Kepada Yth. Moderator dan Anggota Milis Parents guide
Berikut ini kami sampaikan informasi penyelenggaraan sekaligus undangan
kesertaan sarasehan orangtua dan guru :
“Program Selepas Jam Sekolah ( After School Program): Mengenal Model, Aplikasi
dan Bagaimana Memulainya”
Sarasehan akan dilaksanakan pada :
Hari dan Tanggal : Kamis, 7 Agustus 2008
Pukul : 13.30 – 17.00 WIB
Lokasi : Gedung LMPI, Jalan Utan Kayu Raya 20A,
Jakarta Timur
Biaya Sarasehan : Rp. 65..000,- ( Enam puluh lima ribu rupiah )
Fasilitas : Sertifikat Kesertaan, Konsumsi makan
siang; 3 makalah sarasehan serta
1 CD (5 laporan evaluasi After School Program, 3 model dan 5 Instrumen After
School Program, dan 15 klip pilihan After School Program Inspiratif)
Untuk Informasi dan Pendaftaran hubungi :
Rini ( 8516129 ), Ike ( 93202438 )
Taman Anak Leadership LMPI ( lab micro teaching dari LMPI School of Education )
Gd. LMPI Jl. Utan Kayu Raya no. 20 A, Jakarta Timur
Telp. 851 6129, Fax . 8583536, Email : [EMAIL PROTECTED]
Website: www.lmpi-iemi.org
SARASEHAN GURU DAN ORANGTUA - Putaran IX
PROGRAM SELEPAS JAM SEKOLAH (AFTER SCHOOL PROGRAM):
MENGENAL MODEL, APLIKASI dan BAGAIMANA MEMULAINYA
LATAR BELAKANG
Adakah program “Selepas Jam Sekolah” (SJS) selama ini dalam kehidupan
masyarakat dan tradisi pendidikan (formal dan non formal) di Indonesia telah
menjadi faktor penting dalam pembentukan sosok warga produktif? Seberapa besar
dan seberapa dalam kita telah menimbang sisi potensi dan relevansi program SJS?
Kalaupun telah cukup banyak hal tersebut dilakukan, bagaimana temuan-temuan
edukatif pada sisi evaluatifnya? Seperti program “Jasa Bimbingan Belajar” dan
berbagai program pendidikan nonformal lainnya, program kolektif “Pramuka” dan
berbagai program kepemimpinan lainnya, serta program ekskul keterampilan dan
berbagai program vocasional lainnya yang seperti apa yang dapat dikatakan
sebagai program SJS edukatif? Hal lainnya yang penting adalah: apa peran yang
dapat dilakukan oleh institusi pendidikan dan berbagai komponen dalam
masyarakat, sekaligus bagaimana memulai sebuah program Selepas Jam Sekolah yang
edukatif?
KEMANFAATAN SARASEHAN
Melalui sarasehan, akan diperoleh pengayaan wacana dan perbandingan model SJS
atau After School Program (ASP) di 3 negara. Sarasehan juga menjadi sarana
dialogis: baik antar-internal institusi pendidikan (kepala sekolah, guru,
komite sekolah, badan hukum penyelenggara pendidikan, komunitas orangtua siswa,
dll.) maupun antara institusi pendidikan dengan berbagai komponen lainnya
(sektor pendidikan pemerintah, organisasi masyarakat, sektor bisnis, lembaga
sawadaya masyarakat, media massa, dll.) yang memungkinkan adanya pengayaan
bersama dalam hal perspektif konsep, model, aplikasi serta proyeksi
bentuk-bentuk program SJS yang edukatif bagi peserta dan penyelenggaranya.
MATERI DAN PROSES SARASEHAN
Presentasi Potret “Program SJS” di Indonesia; Presentasi perbandingan potret
“SJS rujukan/ inspiratif” di Inggris dan AS; demo instrumen Program SJS
(asesmen, monitoring, dan evaluasi); serta Diskusi Peserta (FGD) dan Ekplorasi
tentang bentuk “Program SJS” yang relevan untuk persekolahan dan pendidikan
Indonesia. Proses sarasehan bersifat keterlibatan partisipatif peserta melalui
pemanduan fasilitator, dengan kesempatan awal presentasi narasumber pembanding.