Semoga bermanfaat -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Adit Adit Sent: 20 April 2008 0:13 Subject: [Konsultasi-Kesehatan] NYAMUK AEDES AEGYPTI MULAI MENGGANAS
NYAMUK AEDES AEGYPTI MULAI MENGGANAS Warga kini wajib mewaspadai perkembangan nyamuk aedes aegypti yang menularkan virus demam berdarah dengue (DBD).Karakter nyamuk ini ditemukan mulai berubah. BOGOR (SINDO) -Penelitian terakhir menemukan bahwa saat ini nyamuk itu tidak hanya bisa berkembang biak pada medium air bersih. Nyamuk ini ternyata mampu bertahan hidup dan berkembang pula di atas air yang telah tercemar. Karena itu,menurut Pakar Entomologi Kesehatan Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Upik Kesumawati, diperlukan intervensi yang lebih intensif dalam memerangi penyakit DBD."Ini merupakan hasil penelitian laboratorium kami. Kita semua harus waspada dan lebih bekerja keras untuk mengatasinya," ujarnya di sela Seminar Nasional V Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) di laboratorium Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Cibinong,Bogor, kemarin. Penelitian yang dilakukan Upik dan tim peneliti dari IPB pada 2006 itu adalah dengan menguji coba perkembangbiakan nyamuk pada tabung air yang sudah tercemar veses ayam dan kaporit. Dari situ terungkap larva atau jentik nyamuk aedes aegypti berkembang biak dengan baik pada tabung air tersebut. Alhasil, teori yang menyatakan nyamuk ini hanya mampu berkembang biak pada air bersih terpatahkan. Dari penelitian ini bisa disimpulkan pembasmian jentik nyamuk DBD tidak hanya perlu dilakukan pada bak penampungan air, melainkan juga pada setiap genangan air, termasuk genangan air yang sudah tercemar seperti selokan. Teori tentang nyamuk DBD keluar antara pukul 08.00-09.00 dan 16.00-17.00 juga difalsifikasi hasil riset ini. Berdasarkan hasil tesis salah satu mahasiswa pascasarjana IPB, nyamuk ini juga menggigit orang pada jam 21.00 malam. Semua itu semakin menunjukkan pola hidup nyamuk yang sudah mulai berubah dibandingkan pola yang umum sudah diketahui masyarakat. "Kewaspadaan terhadap serangan nyamuk DBD tidak hanya disiapkan pada pagi dan sore, namun harus sampai pukul 21.00 malam.Kalau perlu sepanjang hari, terutama saat musim penghujan, ketika kasus DBD merebak," papar Upik. Laporan mengenai jam terbang nyamuk yang tidak hanya pagi dan sore ini juga datang dari masyarakat.Artinya, hasil tesis mahasiswa S-2 IPB tersebut telah terbukti di lapangan. Kemampuan terbang nyamuk ini pun tidak sebatas maksimal 50 meter seperti yang selama ini dipercaya. Menurut Upik, berdasarkan berbagai laporan,nyamuk ini mampu terbang sejauh 100-320 meter. Ini berarti, upaya fogging untuk membantu mengusir nyamuk jahat ini harus mempertimbangkan kemampuan terbangnya. Bagi Upik, satusatunya cara pemberantasan yang efektif adalah memancangkan gaya hidup bersih di masyarakat, seperti praktik 3M plus yang sering dikampanyekan petugas kesehatan. Menurut dia, fogging terbilang tidak efektif dalam membasmi nyamuk DBD. Upik menjelaskan, nyamuk aedes terdiri atas dua macam. Aedes aegypti yang sering disebut sebagai nyamuk bangsawan dan aedes albopictus yang dikenal sebagai nyamuk luar rumah. Keduanya sama-sama bisa menularkan virus dengue.Meski karakter nyamuk aedes sudah semakin mengganas, bukan berarti tidak ada cara untuk mengatasinya. Menurut dia, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk pada bak-bak penampungan air adalah salah satu cara yang bisa ditempuh. Pelihara saja ikan kepala timah,cupang, dan lain-lain di sana.Kemudian, secara rantai makanan, ada larva sejenis nyamuk raksasa toxorrhynchitis amboiunensis yang bersifat kanibal memakan larva aedes. Nyamuk toxor dewasa bisa mencapai ukuran panjang 2 cm, yang dianggap sebagai nyamuk raksasa dibandingkan ukuran nyamuk aedes dewasa yang hanya sebesar 5 mm. "Masyarakat tidak perlu khawatir dengan nyamuk toxor dewasa. Nyamuk ini bukan termasuk penghisap darah, melainkan nyamuk jenis penghisap tumbuh-tumbuhan," ujarnya. Upik menjelaskan, masa inkubasi virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegepty terjadi antara delapan sampai sepuluh hari.Apabila nyamuk ini menggigit manusia sebelum mencapai masa inkubasi, maka tidak berpotensi menularkan virus dengue. Kewaspadaan terhadap nyamuk ini tetap paling utama karena larva nyamuk ini mampu bertahan hidup meski pada bak penampungan air yang sudah dikosongkan dan kering sekalipun. Karakter vektor aedes ternyata mampu bertahan hidup selama berbulan-bulan menempel pada dinding penampungan air yang sudah kering dan tidak dibersihkan. Tanda yang paling mudah dikenal ada pada dinding bak penampungan air.Bila di sana ditemukan titik-titik hitam, itulah telur-telur nyamuk aedes. Meski bak penampungan air sudah kering,jika titik hitam ini tidak dibersihkan secara optimal, calon-calon jentik nyamuk ini akan tetap bertahan hidup. Ketika bak kering, untuk sementara telur itu hanya berhenti berproses. Saat bak itu diisi air kembali, proses pertumbuhan telur menjadi larva akan berlanjut lagi. Tidak lama, hanya dalam waktu dua sampai tiga hari, telur itu sudah menjelma menjadi jentik nyamuk. Oleh : Abdul Malik Sumber : Seputar Indonesia(20 Maret 2008) revisi terakhir : 05/04/08 (15:51 WIB) ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ You rock. That's why Blockbuster' s offering you one month of Blockbuster Total Access, No Cost. http://tc.deals. yahoo.com/ tc/blockbuster/ text5.com ________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. ------------------------------------ Visit Our blog at : http://konsultasi-kesehatan.blogspot.com Seluruh topik dari milis akan dimasukkan ke dalam blog ini Posting Job Vacancy menggunakan alamat jelas dan email perusahaan (bukan free email seperti yahoo, gmail). Ingin sehat melalui hypnosis ? Atau anda ingin mejadi therapist ? Ikuti training hypnosis & hypnotherapy (Basic & Advanced) di CEO Indonesia Informasi lebih lanjut hubungi : 021-71601089 (Hotline);021-71604766 email : [EMAIL PROTECTED] Groups Links

