Mbak Indah dan teman-teman yang lain,
saya urun pendapat dikit ya. Sebenarnya ga ada alasan takut sama DSA, DSA harus 
jadi partner kita, orang tua, untuk meningkatkan kesehatan anak. Tapi satu yang 
paling penting, DSA terbaik buat anak itu orang tuanya lho. Jadi memang ga 
perlu sedikit2 ke DSA. Batuk, pilek, muntah, diare, semua itu common problems 
in pediatrics. Mostly karena virus dan TIDAK butuh obat, apalagi puyer racikan. 
Racikan itu pastinya lebih dari 3 macam obat. Apa kita yakin interaksi antar 
obat itu aman? Coba deh minta copy resep kalo dikasi puyer, browsing satu-satu 
apa aja obat yang dikasi buat anak kita dan liat apa sebenarnya obat2an itu 
perlu, baca juga efek sampingnya, interaksi antar obatnya. Saya pernah terima 
resep racikan yang terdiri dari 7 macam obat. Bayangkan kalo kita lagi flu 
dikasi 7 macam obat, mau minumnya? Ini anak lho, bayi lagi. Kasian kan? Saya 
punya 1 link yang membahas soal puyer ini, kebetulan masih terselip entah 
dimana. Kalo ketemu pasti saya postingkan disini.

Batuk itu usaha tubuh mengeluarkan gangguan di saluran napas. Pilek itu tubuh 
berusaha mengeluarkan virus lewat ingus. Muntah dan diare berarti gangguannya 
di saluran pencernaan. Semuanya itu gejala, tapi BUKAN penyakitnya. Yang harus 
dicari adalah penyakitnya atau penyebabnya, jangan matikan gejalanya. Kalo anak 
ga bisa batuk trus virusnya masuk ke paru2 gimana? Kalo saya boleh rekomen, 
baca bukunya Dr. Purnamawati, SpAK "Q&A Smart Parents For Healthy Children". 
Juga ikut kalo ada seminar kesehatan anak tuh macam PESAT. Anak-anak itu 
investasi kita lho. Jangan terus-terusan dijadikan korban karena ketidaktahuan 
orang tuanya. Makanya sebagai orang tua kita harus terus belajar supaya kita 
bisa jadi DSA terbaik buat anak kita sendiri, karena kita yang selalu bersama 
anak kita, kita yang tahu behavior anak kita, bukan dokternya. Tapi sekali 
lagi, DSA juga bukan musuh tapi partner kita dalam upaya menjaga kesehatan anak.

Mbak Inesa, mungkin masih pilek karena di rumah juga ada orang dewasa yang 
sedang flu, jadinya pingpong terus virusnya. Kalo masih ASI, banyakin aja 
ASInya, selain untuk mencaga cairan tubuh juga memperkuat daya tahan tubuhnya. 
Kalo kerja, ASI nya bisa diperah untuk diminumkan saat Mbak bekerja. Selama 
anaknya ga rewel berat, ga perlu dikasi obat apa-apa. Kalo demamnya di atas 
38.3 dan anaknya rewel, boleh dikasi parasetamol untuk menyamankan. Kalo mau 
bisa saya japri file tentang common problems in pediatrics ya.

Mohon maaf kalo ada yang kurang berkenan.

Regards,

Ratna, Mama Wina.

  ----- Original Message ----- 
  From: Indah Sari 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, April 18, 2008 9:18 AM
  Subject: Bls: [parentsguide] Bayi Pilek



  dear moms...

  urung pendapat ya..

  keliatannya banyak moms yang ga mau banget ke DSA?

  alasannya takut di kasih obat macam2. 

  kenapa tidak kita pilih saja DSA yang cocok dengan anak dan sesuai dg kemauan 
kita?

  DSA temanku di JMC misalnya untuk flu dan pilek meresepkan dulu obat 
tradisional bila tidak ada perubahan baru diberikan obat ringan.

  Anakku cocok dengan puyer racikan DSA nya. bukan antibiotik, bisa distop 
kapan saja bila sudah baikkan. Hasil diskusi saya dengan DSA nya, keliatannya 
Anakku tidak tahan dengan angin dan pergantian cuaca di Jakarta (kami pernah ke 
Bali, dia kehujanan-kepanasan-angin tapi alhamdullilah gpp).

  Anak sahabatku yang lain cocok dengan sin-se nya (they r chinese),

  dan atas saran beliau pula agar anaknya dijemur matahari pagi supaya tidak 
gampang flu.

  Aku pribadi lebih baik punya DSA yang cocok dan merecord file kesehatan anak 
kita, sehingga bila ada kejanggalan bisa terditeksi secara dini.



  Sekedar sharing, maaf bila tidak berkenan. Semoga kita semua sehat selalu....




  ----- Pesan Asli ----
  Dari: ervina Satriawan <[EMAIL PROTECTED]>
  Kepada: Inesa Kineta <[EMAIL PROTECTED]>
  Cc: "[email protected]" <[email protected]>; "[EMAIL 
PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
  Terkirim: Kamis, 17 April, 2008 20:45:40
  Topik: RE: [parentsguide] Bayi Pilek



  Aku juga pernah mba mengalami hal yg sama...

  Waktu anakku umur 5bln pileknya gak sembuh2, malah sebelum pilek kena cacar 
dulu sampe seminggu. Sakit cacarnya sich gak bikin aku panik, tapi klu 
pileknya...? ? Ehmm... Jangan ditanya dech, dnger suara nafasnya aja rasanya 
sedih banget. Tapi untungnya gak pake demam segala.. Semua cara yg mba pake 
juga sempet aku praktekin, tapi ya gitu.... tetep gak mempan juga. Aku coba 
tanya ke kakak ku, katanya coba aja kasih baby orange, tapi di angetin dulu... 
Tanpa ba bi bu lagi, aku langsung beli...
  Dan alhamdulillah. .. Setelah 3 hari pileknya langsung mendingan dan nafasnya 
udah gak grok grokan lagi...
  Padahal tadinya udah mau aku bawa ke DSA...

  Semoga membantu ya... 

  Regards
  -vina-

  Inesa Kineta wrote:
  > Dear Moms... 
  >   
  > Maaf kalau dah sering dibahas di milis. 
  > Bayiku usia 5 bulan lebih....dah pilek hampir seminggu. Dan nafasnya jadi 
grok grok gitu krn sepertinya ada lendir yang tdk bisa keluar. Aku lagi menunda 
ke DSA karena takut aja dikasih obat2an. Berusaha dulu untuk bersih2 
kamar...nyuci AC dsbnya. Tapi kok masih aja ya pileknya. Aku khawatir bayiku 
ada alergi susu...tapi kalu alergi susu kan mestinya dah dari pertama kali ku 
kasih sufor dong. Kalau malam dia ASI denganku...dan aku kasih sufornya B** 
M******A. Sudah juga dikasih balsem Transpulmin dan dijemur kalau pagi. 
  > Barangkali ada yg bisa kasih masukan sblm saya ambil keputusan utk ke DSA. 
  >   
  > Trims banget Moms.... 
  >   
  > Salam, 
  > -Inesa- 
  > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
  > 

  ____________ _________ _________ _________ _________ ________ 
  Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers. yahoo.com/







------------------------------------------------------------------------------
  Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

   

Kirim email ke