Dear moms, mungkin ini akan jadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak mudah percaya begitu saja dengan analisa yang tidak jelas. Saya sendiri pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakan dari dokter yang tidak bertanggung jawab sekitar 4 tahun lalu. Ceritanya saya telat menstruasi, kemudian saya cek menggunakan sensitif utk tes kehamilan, hasilnya positif. Untuk meyakinkan diri, saya cek ke dr. Lidia di RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, pasiennya saat itu cukup banyak. Kemudian dr, mengecek saya menggunakan USG, tapi dia mengatakan belum tampak kantung kehamilan, jadi dia mengganggapnya negatif. Dan dia menyuruh saya tes kehamilan ulang di lab RS, dan lab.pun mengatakan negatif. Dari sana dr. mengatakan bahwa saya tidak hamil, cuma bermasalah dengan menstruasi, dan dia memberikan saya obat agar saya bisa mens. Saya menolaknya, karena saya yakin kalau saya hamil. Dan saya cek ulang beberapa hari berikutnya di RSIA Hermina Bekasi Barat, dengan dr.Patut Ritonga, dan hasilnya saya hamil (dengan kehamilan 7 minggu), dan yang saya kandung adalah bayi kembar ! Coba bayangkan kalau saya mengikuti saran dr.Lidia, saya pasti akan kehilangan anak kembar saya dan akan menyesal seumur hidup. Saya merasa aneh kenapa dr.lain bisa melihat kehamilan saya dengan jelas dan langsung tahu kalau itu kembar, tapi kok dr.Lidia gak bisa melihatnya? Tapi gimanapun juga, saya sangat bersyukur kepada Allah, karena telah menyelamatkan anak kembar saya, yang sekarang telah berusia 3 tahun. Saya sempat komplain ke RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, tapi saya cuma dipermainkan dan dilempar kesana kemari. Akhirnya saya menyerah dan menjadikan hal ini sebagai pelajaran berharga, untuk lebih berhati-hati dalam memilih dokter dan RS. Trims.

