa sudah dicoba cara2 ini :
  1. terapi dengan air panas di baskok yg diberi tetesan minyak kayu putih, 
diletakkan dikamarnya saat tidur malam.  Teteskan juga dibantalnya
  2. dada, punggung dan leher diberi traspulmin balsem
  3.Hidungnya ditetes obat tetes hidung
  4.Bersih2 kamar dan jauhkan boneka2 bulu2
   
  Ini yg aku terapkan waktu diva masih kecil......sekarang lebih mudah 
lagi....bawain Diva teh NRG hangat di termos buat bekel sekolahnya biar gak 
sulit napas lagi, dan konsentrasi belajarnya gak keganggu.
   
  regards
  Ratna Nunus Danny
0818 134 925
Work From Home by www.thewfh.com
    ----- Original Message ----- 
  From: Indriyati Nurdin 
  To: parentsguide@ yahoogroups. com 
  Sent: Tuesday, March 25, 2008 11:01 AM
  Subject: [parentsguide] Bantuin pliiiisssss, anakku sulit bernafas
  

              Dear all...
Bantuin pliiiisssss, anakku sulit bernafas. Sebulan ini Al fatih anakku (21 
bulan) sulit kalau bernafas lewat hidung, terutama malam hari. Pertama saya 
curiga anakku hidung tersumbat tapi pileknya nggak keluar. Dibawa ke DSA 
katanya alergi, tetapi dia menyarankan ke spesialis THT u/ pemeriksaan lebih 
lanjut. Menurut dr.THT anakku alergi. Beliau menyarankan anakku ga boleh makan 
segala macam coklat, strawberry and yang dingin-dingin. Sehari 2 kali dalam 5 
hari hidungnya ditetesi Iliadin 2 tets kiri kanan plus minum Rivell sehari 
sekali 0,5 ml u/ mengatasi alerginya. Setelah 5 hari tidak ada perubahan dengan 
kondisi anakku. Dr.THT ybs menyarankan tunggu saja. Lalu aku coba ke dr.THT 
lain. Kali ini beliau tidak kasih obat apapun, malah menyarankan rontgen karena 
dia curiga anakku mengalami hipertrofi tonsil pharingeal yang cuma bisa 
dideteksi kalau dirontgen. Kalau positif anakku harus dioperasi untuk 
menghilangkan pembengkakan tersebut. Aku coba ke dr.THT lain for third
 opinion. Hasilnya malah makin bikin bingung. Anakku diberi obat Aerius diminum 
1 kali sore hari 1 sendok takar. Dua kali diminumkan anakku malah panas. 
Kembali lagi ke dokter tersebut n beliau memutuskan menghentikan pemberian 
Aerius kecuali bila anakku pilek. Menurutnya (sama seperti dr.THT yang 
pertama), anakku fine-fine aja. Mungkin alergi perubahan cuaca. Jadi, menurut 
beliau, tunggu saja sampai anakku lebih besar, pembengkakan di hidung akan 
smakin berkurang. Sementara ini anakku harus dijemur tiap pagi n tidur ga boleh 
pakai AC. Tadi malam anakku hampir tiap jam bangun karena sulit bernafas. Duh, 
kalau hanya menunggu saja, rasanya sedih banget. Tolong, mungkin ada parents 
yang bisa kasih saran. Thanks..

  
---------------------------------
  Rise to the challenge for Sport Relief with Yahoo! for Good   







  
---------------------------------
  Sent from Yahoo! Mail. 
A Smarter Inbox.  

                           

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke